Monkey D. Luffy adalah karakter utama di One Piece. Dia adalah kapten bajak laut Topi Jerami, dan juga salah satu anggota Worst Generation. Walau menjadi kapten, Luffy sering dianggap kapten yang bodoh oleh anak buahnya. Pasalnya, Luffy sering kali melakukan hal yang sembrono dan membiarkan emosi mempengaruhi keputusannya. Tak jarang keputusan yang ia buat sangatlah menyimpang. Lantas, apa saja 5 “kebodohan” Luffy yang paling dahsyat yang pernah ia lakukan? Simak di bawah ini Geeks.

Menyerang Kaido

image source: duniaku.idntimes.com

Luffy dikenal karena sering membuat keputusan yang diambil dari rasa emosinya. Luffy seringkali membiarkan emosi menguasai dirinya sendiri. Bahkan kita diperlihatkan sekilas tentang kemarahan Luffy di Wano. Ketika Luffy melihat bahwa krunya diserang oleh Kaido, Luffy pun kehilangan kontrol amarahnya. Luffy lantas menyerang Kaido dengan sembrono. Luffy mungkin berpikir bahwa dia akan berhasil melukai Kaido. Namun hal itu terbukti sia-sia dan menjadi kebodohan fatal bagi Luffy. Pada akhirnya, Luffy dikalahkan Kaido hanya dengan satu pukulan dan Luffy dikirim ke penjara Udon.

Meninju Naga Langit

image source: cbr.com

Ketika Luffy hadir di rumah Lelang bersama dengan bajak laut lainnya, Luffy melihat sebuah pemandangan mengejutkan yang ia lihat di depan matanya sendiri. Temannya, Hatchan, ditembak oleh Naga Langit. Setelah melihat temannya tertembak, Luffy tidak membuang waktunya dan ia berjalan menuju Naga Langit dan meninjunya. Serangan yang dilakukan Luffy sangat membahayakan bajak laut lainnya karena membuat Laksamana Kizaru datang ke tempat tersebut. Saat Kizaru datang, Kizaru menghadapi beberapa Supernova dan mengalahkannya dengan mudah. Untungnya, kru Luffy terselamatkan oleh Rayleigh dan Kuma. Rayleigh menahan Kizaru sementara Kuma mengantar pergi Topi Jerami.

Menyerang Impel Down

image source: opfanpage.com

Ketika berita tentang Ace yang ditangkap sampai ke telinga Luffy, tentu saja Luffy langsung bergegas untuk mencari caramenyelamatkan saudaranya. Luffy yang mengetahui lokasi tempat Ace ditahan pun langsung bergegas mendatangi tempat tersebut. Walau niat Luffy sangatlah baik yaitu untuk menyelamatkan saudaranya, tetapi yang Luffy harus pikirkan adalah bahwa ia harus menyusup ke Impel Down, sebuah benteng yang tidak bisa ditembus. Sepanjang sejarah, hanya satu orang yang berhasil lolos dari Impel Down dan orang itu adalah Shiki. Saat kejadian penyerangan Impel Down, Luffy hampir dibunuh oleh Magellan. Ungtungnya, Luffy sempat bertahan karena bantuan dari Ivankov.

Melupakan Rekan-rekannya di Topi Jerami

image source: devianart.com

Setelah menyaksikan kematian kakaknya di depan mata Luffy sendiri, Luffy telah kehilangan semua harapan dan dia tidak ingin melanjutkan sisa hidupnya. Luffy lantas mengalami gangguan mental karena dia tidak percaya Ace telah mati. Di tengah semua kekacauan ini, Luffy tidak menyadari bahwa dia masih memiliki krunya sendiri yang masih pada hidup. Luffy melupakan semua rekan-rekannya tersebut, padahal mereka telah lama berpetualang dengan Luffy. Pada akhirnya, Jinbe membuat Luffy tersadar bahwa Luffy masih memiliki anggota kru lainnya yang siap menunggunya  untuk menjadi yang terbaik.

Melawan Aokiji

image source: cbr.com

Aokiji adalah Admiral pertama yang diperkenalkan di One Piece. Sebelum menantang Aokiji, Luffy hanya pernah menghadapi seorang marinir yang lemah dan pada saat itu Luffy selalu meremehkan kekuatan seorang Admiral alias Laksamana. Itu adalah kebodohan terbesar bagi Luffy karena Luffy setelahnya berhasil dikalahkan oleh Aokiji dengan cara dibekukan. Luffy sama sekali tidak berkutik saat melawan Aokiji. Jika Aokiji ingin membunuh Luffy, maka itu akan menjadi masalah bagi Luffy dan Luffy tidak akan mampu untuk menghentikannya.

Featured image: uhdwallpaper.com