Devil fruit alias buah iblis adalah unsur misterius di seluruh dunia One Piece. buah tersebut akan memberi efek kekuatan yang unik bagi setiap orang yang memakannya. Namun meski setiap buah iblis memiliki kelebihan dan keunikannya sendiri, ada beberapa yang dirasa sangat “spesial” dari buah iblis lainnya. Hal ini dikarenakan kemampuan yang dimiliki, seberapa besar/mengerikannya efek yang ditimbulkan, dan masih banyak lainnya. Apa saja buah iblis tersebut? berikut adalah pembahasannya.

Yami Yami no Mi

Yami Yami no Mi merupakan salah satu buah iblis dari tipe Logia. Kekuatan dari buah iblis ini adalah mampu membuat penggunanya bisa mengendalikan dan menciptakan kegelapan semau mereka. Ketika kekuatan kegelapan tersebut dimunculkan, siapapun akan terhisap ke dalam kekuatan kegelapan tersebut, mirip seperti lubang hitam atau black hole yang menghisap apapun ke dalamnya.

Marshall D. Teach alias Blackbeard merupakan pengguna dari buah iblis tersebut. Dia menggunakan kekuatan itu untuk mengalahkan bajak laut lainnya, seperti Ace, Jewelry Bonney (meskipun tidak diperlihatkan pertarungannya), dan juga masih banyak lainnya.  Buah Yami Yami no Mi dianggap sebagai buah iblis yang paling jahat karena efek yang ditimbulkannya. Yang unik juga adalah buah iblis ini mampu menetralisir kekuatan buah iblis lain, seperti yang dia lakukan kepada Ace.

Gura Gura no Mi

Buah iblis ini termasuk dalam jenis Paramecia, dan bisa dibilang bahwa Gura Gura no Mi adalah buah iblis Paramecia paling kuat yang hampir setara dengan jenis Logia. Yang unik dari buah iblis ini adalah penggunannya bisa menghasilkan getaran atau menciptakan gempa, membuat wilayah sekitarnya atau seluruh pulau berguncang bahkan sampai terbelah sesuai keinginan si pengguna.

Kekuatan buah iblis ini sudah diakui sebagai buah iblis paling mengerikan yang bisa saja menghancurkan dunia – seperti diungkapkan oleh Sengoku – dan dianggap sebagai buah iblis paling kuat diantara jenis Paramecia lainnya. Edward Newgate alias Whitebeard dulunya merupakan pengguna buah iblis ini, namun setelah kematiannya Teach kemudian menjadi pemilik selanjutnya buah iblis tersebut.

Mochi Mochi no  Mi

Selain Gura Gura no Mi, Mochi Mochi no Mi juga termasuk salah satu buah iblis berjenis Paramecia yang spesial seperti yang diungkapkan oleh Jinbe. Disebut sebagai buah Paramecia spesial, karena penggunanya bisa berubah wujud menjadi mochi yang mana biasanya kekuatan tersebut hanya ada di jenis Logia.

Dengan merubah tubuhnya atau sebagian tubuhnya menjadi mochi, penggunanya bisa menggunakan kekuatan tersebut untuk berlindung, menghindari serangan, atau sebagai senjata. Meskipun dalam dunia nyata mochi adalah makanan yang sangat lembut dan kenyal, namun Katakuri bisa mengeraskannya dengan menggunakan Haki. Charlotte Katakuri adalah pengguna dari buah iblis tersebut.

Tama Tama no Mi

Tama Tama no Mi merupakan satu-satunya buah iblis yang sampai saat ini masih belum diketahui jenisnya, karena tidak masuk ke jenis manapun terlepas dari kekuatan yang dimilikinya. Kekuatan terbesar dari buah iblis ini adalah kemampuan untuk menyembuhkan diri dari berbagai luka, seperti kekuatan milik Marco. Bedanya, jika Marco menyembuhkan luka dengan kekuatan api biru yang ada di tubuhnya, Tamago menyembuhkan diri dengan berevolusi dari sebuah telur menjadi ayam.

Yang unik dari kemampuan ini adalah ketika Tamago sudah menetas dari form telurnya dan kemudian tumbuh, kemampuan bertarungnya pun ikut meningkat. Ada tiga form yang terdapat dalam dirinya yaitu form pertama adalah Baron Tamago, Count Hiyoko, dan yang paling kuat adalah Count Niwatori. Ketika form terkuatnya berhasil dihancurkan, maka Tamago akan kembali ke form awal, kemudian berubah ke form kedua, lalu ketiga, dan begitu seterusnya. Siklus tersebut bisa menghindarkan Tamago dari luka serius atau tewas dalam sebuah pertempuran, selama dia tidak terbunuh ketika evolusi dari satu form ke form lainnya terjadi.

Tori Tori no Mi Model: Phoenix

Salah satu buah iblis terkuat dan terunik adalah buah iblis berjenis Logia dengan model kuno. Biasanya, dengan statusnya yang langka atau unik, menjadikan penggunanya one of a kind diantara para pengguna buah iblis lainnya. Marco, dengan Tori Tori no Mi Model: Phoenix, merupakan salah satu contohnya. Meskipun buah iblisnya termasuk dalam jenis Zoan, tapi karena keunikan dari kekuatan burung phoenix yang bisa diakses oleh Marco menjadikan buah ini juga termasuk dalam jenis Paramecia juga Logia.Karena, selain mampu menyembuhkan luka pada tubuh dan siapapun yang dia sentuh, Marco juga bisa berubah menjadi sosok burung phoenix tersebut. Seperti yang dijelaskan oleh Oda Sensei, api biru di tubuh Marco ketika berubah menjadi phoenix tidaklah panas. Justru api tersebut memberikan efek menyembuhkan. Karena itulah, selama Marco tidak terkena efek kairoseki (batu laut) yang menghilangkan kemampuan buah iblis seseorang, Marco bisa dibilang merupakan karakter yang abadi.

 

Writer for Greenscene.co.id, i'd love every genre of movies but specially, i'm nolan fans.