James Cameron merupakan seorang sutradara kawakan Hollywood asal Kanada yang kini berusia 66 tahun. Awal karirnya di industri perfilman dimulai pada tahun 1970an sebagai produser efek visual khusus, asisten penata rias, dan fotografer. Ia akhirnya melakukan debut penyutradaraannya pada tahun 1982 dengan membuat film berjudul Piranha II: The Spawning. Karya keduanya, Terminator (1984) yang dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger dan Linda Hamilton, adalah film yang memberinya pengakuan dan pujian di seluruh dunia.

Setelah itu, Cameron telah menjadi nama yang sangat penting dalam genre fiksi ilmiah dengan film seperti Terminator 2: Judgment Day dan Avatar. Ia juga sukses dengan menggarap film roman terbaik hingga saat ini yang berjudul Titanic (1997). Atas arahannya di film tersebut, Cameron mendapatkan penghargaan Oscar pertamanya sebagai Sutradara Terbaik.

Cameron telah banyak membuat sejumlah film yang terkenal dan luar biasa. Tapi di satu sisi, ia juga memiliki daftar panjang judul film yang tidak jadi dibuat olehnya. Kenapa hal itu bisa terjadi? tentunya akan sangat menarik untuk dibahas, dan berikut di bawah ini adalah daftar film yang tidak sempat digarap oleh James Cameron.

X-Men

Cameron nampaknya tidak terlalu tertarik untuk membuat film bertemakan superhero. Tetapi, di akhir tahun 1980an dia berkesempatan untuk terlibat dalam projek film layar lebar X-Men. Saat itu, Stan Lee dan Chris Claremont sedang dalam pembicaraan dengan Carolco Pictures, dan Lightstorm Entertainment untuk membawa X-Men ke layar lebar, dan memilih Cameron sebagai produser, Kathryn Bigelow sebagai sutradara, Gary Goldman sebagai penulis, Bob Hoskins sebagai Wolverine, dan Angela Bassett sebagai Storm. Projek itu ditinggalkan oleh Cameron, dan pada akhirnya film X-Men rilis di tahun 2000 dengan Bryan Singer sebagai sutradaranya

The Crowded Room

Setelah Terminator 2: Judgment Day, Cameron mulai mengerjakan adaptasi novel non-fiksi karya Daniel Keyes berjudul The Minds of Billy Milligan. Film adaptasi tersebut lalu berjudul The Crowded Room, dan Cameron seharusnya mengarahkan film itu, serta aktor John Cusack bergabung untuk memerankan Billy Milligan. Cameron akhirnya pergi karena alasan yang tidak diketahui, dengan Joel Schumacher datang sebagai penggantinya, tetapi film itu akhirnya tidak pernah terjadi dibuat.

Spider-Man

Setelah dia menyelesaikan pembuatan film True Lies, Cameron mengirim skenario ke Carolco Pictures untuk adaptasi live-action dari Spider-Man, yang telah ia dikembangkan sejak 1983. Ide Cameron untuk film Spiderman adalah ingin film tersebut diberi peringkat R, karena menyertakan kata-kata kotor yang berat, tema dewasa, konten seksual, dan lebih berorientasi pada orang dewasa daripada penonton muda.

Akan tetapi, masalah muncul antara produser Menahem Golan dan Carolco Pictures yang merugikan projek film Spider-Man. Cameron akhirnya meninggalkan projek tersebut, kemudian menandatangani kontrak dengan 20th Century Fox, dan film Spider-Man lalu diambil oleh Sam Raimi.

Terminator 3

Cameron tertarik untuk membuat film Terminator ketiga, dan sedang dalam pembicaraan dengan 20th Century Fox untuk mewujudkannya setelah Carolco Pictures (pengembang Terminator 2: Judgment Day) bangkrut. Cameron lalu keluar dari rencananya itu untuk mengarahkan film Titanic, dan meskipun Arnold Schwarzenegger mencoba meyakinkannya untuk kembali, dia tetap menolak. Projek itu lalu dirilis sebagai Terminator 3: Rise of the Machines pada tahun 2003 dengan Jonathan Mostow sebagai sutradaranya.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2