Avatar: The Last Airbender penuh dengan karakter yang mudah diingat seperti Aang, Zuko, Katara, Sokka, Toph, Azula, Paman Iroh, hingga Raja Ozai. Mereka menjadi sosok ikonik, dan karakternya masing-masing berkembang dengan sangat baik selama serial ini berjalan dari awal hingga akhir.

Karena serial Avatar ini banyak terinspirasi dari mitologi Asia, sebagian besar penggambaran dunia di dalam Avatar menggabungkan elemen sejarah, dan fantasi agar ceritanya menjadi menarik. Di beberapa bagian juga, The Last Airbender memasukkan beberapa referensi yang lebih modern untuk ukuran yang baik.

Selain pengaruh yang bervariasi di dunia dan penceritaan, karakternya sendiri sering kali mengambil inspirasi budaya pop tertentu. Admiral Zhao, misalnya, secara langsung terinspirasi oleh penampilan aktor Jason Isaacs, yang kemudian mengisi suaranya di serial animasi ini.

Sementara itu, dalam chapter “Bato of the Water Tribe,” Zuko mempekerjakan June, seorang pemburu bayaran untuk membantunya melacak keberadaan Aang. Setelah pertemuan awal mereka, dia dan Paman Iroh menemukannya di kedai Earth Kingdom, di mana dia terlihat bergulat dengan karakter yang tidak disebutkan namanya yang sangat mirip dengan Ryu, karakter sentral dari seri Street Fighter. Meskipun menyerupai petarung yang terkenal sangat tangguh di dunia Street Fighter, tapi pria di kedai itu berjuang cukup keras untuk mengalahkan June, hingga akhirnya pria tersebut pun dikalahkan olehnya.

June kembali di bagian 1 dan 2 dari chapter “Sozin’s Comet” ketika dia membantu Tim Avatar dalam pencarian mereka untuk menemukan Paman Iroh. Orang yang mirip Ryu, sebaliknya, tidak terdengar lagi setelah kekalahannya yang memalukan di kedai tersebut. Kehadirannya di kedai itu telah dimanfaatkan sebagaian besar untuk mengatur suasana hati June yang kasar, terlebih lagi ia hanya menggunakan pria itu dalam mengukur kekuatannya sendiri.

Walaupun kehadirannya tidak terlalu lama ditampilkan dalam Avatar: The Last Airbender, kemunculan pria yang menyerupai Ryu ini sangat mencolok bagi mereka yang akrab dengan game Street Fighter. Sosok Ryu sendiri terkenal sebagai seorang dengan kemampuan bela diri yang luar biasa. Pada seri Street Fighter pertama, Ryu mengenakan ikat kepala putih dan sepatu merah. Seiring waktu, dia tumbuh lebih tinggi dan lebih berotot, dan kemampuan karatenya meningkat, ia pun merubah sarung tangannya menjadi merah, dan ikat kepalanya berubah berwarna merah juga.

Sosok Ryu bukanlah satu-satunya karakter populer yang muncul di acara Avatar: The Last Airbender. Faktanya, ada juga karakter yang menyerupai Raiden dari seri game pertarungan saingan Street Fighter, yakni Mortal Kombat. Pria yang mirip dengan Raiden pun dapat dilihat di adegan kedai yang sama ketika June datang ke tempat tersebut.

Seiring berjalannya cerita, Avatar: The Last Airbender menjadi lebih menyenangkan di musim-musim berikutnya. Bahkan saat ceritanya menjadi lebih ambisius, hinga menuju akhir, serial ini tidak pernah meninggalkan kesan tersebut, dan Avatar: The Last Airbender telah menjadi bagian dari kultur populer Itu sendiri.