Meskipun sosok Superman yang saat ini sering kita lihat di DC Comics dikenal sebagai Superman utama, dia sebenarnya bukanlah Superman yang sama ketika pertama kali muncul dalam Action Comics #1. Versi Superman yang diceritakan sudah tewas adalah Kal-L, Superman yang berasal dari Earth-Two. Kal-L adalah Superman yang berasal dari Golden Era, sebuah era dimana konsep multiverse belum diperkenalkan. Dialah sosok Superman yang dikenal sebagai pahlawan super pertama DC.

Baru pada era Silver Age konsep mengenai multiverse mulai ditampilkan dan DC Comics juga mulai memperkenalkan sosok Superman lainnya, yaitu Kal-El, dimana kedua Supermen ini menjadi pahlawan di masing-masing universe. Meskipun keduanya memiliki cerita origin yang sama, Kal-L pada akhirnya harus menua dan meninggal secara heroik. Sedangkan Superman yang berasal dari Earth-One, Kal-El, masih tetap muda dan masih tetap menjalankan tugasnya sebagai Superman.

Kal-L dan Earth Two terpaksa harus hancur dalam sebuah peristiwa epik Crisis on Infinite Earths, yang mana DC mencoba memberikan awal yang baru bagi para superhero mereka. Tapi, kemudian terungkap bahwa Kal-L tidak benar-benar mati. Kal-L mengakui bahwa dia mengawasi Earth-One dari pocket universe. Kal-L kemudian kembali muncul dalam peristiwa Infinite Crisis, yang memaksanya untuk keluar dari pocket universe untuk kemudian bergabung dengan Superboy-Prime dan Alexander Luthor Jr.

Kal-L kemudian berusaha untuk menghentikan sesuatu yang dia sebut sebagai “kegelapan yang berkembang” yang terjadi di universe utama DC, yang mana menurut Kal-L penyebab dari semua kekacauan tersebut adalah sosok Kal-El. Kal-L kemudian meminta bantuan dari Batman dan Power Girl versi Earth-One untuk mengalahkan Kal-El, tapi kemudian kedua pahlawan itu menolak permintaan Kal-L.

Setelah pertarungannya melawan Kal-El dan Power Girl, Kal-L kemudian menyadari bahwa dia salah sudah berusaha menghancurkan universe lain dan apa yang dia ingin lakukan tidak akan berakibat baik. Kal-L kemudian bergabung dengan para pahlawan lainnya untuk bisa menghentikan rencana jahat dari Superboy-Prime yang hendak menghancurkan kekacauan lain.

Kal-L dan Superboy-prime pun akhirnya bertarung, dan berhasil membuatnya lemah dengan bantuan Red Sun. Namun, Superboy-Prime ternyata lebih kuat dari dugaannya dimana Superboy-Prime akhirnya bisa membalikan keadaan dan justru membunuh Kal-L karena dianggap berkhianat. Kematian Kal-L memberikan celah bagi Kal-El  untuk menyelesaikan semuanya, dengan mengalahkan Superboy-Prime.

Kal-L akhirnya tewas sambil didampingi oleh Power Girl, dan kemudian dimakamkan di Earth-One. Kal-L kemudian bangkit kembali dari kematiannya dalam peristiwa Blackest Night, dimana dalam ceritanya, DC Universe harus menghadapi ancaman dari pasukan Black Lanters, yaitu zombie dari para pahlawan DC, dan Kal-L adalah salah satunya – beserta istrinya Lois Kent. Kal-L diperintahkan untuk menghabisi sebanyak mungkin nyawa di Smallville.

Untungnya, Conner Kent mampu mengalahkan mayat hidup Kal-L dan mengembalikannya ke tanah. Namun, Lois Kent kemudian mengorbankan dirinya agar kal-L bisa kembali hidup (sebagai zombie). Tapi, lagi-lagi dia berhasil dikalahkan kali ini oleh tim pahlawan Justice Society of America. Mereka menggunakan senjata milik Doctor Fate dan Mister Terrific. Senjata tersebut benar-benar menghancurkan tubuh Kal-L sehingga dia tidak bisa lagi kembali bangkit.