Zack Snyder baru-baru ini memberi tahu penggemar alasan mengapa ia membawa kembali Jared Leto di film Justice League versinya. Ternyata, hal itu Snyder lakukan untuk menyempurnakan kisah Joker dan Batman dengan cara yang tidak akan bisa dia lakukan di masa depan. Snyder mengatakan bahwa konflik Batman dan Joker adalah pusat di universe DC dan DCEUnya secara khusus. Snyder juga mengatakan bahwa membawa Leto kembali ke Justice League merupakan caranya untuk memberi penggemar gambaran tentang konflik yang sudah ia bayangkan di awal (sebelum keluar dari Justice League).

“Penting bagi saya ketika Batman dan Joker memiliki adegan bersama. Jujur saja, Batman dan Joker adalah konflik utama di alam universe DCEU. Terus terang, itu adalah konflik yang telah saya rencanakan untuk urutan Knighmare. Jadi saya sangat senang untuk mendapatkan kesempatan melakukannya dan merasakan itu. Jadi saya pikir penting bagi penggemar untuk melihat Batman dan Joker mengalami konflik kecil di sini.” Ungkap Sndyer.

Hiro Studios

image source: screenrant.com

Film-film DCEU sebelumnya sudah menjelaskan bahwa Batman dan Joker memang sudah memiliki sejarah yang panjang. Batman secara singkat muncul di film Suicide Squad, di mana Batman menangkap kekasih Joker, Harley Quinn, yang diperankan Margot Robbie. Di film Batman v Superman, Batman juga sempat memajang kostum mantan rekannya, Robin. Dalam kostum pajangan tersebut terdapat tulisan “Hahaha, Joke’s on you, Batman”, yang ditulis oleh Joker.

Snyder sendiri memang sudah berencana untuk menceritakan kematian Robin dalam sekuel Justice League, tetapi itu tidak akan terjadi karena Snyder telah keluar dari DCEU bersama dengan Affleck. Jadi, film Justice League Snyder Cut akan menjadi kesempatan terakhir bagi Snyder untuk menghadirkan apa yang ia ingin ceritakan terhadap Joker dan Batman. Tapi nih geeks, bukan tidak mungkin jika Warner Bros dan DC Films membuat film Justice League 2, jika film Justice League Snyder Cut berhasil dengan sukses.

Featured image: cbr.com

Hiro Studios