Sejak Phase 2, Marvel Cinematic Universe sudah sering menggunakan teknologi de-aging atau teknologi yang membuat karakter bisa kembali terlihat muda. Dan sepertinya, mereka masih belum akan berhenti menggunakan teknologi tersebut. Teknologi de-aging merupakan sebuah teknologi modern yang mulai banyak dipakai sejak era 2000an. Biasanya, teknologi ini digunakan untuk menghadirkan sebuah karakter dalam versi muda dalam sebuah adegan flashback.

Dengan MCU yang dikabarkan akan menggali lebih dalam mengenai multiverse, yang artinya lebih banyak realita dan versi dari sebuah karakter, bukan tidak mungkin penggunaan teknologi tersebut akan kembali digunakan dalam cerita. Lalu, film apa saja yang sudah menggunakan teknologi de-aging selama satu dekade MCU? Berikut adalah daftarnya.

Ant-Man

Film MCU pertama yang menggunakan teknologi de-aging adalah Ant-Man karya sutradara Peyton Reed. Dirilis pada 2015, filmnya dibuka dengan sebuah momen flashback dari tahun 1989 di mana Hank Pym menginginkan mundur dari S.H.I.E.L.D. setelah dia mengetahui rencana organisasi tersebut untuk menduplikasi Pym Particles. Michael Douglas, yang saat itu berusia sekitar 71 tahun, dibuat terlihat sangat muda. Yang menarik adalah Hayley Atwell, sosok pemeran Peggy Carter, terlihat cukup berumur, karena karakter Peggy Carter diceritakan berusia 60 tahun dalam momen tersebut.

Captain America: Civil War

Setahun kemudian, film Civil War dirilis pada 2016. Dalam salah satu adegan kita melihat bagaimana Robert Downey Jr. menggunakan teknologi de-aging untuk berperan sebagai sosok Tony Stark muda. Adegan tersebut muncul ketika Tony Stark memperkenalkan teknologi Binarily Augmented Retro-Framing (B.A.R.F.) yaitu sebuah teknologi yang mampu menciptakan ilusi dari kenangan yang tersimpan di otak seseorang yang membantu menghilangkan rasa sakit, sedih, atau duka.

Teknologi tersebut diperkenalkan oleh Tony Stark ketika dia menjadi pembicara utama di kampus M.I.T, yang mana dia menunjukan teknologi tersebut dengan menghadirkan momen atau kenangan interaksi terakhirnya dengan kedua orangtua Stark, Howard dan Maria Stark, sebelum mereka dihabisi oleh Winter Soldier pada 1992.

Guardians Of The Galaxy Vol. 2

James Gunn kembali menjadi sutradara untuk film sekuel dari Guardians of the Galaxy ini. Setelah tim yang tidak biasa ini bergabung dan berhasil melindungi planet Xandar, mereka kemudian menjalani sebuah misi baru setelah bertemu dengan Ego the Living Planet. Ayah biologis dari Peter uill tersebut diperlihatkan menjalin hubungan spesial dengan sosok Meredith Uill, yang kemudian berujung pada kehamilannya dan lahirnya Peter pada 1980an. Dalam adegan tersebut kita melihat kembali aktor Kurt Rusell dalam penampilan yang sangat muda.

Ant-Man And The Wasp

Sama halnya seperti Ant-Man, Douglas kembali diperlihatkan menjadi muda saat berperan sebagai Hank Pym. Namun, di film Ant-Man and the Wasp, dia diperlihatkan jauh lebih muda lagi. Hal ini bertujuan untuk memperlihatkan kehidupan pribadinya sebagai Ant-Man pertama. Di film ini juga kita melihat sosok Janet Van Dyne dan Bill Foster ketika masih muda, yang juga sama-sama menggunakan teknologi de-aging. Mereka muncul dalam sebuah momen flashback ketika Hank dan Janet menjalankan misi untuk menghentikan roket yang akan menghantam Amerika.

Captain Marvel

Captain Marvel merupakan film di MCU yang keseluruhan filmnya mengandalkan teknologi de-aging, berbeda dengan film-film lainnya yang menggunakan teknologi tersebut hanya untuk momen flashback. Di film Captain Marvel kita melihat versi muda dari sosok Nick Fury dan juga Phil Coulson. Dengan setting di dekade 1990an, filmnya menghadirkan kisah bagaimana Carol Danvers bisa mendapatkan kekuatan supernya dan kemudian berevolusi menjadi sosok pahlawan, setelah sebelumnya dia menjadi bagian dari kelompok elit pasukan Kree, Starforce. Di film ini juga diperlihatkan bagaimana Fury mendapatkan ide untuk membentuk Avengers.

Avengers: Endgame

Film yang menjadi kulminasi atau puncak cerita satu dekade Marvel Cinematic Universe ini juga menggunakan teknologi de-aging dalam salah satu adegan. Setelah gagal mendapatkan Tesseract di New York pada 2012, Steve Rogers dan Tony Stark pergi ke era 70an untuk mendapatkan Tesseract dari markas S.H.I.E.L.D. yang tersembunyi. Tony Stark dan Steve menyamar menjadi bagian dari lab rahasia tersebut.

Dalam momen itu, kita kembali melihat sosok Hank Pym di masa mudanya, dan yang paling menyita perhatian adalah kemunculan sosok Howard Stark yang lebih muda beserta pelayan setianya, Edwin Jarvis. Di film ini juga Stan Lee melakukan cameo terakhirnya sebelum meninggal dunia pada 2018.

Black Widow

Black Widow merupakan film terbaru dari MCU yang menggunakan teknologi de-aging, di mana kita melihat sosok David Harbour yang berperan sebagai Alexei Shostakov dan Rachel Weisz yang memerankan Melina Vostokoff, terlihat lebih muda ketika mereka menjalankan misi penyusupan ke markas S.H.I.E.L.D. pada 1995. Sedangkan untuk karakter Yelena Belova dan Natasha Romanoff, pihak Marvel Studios lebih memilih untuk melakukan casting dengan memilih aktris yang memang usianya lebih muda.

Spider-Man: No Way Home

Film ini menjadi salah satu proyek yang dinantikan oleh para fans di Phase 4. Filmnya akan menjadi film solo ketiga bagi Spider-Man di MCU. Baik Marvel Studios atau pun Sony masih belum mau memberikan bocoran terkait filmnya, dan informasi yang ada pun masih sangat sedikit. Meskipun begitu, ada beberapa detail yang sejauh ini sudah diketahui. Misalnya, kembalinya Alfred Molina sebagai karakter Doc Ock.

Sang aktor sebelumnya memerankan karakter tersebut di film Spider-Man 2 garapan Sam Raimi. Dan dia dikabarkan akan kembali ke peran lamanya tersebut di film No Way Home, bersama dengan Jamie Foxx yang akan berperan sebagai Electro. Yang menarik adalah bukan hanya Molina mengatakan bahwa dia akan kembali menjadi Doc Ock, namun dia juga akan menggunakan teknologi de-aging di filmnya.