Saat melakukan sesi wawancara dengan Indiwire, Pedro Pascal mengungkapkan bahwa ada kemungkinan Din Djarin akan lebih sering melepas helmnya di Mandalorian musim ketiga. “Kami tidak tahu dia (Din Djarin) akan berakhir seperti apa. Dia sering melepas helmnya, bahkan di ruangan yang penuh dengan orang.” Ungkap Pascal kepada Indiwire. Tentunya akan menarik saat melihat Djarin sering melepas topengnya di musim ketiga.

Di musim pertama, Djarin menjelaskan bahwa ia tidak diizinkan melepas helm Mandaloriannya. Ketika ditanya oleh Cara Dune apa yang akan terjadi jika dia melepaskan helmnya, Djarin menjelaskan bahwa dia tidak akan bisa memasangnya kembali karena akan melanggar “kode etik” Mandalorian. Namun, Djarin mulai sedikit meelonggarkan aturannya tersebut setelah bertemu Bo-Katan.

image source: screenrant.com

Pada akhirnya, Din Djarin bersedia melepaskan topengnya di musim kedua. Dia melakukan itu untuk Baby Yoda. Bahkan Djarin melepas helmnya bukan hanya sekali, melainkan dua kali. Sekarang, Din Djarin akan menjalani musim ketiga tanpa Baby Yoda, dan akan sangat menarik untuk melihat bagaimana kisah Mandalorian ini terus maju tanpa pendamping aliennya yang sangat menggemaskan.

Apa yang dilakukan Din Djarin di musim ketiga masih belum diketahui. Tetapi mungkin Din Djarin akan membantu Bo-Katan dalam merebut kembali Mandalore. Jika benar, maka Din Djarin akan mempelajari lebih dalam tentang bagaimana ia dibesarkan oleh Mandalorian. Secara teknis, Din Djarin adalah penguasa yang sah di Mandalore setelah ia memiliki Darksaber. Tapi melihat Djarin bersedia memberikan Darksaber ke Bo-Katan, maka sepertinya menjadi penguasa bukan keinginan utama Din Djarin.

Featured image: wallpapercave.com

Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.