The Mind Flayer adalah sosok monster jahat di serial Stranger Things. Ia melakukan debut di musim kedua serialnya. Setelah mendatangkan malapetaka pada warga Hawkins, Mind Flayer kembali di Stranger Things musim ketiga, meski dalam bentuk yang berbeda. Sebagai monster dari Upside Down, Mind Flayer memiliki kekuatan yang sangat besar, dan banyak dari kemampuan tersebut yang sudah diperlihatkan.

Ternyata, Demogorgon hanyalah salah satu makhluk yang tinggal di Upside Down. Meskipun Demogorgon saja sudah menjadi ancaman yang serius, tetapi faktanya bahwa Demogorgon dikendalikan oleh Mind Flayer. Jadi sederhananya adalah Mind Flayer adalah pemimpin monsters. Mungkin Mind Flayer akan kembali di Stranger Things musim keempat. Selama ada gerbang Upside Down yang terbuka, maka ia dapat muncul kembali.

Berikut akan kami bahas, kekuatan-kekuatan apa saja yang dimiliki oleh Mind Flayer, sehingga ia menjadi ancaman yang serius bagi Hawkins. Apa saja? Simak di bawah ini ya Geeks.

Pengendalian Pikiran

Ketika Mind Flayer diperkenalkan di musim kedua, Mind Flayer diperlihatkan memiliki kemampuan yang paling berbeda dibanding Demogorgon. Mind Flayer memiliki kemampuan untuk mengendalikan pikiran seseorang. Sebagai penguasa Upside Down, Mind Flayer memiliki kendali penuh atas makhluk hidup dari dimensi lain. Selain dapat mengendalikan Demogorgon, Mind Flayer juga dapat mengendalikan pasukan Demodog. Ketika pikiran Mind Flayer dan Will saling terhubung, Mind Flayer kemudian mendapatkan kendali atas pikiran Will. Tetapi di sisi lain Will juga dapat mengetahui kelemahan dari monster tersebut.

Menginfeksi Tubuh Korban

Agar Mind Flayer dapat mengendalikan pikiran seseorang, maka monster itu harus menginfeksi tubuh seseorang. Dengan melakukan itu, korban akan menjadi wadah bagi Mind Flayer. Ini terjadi dengan Will dan Billy Hargrove, yang menyebabkan kedua karakter tersebut menjadi mata-mata Mind Flayer di Bumi. Dengan menginfeksi dan merasuki manusia lain di Hawkins, maka Mind Flayer mampu membangun pasukannya. Mind Flayer kemudian bisa mengendalikan pasukannya dari jauh, yang membuat ia menjadi semakin berbahaya. Satu-satunya cara agar tidak lagi menjadi wadah bagi Mind Flayer adalah dengan membakar sang wadah dengan api, karena Mind Flayer tidak kuat dengan panasnya api.

Biokinesis

Sebelum Eleven menutup gerbang Upside Down di musim kedua, sepotong Mind Flayer yang menginfeksi Will tertinggal di Hawkins. Ketika sebuah gerbang Upside Down baru terbuka di bawah Starcourt Mall, Mind Flayer kemudian menginfeksi tikus. Tikus-tikus tersebut kemudian menghasilkan wabah di seluruh Hawkins dan menginfeksi tubuh-tubuh sang korban untuk dikendalikan. Saat Mind Flayer mengendalikan lebih banyak manusia, mereka kemudian dapat berevolusi menjadi sebuah monster yang dapat bersatu. Contohnya adalah saat adegan di rumah sakit, di mana ada sebuah monster terbentuk dari gabungan korban-korban Mind Flayer.

Menyerap kekuatan musuh

Dalam Stranger Things musim ketiga, Mind Flayer menyerang Eleven dan teman-temannya di kabin Hopper. Eleven kemudian digigit oleh salah satu tentakel monster itu, yang meninggalkan bekas luka di kakinya. Cedera itu melemahkan kekuatan Eleven, sampai bekasnya menghilang seiring dengan menghilanganya monster tersebut. Bahkan berbulan-bulan setelah anak-anak mengalahkan Mind Flayer, Eleven masih tanpa kemampuan khususnya. Entah bagaimana, Mind Flayer mampu menyerap kekuatan Eleven setelah mengigitnya.

Pengendalian Cuaca

Setiap kali Will membayangkan Mind Flayer di Stranger Things musim kedua, monster itu akan dikelilingi oleh awan badai besar dan petir merah. Cuaca yang sama juga diperlihatkan ketika Mind Flayer muncul di sekolah saat Eleven mendapatkan penglihatan tentang masa kecil Billy di pantai. Dari apa yang diperlihatkan, sepertinya Mind Flayer memang memiliki pengendalian cuaca, namun kekuatan ini belum diperlihatkan membahayakan banyak orang.