Film Wonder Woman 1984 (WW84) telah diputar perdana di bioskop-bioskop Indonesia secara terbatas pada Rabu (16/12) kemarin. Gal Gadot masih berperan sebagai Diana Prince alias Wonder Woman, Chris Pine kembali menjadi Steve Trevor, serta dua sosok villain bernama Barbara Minerva/Cheetah diperankan oleh Kristen Wiig, dan sang pengusaha ambisius, serta tamak, Maxwell Lord, dilakoni oleh Pedro Pascal.

Sekuel kedua ini tidak lagi berlatar di era Perang Dunia I, melainkan meloncat jauh berada di periode 1980an ketika Amerika Serikat dan Uni Soviet tengah gencar-gencarnya mengembangkan senjata nuklir. Film ini kemudian menghadirkan sesuatu yang berbeda dari seri sebelumnya, dengan memperlihatkan Diana yang kini telah mengembangkan kemampuan barunya.

Bocoran kemampuan barunya itu memang sudah diperlihatkan lewat trailer WW84 beberapa waktu lalu. Namun, cuplikan tersebut membuat penggemar bertanya-tanya bagaimana Diana bisa memperoleh keahlian barunya itu. Dengan sudah rilisnya film Wonder Woman 1984 di bioskop, maka pertanyaan soal itu pun sudah terungkap secara jelas, dan berikut di bawah ini adalah kemampuan teranyar yang dimiliki oleh Diana dalam WW84.

Kemampuan Lasso Yang Semakin Meningkat

Selepas melewati babak pengenalan semasa kecilnya di Themyscira, film ini lalu berlanjut dengan memperlihatkan Diana yang tengah melawan para perampok di sebuah mall. Uniknya, saat melawan mereka, Diana menggunakan Lasso of Truth untuk menangkap para penjahat sembari berayun dari satu tiang ke tiang lainnya menggunakan senjatanya itu.

Kemampuan Lasso di film WW84 telah berkembang semakin variatif seiring dengan keahlian bertarung Diana yang sudah meningkat. Di beberapa momen, Diana menggunakan Lasso untuk melawan orang-orang yang mengganggunya, terutama saat ia sedang mengejar Lord Maxwell ketika berada di Mesir. Di bagian itu, Diana berhasil memanfaatkan kemampuan Lasso dengan menepis sebuah peluru yang akan menuju Steve Trevor.

InvisibleĀ 

Kekuatan barunya yang lain muncul ketika Diana dan Steve mesti mengejar Lord Maxwell yang sudah berada di Mesir untuk melaksanakan niat jahatnya. Maka dari itu, keduanya lalu mencuri jet tempur di sebuah pangkalan pesawat agar bisa cepat berada di sana. Akan tetapi, petugas penjaga pangkalan pesawat tersebut berusaha mencegah keduanya yang hendak bersiap untuk lepas landas. Karena tidak ingin terganggu, Diana lalu berkonsetrasi dengan menggosokan kedua tangannya, dan menempelkannya ke dalam dashboard jet sehingga pesawat yang mereka naiki tak terlihat. Rupanya, Diana memiliki kemampuan untuk mengubah suatu benda menjadi tidak terlihat.

Berayun Diantara Petir

Sebagai seorang putri dari Dewa Zeus, maka tak heran jika Diana bisa mengendalikan petir secara baik. Di dalam film ini, Diana memang tidak benar-benar menguasai petir untuk dijadikan sebagai sumber kekuatannya. Namun, saat berupaya mengejar lagi Lord Maxwell, ia terbang ke udara mengayunkan lasso ke petir yang sedang menyambar, dan ia berayun di angkasa memanfaatkan petir yang tengah menggelegar di langit-langit.

Terbang Seperti Superman

Kemampuan terbang tidak hanya dimiliki olen Superman, rekannya sesama anggota Justice League. Dalam WW84, Wonder Woman cukup mengejutkan memiliki kemampuan baru yaitu untuk terbang di udara. Selepas berhasil berayun di langit-langit menggunakan lasso dan memanfaatkan petir, keahlian terbangnya di film ini menjadi salah momen terbaik, dan keren di dalam filmnya sendiri.

Golden Eagle Armor

Secara cerita di dalam WW84, armor berbentuk baju zirah keemasan ini dimiliki oleh seorang pejuang Amazon legendaris yang bernama Asteria. Armor tersebut kemudian berpindah tangan dan dimiliki oleh Diana yang disimpan di apartemennya. Diana sendiri menggunakan Armor ini dibagian akhir film ketika dirinya melawan Cheetah, dan lagi-lagi mesti menghentikan Lord Maxwell yang ingin menguasai dunia. Bentuk armor yang memiliki sayap di kedua sisinya ini sekilas mirip dengan armor para prajurit yang ada dalam serial anime Saint Seiya.

Meski begitu, Armor Golden Eagle menjadi kostum paling keren yang digunakan Diana dalam film ini. Baju zirah yang ia kenakan itu berhasil menunjangnya saat harus berhadapan dengan Cheetah yang lincah dengan cakarnya yang tajam. Semoga saja armor ini terus dipertahankan untuk film selanjutnya, atau bahkan digunakan dalam film Justice Leaguedi masa yang akan datang.