Serial Falcon and Winter Soldier sudah memperkenalkan pada kita tentang sosok Captain America baru. Sosok Captain America baru tersebut adalah John Walker, yang dipilih oleh pemerintah Amerika Serikat untuk menjadi Captain America baru menggantikan Sam Wilson. Sayangnya, sosok Captain America baru ini tidak disenangi para superhero dan sebagian masyarakat. Pasalnya, John Walker adalah sosok yang bertolak belakang dengan Steve Rogers, di mana John tidak memiliki moral yang baik, dan melakukan berbagai cara buruk untuk menyelesaikan tugasnya.

Kehadiran John Walker di MCU memang memberikan warna baru bagi MCU. Tetapi kehadiran John Walker di MCU mungkin memberikan pertanda besar tentang kemunculan Dark Avengers, dan mungkin tim tersebut akan dikapteni oleh John Walker sendiri.

Dark Avengers Adalah Alat, Bukan Tim

Dalam komik Marvel, setelah peristiwa Secret Invasion, Norman Osborn menjadi sosok yang dicintai oleh publik karena ia membantu mencegah invasi Skrull. Karena itulah Obsorn diangkat menjadi kepala SHIELD dalam waktu yang singkat. Saat menjadi kepala SHIELD, ia pun merubah nama organisasi tersebut menjadi HAMMER dan membentuk organisasi Avengers versinya sendiri yaitu Dark Avengers. Namun tanpa sepengetahuan orang-orang, tim Avengers bentukan Osborn sebenarnya terdiri dari para villain yang menyamar sebagai pahlawan. Bahkan para villain tersebut menyamar sebagai pahlawan yang sudah kita kenal untuk menyembunyikan identitas jahatnya.

Karakter Bullseye contohnya, yang menyamar sebagai putra Hawkeye, dan Daken menyamar sebagai ayahnya, Wolverine. Dark Avengers tentu saja menjadi ancaman yang menakutkan. Tetapi karena rasa egois dari masing-masing anggota, mereka tidak mampu bekerja sama tanpa bimbingan Norman Osborn. Mereka lebih cocok disebut alat yang digunakan sebagai senjata, dan bukan sebagai tim penjaga perdamaian.

John Walker Layak Menjadi Dark Avengers

Ketika Steve Rogers pertama kali diperkenalkan ke dunia sebagai Captain America, dia juga diperkenalkan sebagai “alat” yang digunakan oleh pemerintah Amerika Serikat untuk meningkatkan semangat para tentara saat melakukan perang. Yang membuat Steve Rogers semakin terkenal adalah moralnya dan keyakinannya. Steve Rogers selalu berpegang teguh pada keyakinannya yang dia anggap benar, bahkan jika seluruh dunia melihatnya sebagai kesalahan. Tentu itu merupakan kelemahan Steve Rogers, tetapi juga menjadi salah satu kekuatannya juga. Itulah yang juga dilakukan Bucky dan Sam dalam perjalanan mereka sebagai superhero.

Sementara John Walker, ia mendefinisikan keyakinannya dengan cara yang sama seperti Steve Rogers. Jauh sebelum mendapat gelar Captain America, Walker adalah “alat” yang digunakan oleh pemerintah Amerika Serikat, dan Walker harus melakukan apa yang diperintahkan. Namun keyakinan saja tidak cukup untuk menjadi seorang Captain America. Seorang Captain America juga harus memiliki moral yang baik, seperti Steve Rogers. Tanpa moral yang baik, John Walker menjadi sangat rentan. Oleh sebab itulah John Walker sebenarnya cocok berada dalam tim seperti Dark Avengers, yang bergerak sesuai dengan keyakinan mereka, tanpa adanya moral yang baik.

MCU Memperkenalkan Karakter yang Mungkin Menjadi Dark Avengers

Tentu saja John Walker tidak bisa menjadi satu-satunya anggota tim. Ia membutuhkan anggota lainnya untuk melengkapi Dark Avengers. Untungnya, phase 3 dan 4 MCU telah memperkenalkan karakter-karakter yang bisa menjadi anggota Dark Avengers. Dalam film Spider-Man: Far From Home, kita diperkenalkan dengan Mysterio yang menyamar sebagai seorang pahlawan. Dan meskipun ia dikalahkan oleh Spider-Man dan terbunuh di akhir film, tetapi Mysterio tetap mempertahankan citra positifnya di mata publik. Bisa jadi jika Mysterio sebenarnya memalsukan kematiannya dan entah bagaimana ia muncul kembali di MCU.

Jika Mysterio kembali, maka ia bergabung dengan John Walker dan membodohi publik agar dianggap sebagai pahlawan. Selain itu, adalagi sosok Yelena Belova yang dihadirkan dalam film Black Widow. Memang dalam trailer filmnya, Yelena Belova tidak ditampilkan sebagai penjahat. Tetapi masa lalu Yelena di komiknya mirip seperti Natasha Romanoff (awalnya seorang penjahat, tetapi lama kelamaan menyadari kesalahannya dan menjadi baik). Kemungkinan Yelena akan menjadi anggota Dark Avengers di awal-awal kemunculannya.

Madame Hydra Dapat Memimpin Dark Avengers

Dalam episode kelima serial Falcon and Winter Soldier, kita diperkenalkan karakter baru yang diadaptasi dari komik. Ia adalah Contessa Valentina Allegra de Fontaine, seorang mantan SHIELD yang akhirnya menjadi mata-mata untuk Hydra dan menggunakan nama Madame Hydra. Tak lama setelah John Walker dibebaskan dari pengadilan, Fontaine mendekati John Walker. Fontaine menegaskan bahwa apa yang dilakukan John Walker saat membunuh Nico adalah sesuatu yang benar. Fontaine juga memberikan sebuah kartu kosong, jika suatu waktu Walker akan menghubunginya. Hal itu menyiratkan bahwa Fontaine membutuhkan kemampuan John Walker di masa depan.

Sementara Norman Osborn adalah pendiri Dark Avengers dalam komik, nah Contessa de la Fontain adalah seorang bangsawan yang memiliki kekuatan politik. Ia bisa mendanai tim besar sekelas Dark Avengers. Selain itu, saat ini Hydra juga sudah menyusup ke SHIELD dan sektor politik, yang berarti Fontaine mampu mendapatkan dukungan publik untuk tim Dark Avengers yang akan ia buat. Jika MCU bersiap untuk memperkenalkan Dark Avengers, maka serial Falcon and Winter Soldier adalah tempat yang sempurna untuk memperkenalkan mereka.

Avatar
Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.