TV seri orisinal terbaru dari Netflix, Shadow and Bone, resmi tayang perdana beberapa waktu yang lalu. Seri ini diadaptasi dari novel karya Leigh Bardugo, dengan menghadirkan cerita fantasi yang dipadukan dengan fantasi, politik, dan budaya. Meskipun sebagian besar serinya bersetting di Ravka, rumah bagia sang pritagonis utama, Alina Starkov, serinya juga menghadirkan berbagai wilayah lainnya.

Wilayah Ravka sendiri berada dalam situasi yang pelik dan sulit, karena jalur menuju wilayah mereka harus tertutup oleh Shadow Fold, sebuah kekuatan misterius yang membuat wilayah tersebut tertutup oleh awan gelap dan dipenuhi oleh monster. Tanpa disadari, Alina adalah seorang Sun Summoner, dan dengan kekuatannya, Alina berusaha untuk menghancurkan tempat mengerikan tersebut untuk selamanya. Berikut adalah informasi dari berbagai wilayah yang ada di cerita Shadow and Bone.

Ravka

Tempat utama atau setting utama dari seri Shadow and Bone, dan sebuah wilayah monarki yang terletak diantara Fjerda dan Shu Han. Ketiga negara tersebut sudah sejak lama berperang satu sama lain. Wilayah ini memiliki dua pasukan: First Army, berisi pasukan tentara biasa dengan berbagai profesi – seperti tracker atau pembuat peta. Alina sendiri adalah seorang pembuat peta.

Second Army adalah pasukan tentara khusus yang memiliki kekuatan sihir atau dalam serial ini disebut Grisha. Pasukan ini dipimpin oleh Jendral Kirigan. Ibu kota dari wilayah Ravka adalah Os Alta, dimana istana kerajaan dan wilayah elit lainnya berada. Leigh Bardugo mengadaptasi berbagai hal mengenai kekaisaran Tsar Rusia di abad ke 18, mulai dari aspek politik, budaya, bahkan bahasa, untuk kemudian diaplikasikan di Ravka.

Ravka adalah rumah bagi banyak sekali Grisha, yang mana ironisnya dulu para keturunan Grisha ini sering kali dipersekusi oleh para penduduk Ravka. Namun, sekarang mereka dianggap sebagai keturunan elit dan dianggap sebagai sosok yang sangat penting dalam peperangan. Berabad-abad yang lalu, Shadow fold, sebuah lautan kegelapan yang penuh dengan makhluk mengerikan dan monster, membelah Ravka menjadi dua wilayah. Black Heretic adalah pihak yang bertanggung jawab atas terciptanya hal tersebut.

Fjerda

Fjerda adalah sebuah wilayah yang beku di wilayah utara Ravka, yang diadaptasi dari wilayah Skandinavia. Para penduduknya meyakini bahwa kaum Grisha adalah penyihir yang berbahaya dan mereka memiliki pasukan pemburu sihir, yang disebut Druskelle. Tugas mereka adalah menangkap kaum Grisha dan membawa mereka ke Fjerda untuk dieksekusi.

Matthias Helvar adalah salah satu Druskelle, dan banyak dari mereka membenci Grisha. Selain itu, sudah sejak kecil mereka diberi dongeng bahwa kaum Grisha adalah kaum yang bekerja sama dengan para iblis. Yang mereka inginkan adalah kekacauan dan kehancuran. Ibu kota dari Fjerda adalah Djerholm, dimana ada banyak sekali para petinggi wilayah ini berada.

Ice court pun berada di sini. Ice Court menjadi setting utama dalam novel Six of Crows, dimana Kaz Brekker dan the Crows disewa jasanya untuk melakukan pencurian dari benteng Fjerda. Para penduduk Fjerda memuja seorang dewa bernama Djel, yang diyakini membangun Ice Court dan yang menciptakan pohon ash (ash tree). Karena inilah pohon tersebut dianggap sakral oleh para penduduk setempat. Fjerda memiliki aturan ketat mengenai tugas dan jenis kelamin, dimana perempuan wajib berada di rumah dan para pria yang aktif dimana-mana.

Shu Han

Shu Han adalah sebuah wilayah yang ada di wilayah selatan Ravka, sebuah negara yang penuh dengan beragam ilmu pengetahuan dan teknologi canggih. Shu Han sendiri diadaptasi dari sejarah Tiongkok dan Mongolia. Dalam serinya, Alina Starkov diceritakan separuh Shu, yang mana hal tersebut cukup membuatnya kesulitan dalam menjalani hidup.

Hal ini dikarenakan kaum Shu dianggap musuh oleh penduduk Ravka, dan keduanya sudah lama berperang. Wilayah Shu Han terpisahkan dari Ravka oleh wilayah pegunungan. Namun, Shu Han bisa terhubung dengan wilayah Kerch melalui jembatan darat. Wilayah ini dipimpin oleh seorang ratu. Wilayah ini juga menjadi pusat perkembangan dunia. Dalam Six of Crow, obat-obatan yang menguatkan kekuatan sihir kaum Grisha berasal dari wilayah ini.

Meskipun begitu, ada kemungkinan bahwa para kaum Shu memiliki niat jahat yang masih belum diketahui, dengan semua perkembangan teknologi yang mereka alami. Wilayah Ravka sendiri menuduh Shu sudah melakukan berbagai praktik ilegal dan tidak manusiawi, seperti menyiksa dan memperlakukan kaum Grisha sebagai subyek penelitian mereka, untuk mencari tahu asal usul kekuatan sihir mereka.

Kerch

Wilayah kepulauan Kerch merupakan rumah bagi Kaz Brekker dan the Crows, yang berusaha untuk menguasai dunia kejahatan disana dan juga ibu kotanya, Ketterdam. Kerch tidak bergabung dalam peperangan tiga negara antara Ravka, Shu Han, dan Fjerda, karena bagi mereka uang dan perdagangan adalah segalanya. Wilayah Southern Colonies, sebuah wilayah di selatan Novyi Zem, juga merupakan bagian dari Kerch.

Para penduduk Kerch menyembah Ghezen, dewa perdangan. Bagi mereka, berdagang, bertukar, dan aktivitas pekerjaan lainnya dianggap sebagai sebuah ibadah bagi Ghezen. Di Ketterdam sendiri terdapat sebuah tempat ibadah yang sengaja dibangun oleh Ghezen, bernama Church of Barter. Meskipun perbudakan secara teknis dilarang, namun banyak “pebisnis” yang menjual manusia kepada orang-orang kaya dengan catatan mereka akan terbebas setelah hutang mereka lunas kepada penjualnya. Wilayah Kerch sendiri diadaptasi dari wilayah Belanda, New York, Las Vegas, dan London di era abad ke 18.

Novyi Zem

Novyi Zem adalah sebuah negara besar yang ada di ujung peta dari wilayah Ravka dan Fjerda. Posisinya sendiri berada diantara Southern Colonies dan The Wandering Isle. Wilayah ini diadaptasi dari negara seperti Amerika Serikat dan Australia. Sama halnya seperti Kerch, wilayah Novyi Zem tidak ikut campur dalam peperangan tiga wilayah karena wilayah dan posisi mereka yang jauh.

Penduduk di wilayah Novyi Zem cukup sukses dan makmur karena wilayah ini merupakan wilayah industri. Sebagai sebuah negara yang “bebas” dan penuh dengan peluang, Novyi Zem selalu menjadi pilihan bagi mereka yang kabur dari perang dan kabur dari persekusi wilayah lainnya, termasuk para kaum Grisha. Para penduduk disini terkenal karena pertanian Jurda, sebuah stimulan yang tidak berbahaya. Jesper Fahey, salah satu the Crows, berasal dari wilayah ini.

The Wandering Isle

The Wandering Isle berlokasi di utara Novyi Zem. Wilayah ini terinspirasi dari negara Irlandia, dan juga para penduduknya, yang dikenal sebagai Kaelish, dengan ciri khas mereka berambut merah dan memiliki kulit pucat. Pekka Rollins, musuh bebuyutan dari Kaz Brekker, berasal dari wilayah ini, dan juga ayah dari Jesper. Tidak terlalu banyak informasi yang diketahui mengenai Wandering Isle dibandingkan wilayah lainnya, selain wilayah ini dipimpin oleh seorang komandan militer. Dan mereka juga sering memburu kaum Grisha untuk diburu darahnya. Mereka meyakini bahwa darah kaum Grisha sangat berharga, karena bisa menyembuhkan semua penyakit.