Meskipun serial animasi Avatar: The Last Airbender telah berakhir pada tahun 2008, tayangannya tetap menjadi salah satu animasi yang paling dicintai dan dipuji sepanjang masa. Penayangan ulangnya di Netflix sejak tahun lalu telah membawa alam semesta Avatar menjadi lebih dikenal lagi. Dan sejak tahun 2018, Netflix telah berencana untuk mengembangkan serial live-action Avatar, tetapi sampai saat ini belum ada pengumuman terbaru mengenai jajaran pemeran maupun tanggal rilisnya.

Live-action Avatar: The Last Airbender rencananya akan mengangkat plot cerita animasinya yang menceritakan petualangan Aang dan kawan-kawanya untuk menghentikan kekuasaan jahat negara api di Bumi. Di animasinya, Aang harus bisa mengendalikan keempat elemen penting yang hanya bisa dikuasai sekaligus oleh seorang Avatar, empat pengendalian elemen tersebut adalah pengendalian air, pengendalian tanah, pengendalian api, dan pengendalian udara. Dan sekarang, baru saja tersebar kabar yang mengungkap sinopsis live-action Avatar: The Last Airbender yang akan tayang di Netflix.

Menurut Hollywood North, serial live-action Avatar: The Last Airbender akan memulai syutingnya pada akhir tahun ini, dan tidak hanya itu, mereka juga membagikan sinopsis untuk serialnya. Sebelum membaca sinopsis di bawah ini, perlu dicatat juga bahwa kabar yang dibagikan oleh Hollywood North ini belum dikonfirmasi langsung oleh pihak Netflix, jadi masih ada kemungkinan bahwa kabar ini dapat berubah sewaktu-waktu atau berubah sama sekali. Simak sinopsisnya di bawah ini:

“The Last Airbender terjadi di dunia fantasi, rumah bagi manusia, hewan fantastis, dan roh supernatural. Peradaban manusia dibagi menjadi tiga negara pra-industri, Suku Air, Kerajaan Bumi, dan Pengembara Udara, serta satu negara industri, Negara Api, yang mampu membuat berbagai jenis mesin. Dalam setiap negara, pria dan wanita yang disebut ‘Benders’ memiliki kemampuan untuk memanipulasi elemen asli mereka. Seni Bending ini menggabungkan gaya seni bela diri tertentu dan kekuatan elemen.

Jenis Bending adalah Waterbending, Earthbending, Firebending, dan Airbending. Di setiap generasi, ada satu orang yang mampu menguasai keempat elemen, dia adalah Avatar, roh yang diwujudkan dalam bentuk manusia. Ketika Avatar meninggal, dia bereinkarnasi menjadi bayi di negara berikutnya dalam Siklus Avatar, yang berhubungan dengan musim: musim dingin untuk air, musim semi untuk bumi, musim panas untuk api, dan musim gugur untuk udara.

Sementara legenda menyatakan bahwa Avatar harus menguasai elemen secara berurutan, dimulai dengan elemen asli mereka, hal ini terkadang dapat dikompromikan ketika situasi mengharuskannya. Belajar mengendalikan elemen yang berlawanan dengan elemen asli avatar sangatlah sulit karena seni pengendalian yang berlawanan didasarkan pada gaya bertarung dan doktrin yang berlawanan.”

Itu berarti, serialnya akan menceritakan hal yang sama seperti di animasinya. Dan meskipun begitu, mengingat kegagalan film live-action The Last Airbender karya M. Night Shyamalan, para penggemar merasa cemas dengan serial live action-nya di Netflix nanti. Semoga saja Netflix bisa belajar dari kesalahan film live-action sebelumnya dan membuat serialnya berhasil di terima oleh penggemar. Kita tunggu saja informasi baru berikutnya, semoga saja lebih banyak lagi berita positif tentang live action Avatar: The Last Airbender kedepannya.