Children of Blood and Bone, novel terlaris New York Times karya penulis Tomi Adeyemi saat ini sedang dikembangkan ke dalam layar lebar oleh Lucasfilm dan Disney. Kabar tersebut disampaikan oleh Disney saat mereka mengumumkan projek film-filmnya di masa depan selama Investor Day beberapa waktu kemarin. Untuk proses produksinya, Lucasfilm akan bekerjasama dengan perusahaan 20th Century Studios dalam membuat film ini.

Sementara itu, Adeyemi sendiri merupakan seorang novelis berkebangsaan Nigeria-Amerika yang baru berusia 27 tahun. Novel yang ia tulis ini ceritanya mengikuti perjalanan seorang pahlawan wanita muda bernama Zelie Adebola, yang berusaha memulihkan keajaiban di Kerajaan Orisha.

Sebelumnya, sutradara Dope Rick Famuyiwa, telah ditetapkan untuk menggarap adaptasi film ini. Pemilihannya sebagai sutradara di projek ini tidak mengherankan, sebab dirinya memiliki hubungan yang baik dengan Lucasfilm berkat mengarahkan beberapa episode The Mandalorian. Adaptasi Children of Blood and Bone adalah proyek yang menarik untuk dikerjakan. Jadi, mudah-mudahan saja Famuyiwa bisa membawa visi yang sama seperti ia menggarap Tha Mandalorian.

Children of Blood and Bone diterbitkan pada tahun 2018 dan mendapat sambutan hangat. Adeyemi telah merilis Children of Virtue and Vengeance sebagai sekuel dari Children of Blood and Bone, dan langsung menjadi buku terlaris New York Times. Novel ketiga dari seri ini akan dirilis pada tahun 2021 mendatang.