Kemarin, film Godzilla vs Kong telah dirilis di layanan streaming milik HBO. Film berdurasi 1 jam 53 menit ini menampilkan pertarungan epik antara Godzilla dan Kong. Namun, kemunculan Mechagodzilla merubah segalanya, di mana akhirnya Godzilla dan Kong bekerja sama untuk mengalahkan Mechagodzilla. Setelah mengalahkan Mechagodzilla, Godzilla dan Kong sendiri sepertinya akan hidup berdampingan. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang konflik yang terjadi film Godzilla vs Kong. Berikut penjelasannya ya Geeks.

Penjelasan Hollow Earth

Sebelum orang-orang di Bumi menemukan keberadaan monster, seorang petinggi Monarch, Willian Randa, memiliki teori tentang Hollow Earth. Ia memiliki teori bahwa sebenarnya bumi berongga. Hollow Earth adalah dunia yang berada jauh di dalam bumi, yang dihubungkan oleh serangkaian terowongan atau gua, yang memungkinkan para Titan untuk melakukan perjalanan keliling dunia dengan kecepatan yang luar biasa cepat. Dr. Nathan Lind mengatakan bahwa mereka melakukan perjalanan 1.000 mil hanya dalam waktu dua detik. Diyakini bahwa Hollow Earth adalah tempat para Titan berasal, dan oleh karena itu ada begitu banyak monster yang hidup di bawah sana, seperti spesies Nozuki dan Warbat.

Hiro Studios

Nah Geeks, dari tahta yang diduduki Kong, kapaknya (yang terbuat dari duri di punggung Godzilla), dan kerangka berbentuk Godzilla di tanah, semua hal tersebut membuktikan bahwa nenek moyang Kong adalah penguasa di Hollow Earth. Ketika Randa dan militer AS tiba di pulau Skull Island pada tahun 1973, mereka sudah meyakini bahwa Hollow Earth benar-benar ada. Film Godzilla vs Kong melangkah lebih jauh dengan meminta Monarch untuk melakukan perjalanan melalui titik masuk Hollow Earth di Antartika. Diketahui bahwa sebenarnya, Hollow Earth bukan hanya rumah bagi Kong, tetapi tempat yang bisa digunakan manusia untuk hidup.

Perang Titan Kuno & Kapak Kong

Pertama kali diisyaratkan dalam post-credit scene film Kong: Skull Island, Godzilla dan Kong sebenarnya terlahir sebagai musuh. Nenek moyak mereka berperang dalam sebuah perang kuno yang terjadi ribuan tahun sebelum apa yang kita lihat di Monsterverse saat ini. Dari yang diperlihatkan di Hollow Earth, nenek moyang Kong sepertinya memenangkan perang kuno melawan nenek moyang Godzilla. Hal itu dibuktikan lewat kapak Kong yang terbuat dari duri di punggung Godzilla, dan tengkorak Godzilla di dekat tahta Kong. Mungkin karena itulah sekarang penerus Godzilla hidup di bawah laut, dan bukan di Hollow Earth.

Saat menempatkan kapak tersebut di tanah, kapak tersebut menyerap radiasi dari inti Bumi, seperti yang dilakukan oleh Godzilla. Godzilla memang memakan radiasi sebagai sumber makanan, dan itu pernah diungkapkan oleh Dr. Graham dalam film Godzilla di tahun 2014. Itulah mengapa Godzilla masuk ke dalam laut, yaitu untuk menyarap radiasi dari inti Bumi. Kapak Kong tidak hanya dapat memblokir serangan Atomic Breath Godzilla, tetapi juga dapat menyerap radiasi dari Godzilla. Saat pertarungan melawan Mechagodzilla, Godzilla pun memberikan kekuatan pada kapak tersebut sehingga Kong dapat mengalahkan Mechagodzilla.

Jia Memiliki Koneksi dengan Kong

Seperti di Kong: Skull Island dan Godzilla: King of the Monsters, film Godzilla vs Kong juga menampilkan karakter yang memiliki kedekatan dengan sang monsters. Dalam film ini, Jia, seorang yatim piatu yang dirawat oleh Dr. Ilene Andrews memiliki kedekatan dengan Kong. Andrews berkata bahwa orang tua Jia terbunuh dalam “Badai”. Badai tersebut mungkin mengacu pada badai besar yang diciptakan oleh Ghidorah di film Godzilla: King of the Monsters, yang menghancurkan banyak kota dan wilayah di seluruh dunia. Setelah kejadian itu, Jia dibawa oleh Ilene, yang mengepalai fasilitas Monarch di Skull Island.

Hebatnya, selama berada di pulau itu, Jia mengajari Kong untuk untuk berkomunikasi, hingga akhirnya Kong mengetahui bahwa keluarganya kemungkinan besar berada di Hollow Earth. Sama seperti inkarnasi King Kong sebelumnya, Kong versi Monsterverse cukup protektif, dan Kong bersedia melawan siapa pun untuk melindungi Jia. Hubungan mereka pun diperkuat oleh emosi. Ada momen ketika mereka berdua merasa sendirian di dunia, merindukan keluarga yang tidak mereka miliki lagi. Kong dan Jia menjadi terikat satu sama lain.

Rencana Apex & Sumber Energi dari Hollow Earth

Villain sebenarnya dalam film Godzilla vs Kong adalah Apex Cybernetics, sebuah perusahaan yang memiliki tujuan untuk menggulingkan Godzilla sebagai raja monsters. Ketika orang-orang pertama kali melihat kemunculan Godzilla, mereka tidak memiliki cara untuk melawannya. Monarch sendiri tidak tahu harus berbuat apa. Itulah mengapa militer mulai mengembangkan Oxygen Destroyer, yang dikerahkan untuk melawan Godzilla dan Ghidorah di film Godzilla: King of the Monsters, meskipun Oxygen Destroyer tidak berhasil membunuh mereka. Jadi, pada akhirnya Apex menciptakan robot Godzilla untuk melawan Alpa Titan dan melindungi umat manusia dari teror Godzilla.

Mereka pun membutuhkan sumber energi unik yang diyakini berada di Hollow Earth. Tetapi, Apex tidak memiliki cara untuk sampai ke sana. Mereka tidak dapat menemukan titik masuk yang tepat dan karena siapapun yang masuk ke dalam tidak pernah kembali. Dr. Lind pun lantas direkrut untuk membantu Walter Simmons dan Apex, dan memanfaatkan Kong untuk memandu HEAVs Apex, sebuah kendaraan yang dirancang khusus untuk menahan tekanan medan gravitasi di Hollow Earth.

Apex dan Simmons sendiri sebenarnya tidak tertarik dengan Hollow Earth itu sendiri. Mereka tidak peduli dengan apa yang Kong lakukan di sana. Sebaliknya, Apex hanya menginginkan sumber energi yang berasal dari Hollow Earth, yaitu energi radiasi yang membantu mengisi energi di kapak Kong. Berkat energi tersebut yang digunakan pada Mechagodzilla, Mechagodzilla memiliki sumber energi yang tidak terbatas, sehingga Mechagodzilla dapat diaktifkan sangat lama.

Asal Mechagodzilla & Koneksi dengan kepala Ghidorah

Sebenarnya ada banyak versi Mechagodzilla. Di Monsterverse, Mechagodzilla terinspirasi dari berbagai versi Mechagodzilla sebelumnya. Di alam semesta ini, Mechagodzilla diciptakan oleh Apex Cybernetics. Bahan utama dalam membuat Mechagodzilla adalah tubuh Ghidorah. Dalam adegan post-credit scene film King of the Monsters, Alan Jonah terlihat memperoleh salah satu kepala Ghidorah yang terpenggal. Pada saat itu, tidak jelas apa yang dia rencanakan, tetapi kemudian terungkap bahwa Walter Simmons dan Apex Cybernetics mengambil alih kepala tersebut dan menggunakannya untuk membuat Mechagodzilla.

Keunikan Ghidorah adalah masing-masing kepalanya (yang berjumlah tiga) dapat berkomunikasi secara telepati satu sama lain. Dengan memanfaatkan kemampuan itu, Ren Serizawa mampu mengendalikan Mechagodzilla dari jauh, tanpa benar-benar berada di dalam robot raksasa itu. Selain itu, desain Mechagodzilla diambil dari Godzilla itu sendiri. Dengan teknologi Apex Cybernetics, kekuatan dan persenjataan Mechagodzilla dapat menyaingi Godzilla, termasuk memiliki Atomic Breath versinya sendiri.

Siapa yang Mengontrol Mechagodzilla

Setelah Maya Simmons mengirim sumber energi dari Hollow Earth, Walter Simmons dan Apex dengan cepat mulai menirunya. Dan karena Godzilla sudah berada di Hong Kong untuk mencari ancaman Mechagodzilla, Simmons memaksa Serizawa untuk memasukkan sumber energi tersebut ke Mechagodzilla tanpa mengujinya terlebih dahulu. Meskipun dapat membantu Apex mengatasi kelemahan Mechagodzilla, tetapi menghubungkan energi tersebut ke Mechagodzilla menimbulkan masalah.

Dengan menggabungkan energi dari Hollow Earth dengan kepala Ghidorah yang terpenggal, kesadaran Ghidorah terbangun kembali dan menyetrum Serizawa. Ghidorah lah yang pada akhirnya mengambil kendali Mechagodzilla dan menggeraknya. Ini berarti bahwa film Godzilla vs Kong menghadirkan pertandingan ulang antara Godzilla dan Ghidorah.

Siapakah Alpha Titan di Monsterverse?

Pertarungan pertama Godzilla dan Kong di lautan memang tidak adil. Kong dibius dan dirantai saat melakukan perjalanan ke antartika, dan dia tidak berada di lingkungan alaminya (daratan). Sedangkan Godzilla berada di kandangnya sendiri yaitu lautan. Pada akhirnya, Kong harus tunduk pada Godzilla dalam pertarungan pertamanya. Tetapi ketika Kong mengambil kapaknya dan mengaktifkannya di Hollow Earth, Godzilla merasa terancam dan menembakkan Atomic Breath ke inti Bumi. Itulah yang akhirnya membuat pertempuran kedua terjadi. Namun pemenang dipertarungan kedua tidak dijelaskan secara eksplisit.

Menurut Dr. Lind, Kong memenangkan ronde kedua ketika ia menggunakan kapaknya untuk meledakkan Godzilla, sehingga melumpuhkannya untuk sementara. Namun, Godzilla berhasil mendapatkan kembali kekuatannya dan menumbangkan Kong. Kedua monster itupun saling mengaum sampai akhirnya Godzilla pergi tanpa membunuh Kong. Kemudian, Kong menjatuhkan kapak untuk menunjukkan penerimaannya. Namun saat Mechagodzilla muncul, situasi berubah total di mana Godzilla kewalahan menghadapi Mechagodzilla. Beruntung ia kemudian dibantu oleh Kong yang bangkit kembali. Setelah pertarungan berakhir, Godzilla sepertinya masih menjadi Alpha Titan, sementara Kong menjadi Alpha Titan kedua karena Kong membantunya mengalahkan Mechagodzilla.

Hiro Studios

Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.