Game of Thrones adalah sebuah serial yang diadaptasi dari novel A Song of Ice and Fire yang ditulis oleh George R.R. Martin. Serial ini mengambil latar tempat bernama Westeros. Plotnya sendiri menceritakan tentang para raja, keluarga bangsawan, dan monster mitologi seperti naga. Dalam serial ini, pedang merupakan salah satu senjata utama. Bahkan ada beberapa pedang yang diciptakan untuk diwariskan secara turun temurun.

Dalam cerita Game of Thrones, kita sering diperlihatkan sosok ahli pedang alias swordsman. Contohnya Brienne of Tarth. Di akhir seri, Brienne diangkat menjadi penjaga Bran Stark setelah Bran menjadi raja Seven Kingdoms. Brienne mungkin satu-satunya wanita yang sangat lihai untuk menggunakan pedang. Selain Brienne, adalagi sosok yang lihai menggunakan pedang. Sosok tersebut adalah Arya Stark. Arya Stark sudah sejak kecil dilatih menggunakan pedang oleh Syrio Forel. Sejak itu ia menjadi ahli pedang hebat, walau diusianya yang masih muda. Selain Brienne dan Arya Stark, ada Gregor dan Sandor Clegane yang menjadi ahli pedang selanjutnya. Gregor dan Sandor adalah pengawal raja Seven Kingdoms.

Keempat nama diatas dianggap sebagai ahli pedang atau swordsman hebat. Tetapi sebenarnya adalagi ahli pedang terhebat dalam sejarah Game of Thrones. Ia adalah Ser Arthur Dayne. Ser Arthur Dayne hanya muncul satu kali dalam franchise Game of Thrones. Ia hanya muncul dalam ingatan Bran saat Bran mengingat tentang masa lalu yang terjadi. Di serial tersebut, Ser Arthur Dwayne diperlihatkan menggunakan dua pedang sekaligus, termasuk pedang milik leluhur keluarganya, Dawn, sebelum dia dibunuh oleh Howland Reed dan Ned Stark di Tower of Joy.

Karena Arthur hanya tampil singkat dalam serialnya, beberapa orang berpendapat bahwa ia tidak layak disebut sebagai ahli pedang atau swordsman terhebat. Beberapa orang berpendapat bahwa yang lebih layak sebagai swordsman terhebat adalah Barristan Selmy, yang muncul selama 25 episode. Barristan Selmy adalah pengawal raja, sebelum pada akhirnya ia memilih bergabung dengan Daenerys Targaryen. Barristan dijuluki dengan nama “Barristan the Bold.” Ia masih menjadi ahli pedang terhebat hingga kematiannya yang disebabkan oleh Sons of Harpy.

Setelah kematian Barristan Selmy, ahli pedang atau swordsman terhebat jatuh kepada Jaime Lannisters. Karena Jamie adalah ahli pedang dan membunuh raja-raja lain, Jamie dijuluki The Kingslayer. Namun gelar sebagai ahli pedang terhebat tidak lama Jamie miliki, karena di musim ketiga Jamie kehilangan tangan kanannya. Setelah kehilangan tangan kanannya, Jamie harus berlatih dan belajar menggunakan pedang menggunakan tangan kirinya. Meskipun Jamie menjadi sedikit lebih lamat, tetapi Jamie tetap menjadi seorang ahli pedang yang cukup ditakuti. Bahkan walau hanya dengan satu tangan Jamie mampu menjadi pengawal raja sambil bertarung dalam pertempuran di Winterfell.

Dengan Jamie yang kehilangan tangan kanannya dan Barristan yang telah mati, maka gelar ahli pedang atau swordsman terhebat jatuh kepada Jon Snow. Meskipun secara historis Jon Snow bukanlah sosok yang dihormati di Westeros, tetapi ia dianggap sebagai ahli pedang terbaik di North. Jon Snow dan pedangnya, Longclaw, adalah ancaman terbesar bagi musuh-musuhnya. Ia pernah menghadapi berbagai perang hebat seperti Battle of Castle Black, Battle of the Bastards, Battle of Winterfell, dan Battle of King’s Landing. Itu adalah bukti bahwa ia merupakan sosok ahli pedang terhebat.