Kemunculan Yamato dalam arc Wano ini berhasil mendapatkan perhatian dan juga hati dari para fans One Piece. Mereka senang dengan sosok Yamato, bahkan sebagian dari para fans juga menginginkan Yamato untuk bisa bergabung dengan kru Topi Jerami. Meskipun hal tersebut mungkin menjadi ide yang baik, namun sepertinya Yamato sudah mengubur impiannya untuk berpetualang.

Tidak ada karakter yang menarik, seperti halnya Yamato, yang tidak memiliki sebuah impian, danĀ One PieceĀ sendiri merupakan series yang hampir setiap karakter yang muncul memiliki motivasi tertentu yang membuat mereka terus bersemangat menjalani petualangannya. Dan sejak pertemuannya dengan Luffy di atas atap istana Kaido, Yamato sudah memberi tahu semua informasi termasuk mimpinya.

Yamato sendiri memiliki beberapa mimpi yang sudah dia ungkapkan. Pertama, dia ingin membunuh ayahnya, Kaido. Hal ini dikarenakan atas apa yang terjadi sejak masa kecilnya, di mana dia selalu berusaha membuat Yamato tewas. Kedua, Yamato ingin keluar dari Onigashima dan Wano untuk berpetualang, seperti halnya sosok idolanya yaitu Kozuki Oden.

twitter.comDan berbicara mengenai Oden, Yamato juga ingin mewujudkan mimpi Oden untuk membuka perbatasan Wano. Seperti yang diketahui, Wano merupakan wilayah yang tertutup dan hal itu sudah terjadi selama ratusan tahun. Yamato memiliki misi yang sama dengan Oden dan Red Scabbards yaitu membuka perbatasan negara Wano. Dia ingin melanjutkan misi tertunda dari Kozuki Oden tersebut.

Namun, sesuatu yang menarik terungkap di chapter 1019. Di akhir chapternya kita mendapatkan fakta bahwa memang Kaido yang memberikan buah iblis Zoan kepada Yamato. Tujuannya tentu saja untuk membuatnya menjadi sosok yang kuat, dan menjadi bagian dari pasukan Kaido. Meskipun pada akhirnya Yamato memakan buah iblis tersebut, namun hal itu terjadi karena tidak disengaja.

Menurut Yamato, dia memakan buah iblisnya karena dia lapar, bukan karena dia memang memiliki kekuatannya. Dan apa yang terjadi kepada tubuh Yamato pun membuatnya terkejut. Yamato benar-benar terkejut bahwa setelah memakan buah iblis tersebut, dia harus kehilangan kemampuannya untuk berenang. Dan hal ini, menurut Yamato, justru menjadi sebuah hambatan besar.

Bisa disimpulkan dari ucapan Yamato tersebut bahwa dia sudah menyerah dengan mimpinya untuk berlayar bersama Luffy. Lalu, mengapa kemudian dia mengatakan impiannya tersebut kepada Kaido? Bisa jadi itu hanya sekedar unek-uneknya saja. Bisa jadi juga hal it semacam ancaman bagi Kaido. Yang pasti Yamato beranggapan bahwa dia sudah tidak bisa lagi berpetualang karena dia tidak bisa berenang akibat memakan buah iblis.

Apa yang kemudian akan dilakukan oleh Yamato? Kalimat terakhir di chapternya cukup memberikan petunjuk mengenai apa yang akan dilakukan oleh Yamato selanjutnya. Salah satu spekulasi yang sempat beredar beberapa waktu lalu di kalangan fans menyebutkan bahwa Yamato kemungkinan tidak akan menjadi Nakama baru bagi Luffy, dan akan tetap tinggal di Wano.

Tujuannya tentu saja mewujudkan impian Oden yang tertunda. Selain itu, ada juga spekulasi yang mengatakan bahwa Yamatolah yang mungkin akan menjadi Shogun baru bagi Wano. Namun, sepertinya spekulasi ini berpotensi akan terwujud berdasarkan dari apa yang Yamato ungkapkan. Di panel terakhir chapternya, Yamato menyatakan sebuah hal yang mencengangkan.

Menurut Yamato, Kaido bukan hanya menjadi satu-satunya hal yang membuat Yamato harus bertahan di Wano/Onigashima. Menurutnya, jika dia pergi meninggalkan Wano, dia tidak akan bisa menjadi Oden. Yamato mungkin tidak akan pergi bersama Luffy, dan akan lebih memilih untuk tetap berada di Wano, membangun ulang Wano yang baru bersama Momonosuke.