Berdasarkan serial novel A Song of Ice and Fire karya George R.R. Martin, serial Game of Thrones yang tayang di HBO menjadi acara TV terbesar di dunia selama delapan season penayangannya. Setelah berakhir dengan season terakhir pada tahun 2019, yang memicu beragam tanggapan, Game of Thrones tetap mempunyai tempat khusus di hati para penggemar. Maka tidak mengherankan jika HBO berencana untuk memperluas salah satu waralaba terbaik mereka.

HBO telah mengembangkan spin-off Game of Thrones sejak tahun 2017, dengan lima ide yang mereka pertimbangkan pada saat itu. Salah satunya, Bloodmoon yang ditulis oleh Martin dan Jane Goldman, menceritakan kisah Age of Heroes, 8.000 tahun sebelum kejadian Game of Thrones. Namun pada tahun 2019 penggemar harus kecewa karena spin-off tersebut dibatalkan. Namun, hal tersebut bukanlah akhir dari rencana HBO.

Dengan perang layanan streaming seperti saat ini, misalnya Disney+ dengan tayangan serial MCU yang terus mereka kembangkan, HBO perlu mempertimbangkan tayangan mereka yang paling potensial untuk mempertahankan pelanggan mereka. Dengan luas dan kayanya alam semesta yang dibangun George R.R. Martin, masuk akal jika sekarang HBO memiliki setidaknya enam spin-off yang sedang dalam tahap pengembangan. Berikut enam spin-off Game of Thrones yang sedang mereka kembangkan.

House of The Dragon

Dibuat oleh George RR Martin dan Ryan Condal, House of the Dragon akan mengadaptasi sebagian kisah dari novel Fire & Blood, berfokus pada House Targaryen ribuan tahun sebelum kejadian Game of Thrones.

House of the Dragon akan dibintangi oleh Paddy Considine sebagai Raja Viserys Targaryen, yang kematiannya mengarah pada perang saudara yang memperebutkan takhta dan menyebabkan Westeros terbagi menjadi dua faksi. Dikenal sebagai kisah The Dance of the Dragons, di mana House Targaryen terbagi menjadi dua kelompok, kelompok yang satu mendukung klaim bahwa raja yang seharusnya adalah Aegon II, sedangkan kelompok yang lain mendukung saudara tirinya, Rhaenyra yang diperankan oleh Emma D’Arcy. House of the Dragon diharapkan rilis di HBO sekitar tahun 2022.

Tales of Dunk & Egg

Pada bulan Januari 2021, dilaporkan bahwa Tales of Dunk & Egg sedang dalam tahap awal pengembangan. Cerita Dunk & Egg mengadaptasi tiga novel serial yang ditulis oleh George R.R. Martin yaitu The Hedge Knight, The Sworn Sword, dan The Mystery Knight. Berlatar waktu sekitar 90 tahun sebelum kejadian Game of Thrones, ceritanya menarik dan sedikit lebih ringan. Serial ini berfokus pada karakter Dunk dan Egg. Dunk adalah seorang kesatria yang akhirnya menjadi Ser Duncan the Tall, Komandan tertinggi Kingsguard, sedangkan Egg adalah pengawalnya yang akhirnya menjadi Raja Aegon V Targaryen.

Animasi Spin-off Game of Thrones

Sebuah spin-off Game of Thrones dengan gaya animasi dewasa juga dilaporkan dalam pengembangan awal pada bulan Januari 2021. Belum ada detail resmi untuk spin-off animasi ini. Mengingat kualitas efek CGI di serial Game of Thrones, masuk akal jika serial animasi akan menjadi tayangan yang menarik, menampilkan naga dan direwolves dengan lebih ringan. Spin-off animasi ini juga dikatakan akan memiliki gaya yang mirip dengan Game of Thrones.

9 Voyages

9 Voyages akan berfokus pada karakter Corlys Velaryon, alias Sea Snake yang diperankan oleh Steve Toussaint di House of the Dragon. HBO berencana mengembangkan serial yang menceritakan Great Voyages-nya. Sea Snake mengarungi lautan lebih berani dari siapa pun, dia tidak hanya mengunjungi Essos seperti yang kita lihat di Game of Thrones, tetapi dia juga pernah mengunjungi daerah asing seperti Yi-Ti. Bryan Heller, yang ikut menciptakan serial Rome di HBO, adalah bagian dari tim kreatifnya. Jika House of the Dragon sukses dan karakter Corlys menjadi populer, kemungkinan serial 9 Voyages akan menjadi serial berikutnya yang segera dibuat.

10.000 Ships

Pelayaran hebat lainnya yang akan diadaptasi menjadi spin-off Game of Thrones, adalah kisah Putri Nymeria dari Rhoyne. Bangsa Rhoynar dihancurkan oleh Valyrian Freehold sekitar 1.000 tahun sebelum kejadian Game of Thrones. Hal tersebut menyebabkan Nymeria harus menyelamatkan dan membawa rakyatnya menuju kebebasan. Dikisahkan bahwa dia memerintahkan 10.000 kapal untuk berlayar menyusuri sungai Rhoyne untuk menjauh dari Essos, jumlah yang luar biasa untuk sebuah perjalanan.

Nymeria dan armadanya melakukan perjalanan selama bertahun-tahun untuk mencari tempat perlindungan baru yang lebih aman, melarikan diri dari Naath karena penyakit, sebelum akhirnya menetap di Dorne. Nymeria menikah dengan Lord Mors Martell, dan bersama-sama berjuang untuk membangun kerajaan Dorne. Kisah Nymeria adalah salah satu dongeng terkenal dalam sejarah Westeros, dan di Game of Thrones, Arya memberi nama direwolf-nya dengan nama sang Nymeria.

Flea Bottom 

Flea Bottom adalah sebuah daerah kumuh di King’s Landing. Daerah tersebut terkenal dengan rumah bordil dan tempat mabuk. Daerah tersebut juga sering menjadi rumah para penjahat. Tidak sedikit karakter Game of Thrones yang berasal dari Flea Bottom, seperti Davos Seaworth dan Gendry. Saat ini belum ada informasi detail mengenai kisah Flea Bottom, tetapi kemungkinan serial tersebut akan mengungkap sisi lain kehidupan di Westeros.