Marvel pernah memperlihatkan versi lain dari War Machine ketika armor buatan Tony Stark itu dikenakan oleh Frank Castle alias The Punisher. Dalam cerita komik The Punisher, terlihat bahwa Frank Castle punya kekuatan lebih mengerikan ketika mengenakan War Machine. Bahkan, dia mencoba bertarung dengan gerombolan superhero Marvel ketika mengenakan armor ini. Berikut adalah berbagai hal badass dari armor War Machine.

Sistem Komunikasi Canggih

Armor War Machine memiliki sistem komunikasi canggih yang terhubung baik kepada Nick Fury maupun SHIELD. Hal ini membuat Fury akhirnya sering kali meminta Frank Castle untuk menghentikan perbuatan yang dia lakukan, untuk membantai orang-orang. Tapi, sayangnya hal itu tidak berpengaruh banyak bagi Frank Castle yang masih terus melakukan apa yang dia lakukan.

Frank Castle pernah mencoba untuk memutuskan sistem komunikasi tersebut, dengan harapan Nick Fury tidak bisa lagi menghubunginya. Tapi, Fury selalu bisa menemukan cara untuk tetap memonitor pergerakan Frank Castle ketika menggunakan armor tersebut.

Sistem Kecerdasan Buatan Yang Canggih

Memiliki sebuah kecerdasan buatan memang sangat membantu. Tapi, kecerdasan buatan yang ada di armor War Machine tentunya bukanlah kecerdasan buatan biasa, melainkan sudah berada di level advanced. Seperti yang kita tahu, armor War Machine awalnya diciptakan oleh Tony Stark untuk James Rhodes. Dan beberapa hal dari armor War Machine, memiliki kesamaan dengan armot Iron Man, dalam hal ini adalah bagian kecerdasan buatannya.

Dalam sistem kecerdasan buatan ini armor War Machine memiliki GPS, membaca target secara thermal atau mencari titik panas, mampu mendengarkan perintah, dan bahkan memiliki kepribadian. Dengan bantuan sistem kecerdasan ini, Frank bisa mengetahui dimana saja letak kerusakan dan berbagai titik lemah armornya.

Built-in EMP

EMP atau Electromagnetic Pulse, merupakan gelombang kejut elektromagnetik yang bisa menghentikan berbagai mesin atau benda-benda elektronik lainnya. Hal ini ternyata ada di dalam armor War Machine, dimana ketika Frank Castle sudah tidak bisa lagi dikendalikan akhirnya Nick Furry menggunakan cara terakhir yaitu mengaktifkan EMP yang ada di dalam armor War Machine.

Pengaktifan EMP tersebut terbukti sukses dimana seluruh pasokan tenaga dari armor War Machine akhirnya harus terhenti karena sirkuit yang terbakar. Selain itu, pengaktifan EMP ini juga menghentikan seluruh sistem elektronik yang berjarak satu mil dari armor tersebut. Akhirnya armor War Machine tersebut hancur, dan baik Frank Castle maupun SHIELD tidak bisa lagi mengendalikan armor tersebut.

Rem Udara

Rem udara mungkin bagi sebagian orang tidaklah terlalu penting. Tapi, hal ini menjadi poin yang patut untuk dipertimbangkan. Dan Frank Castle berhasil menyadari hal itu. Rem udara bisa digunakan ketika Frank ingin berhenti mendadak, dan langsung membalikan keadaan. Sistem kerjanya sama seperti pesawat tempur. Hal ini dibuktikan ketika Frank dikejar anggota SHIELD yang menggunakan armor Iron Man. Dengan menggunakan rem udara, Frank berhasil mengalahkan anggota SHIELD yang mengejarnya.

Sistem Pengaman

Percaya atau tidak armor War Machine memiliki sistem pengamanan, seperti yang ada di senjata api. Pada awalnya, Frank merasa kesulitan untuk mengendalikan berbagai potensi yang ada di dalam armor tersebut. Tapi, Frank kemudian sadar bahwa dia harus mematikan sistem pengamannya terlebih dahulu, dengan memerintahkan kepada sistem A.I. yang ada di armor tersebut. Setelah dimatikan, Frank pun bisa leluasa menggunakan kemampuan dari armor War Machine.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2