Tidak banyak animator dan juga pembuat film yang mampu memberikan kebahagiaan yang mampu dirasakan ke seluruh dunia. Studio Ghibli adalah salah satu diantaranya. Studio animasi legendaris ini sudah banyak menginspirasi orang-orang, dan juga industri animasi sejak awal 1960an. Tahun ini, studio Ghibli akan merayakan 80 tahun eksistensi mereka di industri animasi dan dunia perfilman.

Studio Ghibli sendiri lekat kaitannya dengan sosok Hayao Miyazaki, yang merupakan pendiri, animator, dan sekaligus pemimpin dari studio tersebut. Dikabarkan Hayao Miyazaki memutuskan untuk pensiun menjadi animator pada tahun ini. Untuk menyambut delapan dekade Studio Ghibli, berikut adalah deretan film yang wajib untuk ditonton.

The Great Adventure Of Horus, Prince Of The sun

Hayao Miyazaki memang tidak menyutradarai film The Great Adventure of Horus, Prince of the sun. Itu adalah tugas dari Isao Takahata, wakil pendiri Studio Ghibli. Namun, ini adalah film pertama yang yang menghadirkan kreasi dari Miyazaki untuk bagian key animation. Filmnya sendiri menghadirkan plot yang penuh fantasi dari sosok mitologi Mesir kuno.

CBR.com

Ini adalah film yang menjadi bukti bagaimana Miyazaki dan Takahata akan mampu membawa Ghibli pada sebuah era baru, sebuah era yang akan mengangkat nama mereka berdua. Ceritanya sendiri berfokus pada seorang anak laki-laki dengan sebuah pedang sihir yang dia gunakan untuk menyelamatkan desanya dari penyihir es. Sang bocah tersebut kemudian berteman dengan seorang gadis misterius bernama Hilda yang memiliki rahasia gelap. Filmnya mungkin terlihat “jadul” untuk saat ini, namun buat Geeks yang penasaran karya awal dari Hayao Miyazaki rasanya cocok untuk menonton filmnya.

The Castle Of Cagliostro

Hayao Miyazaki pernah menjadi sutradara untuk beberapa episode di dua TV seri awal Lupin III. Namun, debutnya menjadi sutradara sendiri dilakukan saat dia menangani film kedua dari franchise Lupin tersebut. Meskipun franchise Lupin adalah perpaduan dari komedi dan aksi – dan tidak seperti apa yang selama ini diperlihatkan oleh Ghibli – namun, berbagai adegan aksi yang ditampilkan di filmnya memperlihatkan talenta dari Hayao Miyazaki sebagai seorang animator.

Rottentomatoes.com

Tone yang lebih lembut juga menjadi bukti sensibilitas dari Hayao Miyazaki. The Castle of Cagliostro sendiri berkisah tentang seorang ahli pencuri bernama Lupin, yang berhasil menemukan sebuah rahasia menuju sebuah harta karun terpendam. Dia juga kemudian berhasil menyelamatkan seorang putri cantik dari penjahat bernama Count Cagliostro.

Nausicaa Of The Valley Of The Wind

Meskipun film Castle in the Sky adalah film animasi resmi pertama yang dirilis oleh Studio Ghibli, film Nausicaa of the Valley of the Wind, yang diproduksi oleh studio animasi Topcraft, merupakan “landasan” bagi Studio Ghibli. Miyazaki pernah menulis dan menggambar untuk manga Nausicaa dari 1984 sampai 1994. Filmnya sendiri hanya mengadaptasi sedikit cerita saja dari manganya.

Medium.com

Film ini bisa menjadi bukti lain dari karya cipta seorang Hayao Miyazaki. Yang menarik adalah film ini menghadirkan seorang karakter protagonis wanita yang sangat kuat, karakter pendukung lelaki, dunia yang penuh dengan fantasi, adegan terbang yang menawan, dan juga konflik antara alam dan manusia. Meskipun kemudian Studio Ghibli menyempurnakan formula tersebut, namun film inilah yang mengawali semuanya.

MY Neighbor Totoro

Jika diibaratkan bahwa Hayao Miyazaki adalah Walt Disney di industri animasi Jepang, maka My Neighbor Totoro bisa dibilang adalanh Mickey Mouse miliknya. Studio Ghibli benar-benar sangat sibuk saat pembuatan film ini, karena di waktu yang sama sang wakil pendiri, Isao Takahata, bersama timnya juga sedang mengerjakan proyek lainnya yaitu Grave of the Fireflies.

CBR.com

Meskipun dua film tersebut memiliki perbedaan yang sangat-sangat jelas, keberhasilan dan kesuksesan dari Studio Ghibli diawali oleh dua film tersebut. Setelah menyutradarai tiga film aksi, Miyazaki memutuskan untuk membuat film yang ramah untuk keluarga yang berkisah tentang gadis kecil yang kemudian bertemu dengan temannya yang merupakan para “penunggu” hutan di dekat rumahnya. Film ini benar-benar sangat ikonik, bukan hanya Totoronya saja bahkan sampai Mei dan juga Neko Bus pun menjadi ikon dari Studio Ghibli sampai sekarang.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2