Serial Loki episode 3 mengonfirmasi bahwa varian Loki wanita tidak mau dipanggil Loki, dan secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa dirinya bukanlah ‘Lady Loki’ dari komik Thor pada tahun 2007. Dia lebih senang dipanggil sebagai Sylvie, di mana di komik Young Avengers pada tahun 2009 ada seorang karakter bernama Sylvie Lushton, Enchantress kedua yang diberi kekuatan oleh Loki dan menjadi anggota Young Avengers.

Walaupun Sylvie tidak ingin dipanggil Lady Loki, tetapi setidaknya kehadiran Sylvie sejauh ini telah membuktikan bahwa Loki tidak bergender atau fluid, sama seperti ketika Lady Loki pertama muncul di komik. Ketika Sophia Di Martino melakukan debutnya di Loki episode 2, jelas bahwa Marvel mengambil pendekatan yang sangat berbeda dari Lady Loki. Dia adalah varian Loki dari timeline lain, yang memiliki kekuatan berbeda dengan Loki Tom Hiddleston. Episode 3 tersebut seakan-akan mengonfirmasi bahwa dia sebenarnya gabungan Lady Loki dan Sylvie Lushton sekaligus, yang sekarang dikenal sebagai Sylvie Laufeydottir di MCU.

Perbedaan Dengan Marvel Comics

Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya mengenai perbandingan Lady Loki versi komik dan MCU, dia adalah Loki sendiri yang berwujud seorang wanita. Setelah kejadian Ragnarok, Loki yang mati kemudian mengambil alih tubuh Lady Sif. Setelah menjadi Lady Loki, dia tetap mempunyai penampilan visual yang sama persis seperti Loki sebelumnya yaitu pakaian hijau, tanduk emas, rambut hitam, dan senyum yang menyeringai. Selain tampilannya, bahkan kemampuannya pun sama.

Sedangkan karakter Sylvie Lushton yang awalnya sempat dirumorkan sebagai identitas asli varian di MCU, di komik, dia adalah gadis yang diberi kekuatan oleh Loki sebagai bagian dari rencana jahatnya. Setelah Sylvie memakai nama Enchantress, dia kemudian berniat untuk bergabung dengan Young Avengers, dan secara tidak sadar bahwa dia secara efektif akan menjadi mata bagi Loki untuk mengawasi Avengers baru tersebut. Namun ketika Young Avengers menolaknya karena tahu asal-usul Sylvie, hal tersebut sangat melukai Sylvie, tetapi syukurnya Sylvie tetap memilih jalan sebagai pahlawan super.

Sylvie Laufeydottir di MCU tampaknya sangat berbeda dengan versi Lady Loki maupun Enchantress di buku komiknya, dia sebenarnya adalah varian dari God of Mischief dari timeline bercabang. Dia diadopsi, meskipun dia belum mengatakan oleh siapa, kemudian rambutnya juga pirang tidak hitam seperti Lady Loki. Dia juga mempunyai kemampuan sihir yang dia pelajari otodidak, berbeda dengan Loki yang diajari sihir oleh ibunya yaitu Ratu Frigga. Sihir manipulasi pikirannya hampir sama seperti Enchantress, tetapi penampilannya berbeda karena Enchantress yang tidak pernah memakai tanduk emas.

Dengan kehebatannya dalam bertarung dengan tangan kosong dan sihir manipulasi pikiran yang tidak dimiliki Loki, saat ini Sylvie lebih unggul. Sylvie tampaknya telah mendedikasikan dirinya untuk menggulingkan Time-Keepers dan TVA. Dia menghabiskan waktu bertahun-tahun menyusun rencana untuk menjatuhkan TVA, yang akhirnya harus gagal karena intervensi Loki.

Gabungan Lady Loki dan Enchantress

Semua hal tadi memunculkan pertanyaan mengapa Marvel Studios memutuskan untuk menggabungkan Lady Loki dan Enchantress Sylvie Lushton? Sylvie sepertinya bukan penjahat Loki yang sebenarnya, dia lebih terasa seperti karakter sekunder bahkan sekutu antagonis, sedangkan TVA dan Time-Keepers yang misterius bisa saja musuh utamanya. Mengingat dia adalah varian Loki wanita, kemungkinan Marvel Studios tidak ingin dua karakter utama bekerja berdampingan satu sama lain, tetapi terlalu mirip atau terlalu jauh.

Sehingga Marvel Studios mengambil jalan tengah dengan menggabungkan Lady Loki dan Sylvie Lusthon agar serialnya tetap menarik untuk dinikmati. Varian Loki lainnya diketahui akan muncul juga di serialnya nanti, dan ada cukup banyak celah untuk mengungkap ternyata Sylvie bisa saja merupakan alat dari Loki lain yang benar-benar jahat. Jika benar, maka keputusan Marvel untuk membuat karakter Sylvie di MCU terbukti lebih cerdas. Semoga lebih banyak lagi yang terungkap di Loki episode 4 nanti, karena saat ini dua God of Mischief sedang mencari cara untuk lari dari kejadian apokaliptik di Lamentis.