Serial Dragon Ball Super telah menunjukan peningkatan yang signifikan kepada Goku dan Vegeta. Duo Saiyan ini akhirnya telah merampungkan latihannya dan berhasil menguasai kekuatan baru. Sebelumnya di chapter 71, Goku dan Vegeta telah memperlihatkan latihan yang dijalani oleh keduanya. Goku yang mendapat pelatihan langsung dari Wish, mempelajari bagaimana menggunakan Ultra Instinct. Sedangkan, Vegeta belajar teknik Destruction yang berasal dari Dewa Penghancur Beerus. Lantas, siapakah dari keduanya yang jauh lebih kuat?

Ultra Instinct Goku

Ultra Instinct secara garis besar merupakan sebuah teknik untuk melatih ketangkasan. Wish mengatakan, bahwa Ultra Instinct membuat penggunanya bisa menghindari sebuah serangan dalam waktu cepat, dengan meningkatkan refleks. Selain itu teknik ini juga bisa meningkatkan akurasi serangan kepada lawan. 

Awalnya, Goku menggunakan teknik ini saat berada dalam mode Super Saiyan, Namun Whis melatih Goku, agar dia tidak perlu dalam mode super Saiyan untuk menggunakan Ultra Instinct. Sebab, jika itu menjadi sebuah kebiasaan, maka akan membuat energi Goku lebih cepat habis. Wish mengatakan bahwa Goku jauh lebih lemah dari pada para malaikat. Sebab, semua pengguna Ultra Instinct selain Goku, selalu mengaktifkan Ultra Instinctnya setiap saat.

Destruction Vegeta

Destruction merupakan sebuah teknik yang bisa meningkatkan akurasi serangan. Beerus menjelaskan, bahwa teknik ini tidak memerlukan hati yang jernih, namun butuh pikiran yang bersih. Sehingga kendala Vegeta dalam latihannya adalah dosa masa lalu ras Saiyan yang selalu dia pikul hingga sekarang. Beerus menambahkan, jika Vegeta berhasil menguasai teknik ini, maka dia bisa menghancurkan apapun dan menyelamatkan siapapun.

Oleh sebab itu, latihan ini juga membantu Vegeta agar terbebas dari dosa masa lalunya. Teknik Destruction memang memusatkan kekuatan pada satu titik. Dalam demonstrasinya, Beerus menghancurkan sebagian armor Vegeta dalam satu jentikan jari, dan menghancurkan sebuah kerikil dengan satu jari saja. Beerus menambahkan, Destruction memiliki konsep mengubah “sesuatu” menjadi “ketiadaan”.

Destruction Vs Ultra Instinct

Dua teknik ini memiliki konsep yang jauh berbeda. Ultra Instinct, membuat penggunanya secara garis besar memiliki refleks yang luar biasa, sedangkan Destruction, membuat penggunanya bisa menghancurkan apapun dengan kekuatan yang cukup besar. Dua teknik ini menjadikan masing-masing penggunanya unggul dalam satu bidang. Sehingga jika dua teknik ini beradu satu sama lain, maka akan menimbulkan sebuah pertarungan yang sangat luar biasa.

Namun siapakah yang akan menang? Pernyataan itu masih menjadi sebuah misteri. Sehingga, bisa jadi pemenangnya akan ditentukan oleh seberapa kuat energi atau chi yang mereka miliki. Namun sejauh ini, antara Wish dan Beerus, Wish lebih sering menang dalam duel melawan sang Dewa Penghancur tersebut. Sehingga, jejak sejarah itu bisa menjadi sebuah referensi untuk menebak, siapa yang akan menang antara Goku dan Vegeta jika menggunakan teknik spesialnya masing-masing.

seorang manusia yang kebetulan tinggal di Malang dan lulusan salah satu kampus di sana pula. Lahir di Lumajang dan anak pertama dari dua bersaudara. Meski menyukai banyak hal, terkadang ada juga yang tidak disukainya juga sebab itu adalah sifat alami manusianya. Salam kenal untuk para Pembaca dan selamat menikmati sajian tulisannya.