Di awal kemunculannya dalam seri One Piece, Nami berhasil mendapatkan perhatian dari para pembaca. Dia adalah karakter non-angkatan laut pertama yang Luffy temui yang menyatakan secara terang-terangan bahwa dia membenci angkatan laut, sebuah perbedaan yang jelas dengan sosok sang kapten, Monkey D. Luffy. Namun, kemudian kebencian Nami tersebut berubah setelah apa yang dilakukan Luffy terhadapnya.

Nami sendiri merupakan anak adopsi dari mantan angkatan laut yang pensiun, Belle-Mere, bersama dengan kakaknya, Nojiko. Keluarga tersebut hidup dalam kesederhanaan namun mereka sangat damai. Mereka tinggal di desa Cocoyashi. Sejak usianya masih kecil Nami sudah memperlihatkan talenta terbesarnya dalam hal navigasi, yang mana hal itu didukung penuh oleh Belle-Mere.

Inilah yang kemudian menjadi awal mula Nami memiliki mimpi untuk bisa menggambar peta dari seluruh lautan yang ada di dunia. Mereka tidak memiliki apa pun kecuali pohon-pohon jeruk yang menjadi mata pencaharian Belle-Mere sehari-hari. Namun, dia selalu yakin bahwa kedua anaknya akan memiliki masa depan yang jauh lebih baik. Sayangnya, sebuah tragedi mengerikan terjadi.

Kelompok bajak laut Matahari, yang saat itu dipimpin oleh Arlong, datang ke desa Cocoyashi dan mengambil alih desa tersebut. Selain itu, Arlong juga meminta uang tebusan kepada seluruh penduduk desa sebagai bentuk “pertukaran” dari nyawa mereka. Anak-anak dan orang dewasa dihargai berbeda oleh Arlong. Jika mereka tidak bisa membayar uang tersebut, nyawa yang menjadi taruhannya.

Belle-Mere pada saat itu hanya memiliki uang yang cukup untuk dirinya atau kedua anaknya. Insting ibu dalam diri Belle-Mere kemudian memutuskan untuk menggunakan uang tersebut demi melindungi Nojiko dan Nami. Arlong pun kemudian harus membunuh Belle-Mere tepat di depan mata kedua anak tersebut. Arlong melihat adanya potensi dalam diri Nami.

Dia memerintahkan Nami untuk menggambar peta yang akan digunakan oleh Arlong dan krunya. Dia pun kemudian membuat kesepakatan denga Nami, di mana jika Nami berhasil mengumpulkan uang sebanyak 100 juta Belly, maka dia akan pergi dari desa Cocoyashi. Nami pun kemudian berusaha keras untuk mendapatkan uang, melakukan berbagai macam cara untuk bisa mencapai 100 juta.

Inilah alasan mengapa Nami begitu terobses dengan uang. Jika dia memiliki uang, ibunya mungkin tidak akan tewas di tangan Arlong. Nami sendiri diceritakan hampir berhasil mengumpulkan 100 juta sesuai kesepakatan. Melihat hal tersebut Arlong murka dan kemudian membuat kesepakatan baru. Akibat frustasi, Nami mulai menusuk lengannya, di mana terdapat tato dari kelompok Arlong.

Luffy kemudian muncul dan menghentikan apa yang dilakukan oleh Nami. Dia pun kemudian belajar untuk bisa bergantung kepada orang-orang yang peduli terhadapnya dan meminta bantuan kepada teman-temannya. Luffy pun kemudian berhasil mengalahkan Arlong, dan akhirnya Nami bergabung dengan Luffy untuk menjadi navigatornya. Nami adalah sosok yang bertanggung jawab untuk memilih rute mana yang aman untuk dilewati.

Kehadiran Nami benar-benar sangat berpengaruh terhadap kelompok Topi Jerami. Apalagi, Oda Sensei sendiri tidak berniat menghadirkan cerita romantis dalam seri One Piece dan juga tidak menghadirkan cerita romantis antar kru Topi Jerami. Nami memiliki alasannya sendiri berada di kru Topi Jerami dan perannya sendiri bukan untuk alasan romantis. Tapi, karena teman-temannya peduli dan bergantung kepadanya.

Ketika berbicara mengenai pertarungan, biasanya Luffy, Zoro, dan Sanji yang akan terlebih dahulu bergerak. Meskipun Nami adalah sosok navigator yang handal, dia bukanlah petarung yang baik. Inilah yang juga disadari Nami dan sering kali dia merasa menjadi beban bagi yang lain. Namun, perlahan Nami mulai menemukan kepercayaan dirinya. Momen pertama Nami adalah ketika dia bertarung menghadapi Kalifa, menggantikan Sanji yang tidak bisa bertarung menghadapi wanita.  Nami memang tidak seefektif Sanji atau Luffy atau yang lain. Nami menggunakan kecerdasannya untuk bisa mengalahkan Kalifa.

Nami mungkin bukanlah yang pertama menyerang atau terlibat dalam pertarungan, namun dia selalu ikut bergabung ketika memang dibutuhkan. Loyalitas Nami tidak bisa diremehkan dan dua juga peduli terhadap anak-anak. Contohnya ketika dia melihat anak-anak di lab milik Caesar Clown dan berusaha untuk menyelamatkan mereka. Serta yang paling baru adalah ketika Ulti menyerang Otama. Nami langsung bersiap dan bertarung menghadapi Ulti, meskipun dia tahu bahwa peluangnya menang tidak banyak.

Nami🏴‍☠️ナミ on Twitter: "We need a new 1Vs1 fight for Nami in Wano.… "Terakhir, Nami juga yakin terhadap Luffy dan mimpinya. Di chapter 995, Nami berada di bawah ancaman Ulti. Ulti mengatakan bahwa dia akan mengampuni Nami jika dia mengakui bahwa Kaido yang paling baik dibandingkan Luffy. Kaido yang akan menjadi raja bajak laut, dan Luffy yang gagal. Namun, sambil menangis, Nami mengatakan hal yang sebaliknya.

Nami sudah tumbuh dari seorang pencuri menjadi sosok navigator paling hebat yang menjadi bagian dari kru bajak laut terhebat dalam cerita. Luffy tidak akan bisa berlayar sampai sejauh ini tanpa bantuan Nami. Dia adalah salah satu karakter wanita yang paling kuat dalam cerita One Piece dan merupakan salah satu heroine paling kuat dalam genre Shonen.