Serial baru Shadow and Bone yang tayang di Netflix ternyata membuat beberapa perubahan cerita dari novel aslinya karya Leigh Bardugo, sebagian besar penggemar novel tersebut cukup memuji adaptasi serial ini. Perubahan besar terlihat pada keterlibatan karakter Six of Crows yang tidak ada di novelnya. Kemudian kisah tentang Alina Starkov di season 1 Shadow and Bone masih tidak terlalu jauh dengan novel, tetapi pada episode terakhir terjadi hal mengejutkan yang dapat mengubah arah cerita dibandingkan dengan novelnya.

Di akhir novel pertama, ketika Alina meloloskan diri dari Jenderal Kirigan di Fold, dia kabur dengan berjalan kaki bersama Mal dan meninggalkan semuanya untuk mati di kapal. Hal tersebut merupakan pengalaman yang suram untuk Alina. Sedangkan di episode terakhir season 1, Alina membuat keputusan yang berbeda, dia menyelamatkan semua orang dan meninggalkan Kirigan untuk mati di Fold.

Eric Heisserer, salah satu penulis naskah serial Shadow and Bone, mengatakan pada The Hollywood Reporter tentang sedikit perubahan cerita pada serial tersebut, “Kami memiliki sejumlah karakter di perahu bersama Alina di episode terakhir, termasuk yang belum pernah diceritakan di novel aslinya, dan kami merasa bahwa kolaborasi mereka melawan banyak musuh akan menyelamatkan mereka,” kata Heisserer. “Kerja sama tim memungkinkan mereka untuk selamat. Jadi mereka saling bekerja sama menyelamatkan satu sama lain dan melarikan diri bersama sebagai kelompok sekutu.”

Karakter Crows bukan karakter asli dari trilogi novel Shadow and Bone, tetapi di serial, karakter mereka terlibat bersama Alina pada klimaks season 1 tersebut. Jika Alina sendirian meninggalkan kapal di Fold kemudian Kaz, Inej, dan Jesper berhasil lolos dari kematian, maka Alina akan terlihat seperti orang jahat. Sehingga sepertinya pilihan yang tepat membuat mereka saling membantu dan menyelamatkan satu sama lain, membentuk sekutu di Shadow and Bone season 2 nanti.