Maya Lopez, atau dikenal sebagai Echo, telah dikonfirmasi untuk serial Hawkeye yang akan datang. Dia terkenal sebagai salah satu dari beberapa superhero tunarungu yang ada di Marvel Comics, dan ia juga akan menjadi karakter pribumi asli Amerika keempat yang muncul di Marvel Cinematic Universe (MCU). Penampilan komik pertamanya terjadi di Daredevil #9 (1999), yang ditulis David Mack dan digambar oleh Joe Quesada. Dia berinteraksi dengan karakter lain dalam dunia Marvel, tetapi Echo paling sering diasosiasikan dengan Daredevil.

Dalam komiknya, Maya Lopez merupakan putri dari William “Crazy Horse” Lincoln yang bekerja sebagai penegak hukum untuk Wilson Fisk alias Kingpin. Di serialnya nanti, sosok ayah dari Echo akan diperankan oleh aktor Zahn McClarnon. Maya sendiri tidak pernah mengenal ibunya karena sudah meninggal lebih awal dalam hidupnya. Ia terlahir tuli, dan ditempatkan di pendidikan khusus. Meski begitu, dia mampu meniru gerakan siapa pun dengan sempurna setelah melihatnya sekali, Maya terbukti sebagai pianis dan penari berbakat, dan dia juga menggambar sebagai bentuk komunikasi serta diajari bahasa isyarat.

Saat Maya berusia sembilan tahun, Kingpin memerintahkan agar ayahnya dibunuh. Saat ayahnya sekarat, dia meraih tubuh maya, dan meletakkan sidik jari berdarah di wajahnya. Peristiwa itu lalu menginspirasi sebagian dari tampilan kostum Echo yang akan dikenakan olehnya.

Sejak saat itu, maya diurus oleh Kingpin, dan ia kemudian mengirimnya ke sebuah sekolah prodigy setelah melihat kemampuan luar biasanya dalam meniru gerakan kompleks apa pun. Maya tampil sebagai penari, dan berkompetisi di Olimpiade Khusus. Dia juga berlatih dengan seorang sensei hingga menjadi mahir dalam seni bela diri. Maya percaya jika Kingpin adalah orang baik karena telah membesarkan dengan penuh perhatian. Maka dari itu, Kingpin mengirim Maya untuk bertemu Daredevil / Matt Murdock, dan meyakinkan kepadanya bahwa Kingpin tidak sejahat yang dipikirkan. Keduanya pun kemudian saling jatuh cinta.

Setelahnya, Kingpin mulai berbohong kepada Maya, dan mengatakan jika Daredevil adalah orang yang membunuh ayahnya. Maya patah hati, dan marah, ia lalu berencana untuk melawannya. Dia pergi kencan dengan Matt sebagai dirinya sendiri, lalu berubah menjadi Echo untuk mengejar Daredevil. Maya akhirnya menyadari jika Kingpin telah berbohong tentang pembunuhan ayahnya, dan Daredevil tidak melakukan hal itu. Maya kemudian menembak wajah orang yang telah membesarkannya itu.

Dalam perjalanannya di dunia Marvel, Maya sempat menolak untuk bekerja dengan New Avengers, tapi Captain America berhasil merekrutnya untuk melawan Silver Samurai, dan klan ninja Hand di Jepang. Dia melakukannya dengan menyamar sebagai Ronin, penyamaran yang sebelumnya digunakan oleh Clint Barton. Echo lalu dibunuh oleh Elektra, namun dia bisa dibangkitkan, dan dicuci otaknya oleh klan ninja Hand untuk menjadi pembunuh yang bekerja bagi mereka. Peristiwa itu membawanya ke dalam konflik dengan Avengers, tetapi Doctor Strange mampu membebaskan pikirannya, dan ia berbalik arah bergabung bersama anggota Avengers lainnya.

Ada banyak cara berbeda yang bisa dipilih Marvel untuk mengintegrasikan Maya/Echo ke dalam cerita Hawkeye. Dia sudah terhubung dengan banyak karakter yang telah muncul di MCU, seperti Daredevil dan Kingpin. Pemilihan Alaqua Cox, yang juga tunarungu dan pribumi Amerika, sebagai Maya adalah langkah tepat yang telah dilakukan oleh pihak studio. Dia akan menjadi karakter komik tunarungu pertama yang ditampilkan di layar di MCU, dan kehadirannya pasti akan disambut hangat oleh para penggemar MCU yang sejauh ini telah berkembang sangat pesat.