Para penggemar MCU tentunya tahu bagaimana jahatnya Thanos, yang rela melakukan apapun untuk mendapatkan Infinity Stones. Bahkan ia rela membunuh putri angkat kesayangannya, Gamora. Thanos juga rela menyakiti putrinya yang lain yaitu Nebula, ketika Nebula gagal memenuhi ekspektasi yang tinggi dari Thanos. Namun, perlakuannya terhadap putri-putrinya di film tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang Thanos lakukan terhadap anak-anaknya di komik Marvel.

Penggemar buku komik tentunya tahu bahwa Thanos memiliki beberapa anak lain di Marvel Universe. Salah satunya adalah Thane. Yang tidak diketahui banyak orang adalah bahwa Thanos merupakan ayah dari ratusan anak. Tetapi mengapa tidak ada anak-anaknya yang muncul di cerita komik terbaru? Jawabannya sangat mengerikan, karena Thanos membantai mereka semua.

Dalam miniseri Thanos Rising, pembaca mengetahui fakta bahwa Thanos memiliki banyak anak. Setelah membunuh beberapa orang di dunia asalnya, Titan, Thanos muda merasakan penyesalan mendalam atas tindakannya dan bersumpah untuk tidak pernah membunuh lagi. Untuk menepati janjinya, Thanos meninggalkan Titan dan menjadi navigator di pesawat bajak laut. Pekerjaan ini memungkinkannya untuk melakukan perjalanan ke dunia yang luas, dan ia bertemu dengan banyak wanita asing.

Berharap mendapatkan keturunan dan kehidupan normal, Thanos pun mulai tidur dengan banyak sekali wanita di seluruh galaksi, hingga pada akhirnya Thanos menghamili banyak wanita tersebut dan Thanos menjadi ayah dari anak-anaknya yang sangat banyak. Meski semua kelahirannya normal, tetapi Thanos merasa bahwa tidak ada anak yang mirip dengannya dan semuanya mirip dengan ibu mereka. Mengingat bahwa di masa lalu ibu Thanos berusaha membunuh Thanos saat masih kecil karena menganggapnya sebagai monster, Thanos pun sekarang memikirkan hal serupa.

Thanos bertanya-tanya dalam hatinya, apakah ada monster di dalam tubuh anak-anaknya tersebut. Terlepas dari keraguan itu, Thanos tidak pernah menganiaya anak-anaknya, tetapi ia sering pergi setelah anak-anaknya lahir. Para kekasih Thanos sebenarnya masih menyimpan harapan bahwa Thanos adalah orang yang baik (atau setidaknya bukan orang yang kejam). Hal itu memanglah benar, tetapi pada akhirnya Thanos menyadari bahwa dia sangat mencintai satu orang wanita, yang merupakan teman semasa kecil. Ia adalah Death.

Thanos bersumpah akan membuat Death mencintainya. Death kemudian mengatakan kepada Thanos bahwa Thanos harus menunjukkan pada Death bahwa hanya Death lah yang akan menjadi milik Thanos dan bukan orang lain. Untuk membuktikan keseriusan cintanya, Thanos kembali ke planet di mana salah satu kekasihnya menunggu bersama putranya. Dengan bergembira, wanita itu bergegas mendekati Thanos. Namun tiba-tiba Thanos membunuh anak itu terlebih dahulu, dan kemudian Thanos membunuh kekasihnya.

Ketika Thanos bertanya kepada Death tentang apakah yang Thanos lakukan cukup, Death pun menjawab bahwa itu belumlah cukup. Menyadari apa yang diminta Death belum cukup, Thanos kemudian melanjutkan kembali perjalanannya ke setiap planet, tempat para kekasih dan anak-anaknya tinggal. Thanos pada akhirnya membunuh mereka semua. Pada akhirnya, ia menjadi sosok pembunuh masal yang diketahui banyak orang.