Di event Investor Day 2020 beberapa waktu lalu, Marvel Studios secara resmi telah mengumumkan   sedang mengembangkan film Fantastic Four. Kelompok superhero tersebut bersama X-Men memang sekarang sudah sah bergabung dengan Marvel selepas Disney berhasil mengakusisi Fox.

Munculnya Fantastic Four dalam dunia MCU layak mendapatkan sorotan, tapi di sisi lain para penggemar bertanya-tanya mengapa Kevin Feige, selaku Presiden Marvel Studios, tidak memproduksi X-Men terlebih dahulu. Berbagai macam asumsi muncul terkait keputusan tersebut, tapi di bawah ini ada beberapa kemungkinan alasan mengapa Fantastic Four memasuki MCU sebelum Profesor Xavier dan tim mutannya itu.

Marvel Belum Siap Membawa Nostalgia X-Men ke Dalam MCU?

Marvel Cinematic Universe (MCU) jelas telah mengubah arah pandang industri dalam hal bagaimana film superhero seharusnya dibuat, dan dapat diterima oleh para penggemarnya. Tapi jauh sebelum kemunculan MCU, Fox telah membuat waralaba dalam bentuk film X-Men yang dimulai pada tahun 2000. Trilogi awal X-Men sangat sukes, dan membuka jalan bagi banyak spin-off, termasuk X-Men Origins: Wolverine, dan kedua film Deadpool.

Bagi para penggemar X-Men, film yang diproduksi oleh Fox tersebut begitu ikonik sehingga masih belum bisa tergantikan. Oleh karena itu, jika Marvel membuat ulang film X-Men dengan menggunakan pemain-peman baru dengan cepat, hal itu dikhawatirkan dapat menimbulkan reaksi buruk dari penggemar. Marvel Studios mungkin telah melakukan iterasi Spider-Man ketiga dalam dua dekade hingga sukses, tetapi masih sulit membayangkan jika Wolverine tidak dimainkan oleh Hugh Jackman.

Fantastic Four Lebih Segar

Fantastic Four sebelumnya telah hadir dalam tiga film layar lebar, dan meskipun dimainkan dengan para aktor yang berbeda, ketiga film tersebut mempunyai kesamaan karena gagal secara kritis maupun finansial. Marvel Studios nampaknya ingin memberikan kesempatan untuk mengadopsi mereka masuk ke MCU setelah berbagai macam kegagalan yang diterimanya. Para penggemar kemudian mempunyai harapan baru karena mendapatkan adaptasi yang layak terhadap film Fantastic Four ini.

Selain itu, X-Men mungkin memiliki kesuksesan layar yang lebih besar, tetapi Fantastic Four adalah grup superhero pertama di dunia Marvel yang dibuat oleh Stan Lee bersama Jack Kirby. Dengan semua konten baru yang ada saat ini, penting bagi waralaba besar seperti MCU ini mempunyai konten klasik lagi untuk dikembangkan, dan Fantastic Four adalah indikator sempurna yang belum dimiliki Marvel Studios.

Mengganti Tony Stark

Kematian Tony Stark di akhir Avengers: Endgame meninggalkan lubang yang tersisa di MCU. Salah satu yang utama adalah kepintarannya, yang dia gunakan tidak hanya untuk membuat kostum Iron-Man, tetapi juga banyak teknologi berbeda yang telah digunakan para pahlawan selama bertahun-tahun. Karakter dengan bakat serupa seperti Shuri, dan Hank Pym pasti memiliki keterampilan itu, tetapi tampaknya mereka akan pergi dalam petualangan mereka sendiri, yang berarti MCU membutuhkan lagi satu karakter baru yang jenius.

Reed Richards alias Mr. Fantastic adalah seorang jenius ilmiah, dan di dalam komik Marvel dia dikenal sebagai orang terpintar di Bumi, bahkan lebih dari Tony Stark. MCU pada umumnya membutuhkan otak besar untuk membantu para pahlawannya melewati fase penjahat berikutnya, dan sangat mungkin Reed Richards adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu.

Kemunculan Kang the Conqueror

Aktor Johnathan Majors dipastikan akan memerankan Kang the Conqueror, musuh bebuyutan Avengers, dalam film Ant-Man and the Wasp: Quantumania. Tapi, selain mengganggu para pahlawan terkuat di Bumi dari waktu ke waktu, Kang juga merupakan musuh dari Fantastic Four.

Faktanya, hubungan Kang dengan Fantastic Four jauh melampaui medan perang. Nama asli penjahat itu adalah Nathaniel Richards, dan sudah tersirat bahwa dia adalah keturunan dari Reed Richards sendiri. Kang memiliki potensi untuk menjadi sosok supervillain berikutnya di MCU, dan tidak mungkin untuk menceritakan kemunculannya tanpa kehadiran Fantastic Four yang begitu terkait dengannya.