Saat membahas tentang prekuel Game of Thrones, bintang serial House of the Dragon, Olivia Cooke, membahas tentang konflik yang terjadi dalam serialnya mendatang. Cooke mengatakan bahwa konflik antara Ratu Alicent dan Putri Rahenyra akan menjadi bagian penting dalam cerita. Cooke juga menyebut bahwa para penguasa yang ada di semesta Game of Thrones kebanyakan tidak bermoral dan mereka melakukan tindakan kejam untuk mendapatkan keuntungan.

Cooke menyebut bahwa Ratu Alicent akan sama seperti Cersei Lannister dan Daenerys Targaryen. Ratu Alicent akan melakukan apa pun untuk membawa keluarganya mendapatkan tahta kekuasaan. “Dia (Alicent) sangat kompleks dan saya pikir orang-orang akan ingin melihat semua hal yang terburuk dalam dirinya.” Ungkap Cooke pada Collider.

Proses produksi House of the Dragon sendiri saat ini masih terus dilakukan. Serial ini diadaptasi dari novel berjudul Fire & Blood karya George R.R. Martin. Novel tersebut berkaitan erat dengan novel A Song of Ice and Fire yang diadaptasi dalam serial Game of Thrones. House of the Dragon akan berfokus pada cerita Targaryen dan masalah-masalah yang harus mereka hadapi. Konfliknya berawal saat Raja Viserys I Targaryen yang terpilih untuk menggantikan kakeknya, Jaehaerys Targaryen yang sudah tua.

Viserys I sebenarnya hanya ingin melanjutkan warisan kakeknya sebagai raja yang bijaksana. Ia terbilang sukses menjadi raja karena mampu menjaga perdamaian. Tetapi tugas menjadi seorang raja tidak pernah mudah, hingga akhirnya ia memicu perang saudara. Rupanya, para anak-anaknya berupaya memperebutkan kekuasaan. Sepertinya, kita diperlihatkan kehancuran Targaryan, di mana mereka akhirnya hampir musnah. Di musim pertamanya, serialnya memiliki 10 episode, yang akan rilis awal pada tahun depan. Kita tunggu aja ya Geeks perilisan serialnya nanti.

Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.