Komik Empyre Fallout: Fantastic Four #1 menjadi kelanjutan dari apa yang diperlihatkan dalam komik Empyre #6, dan menjadi bagian dari satu cerita besar, Empyre, yang sedang berjalan saat ini. Cerita di komik Empyre sendiri memperlihatkan bagaimana para Avengers berjuang keras untuk bisa menghentikan invasi ras alien Cotatti di bumi ini.

Dan usaha para Avengers tersebut ternyata membuahkan hasil, dimana mereka berhasil menang dalam pertarungan tersebut. Sekarang adalah waktunya bagi para superhero di Marvel Universe untuk membenahi semua yang hancur dan semua yang hilang dalam pertempuran melawan Cotatti. Dalam Empyre Fallout: Fantastic Four #1, kita melihat para anggota dari Avengers dan Fantastic Four menginterogasi Quoi, sang pemimpin dari ras Cotatti, tentang senjata yang mereka gunakan saat pertempuran di bumi.

Tony Stark sendiri menyadari bahwa senjata-senjata yang mereka gunakan sangat modern dan sangat kuat dibandingkan dengan senjata yang digunakan oleh Kree ataupun Skrull. Tony juga tahu bahwa tidak mungkin ras Cotatti membuat senjata semodern dan sekuat ini. Jadi, Tony ingin tahu siapa pembuat senjata tersebut dan darimana sumbernya?

Quoi tentunya tidak memberikan jawaban apapun atas pertanyaan Tony. Namun, apa yang diungkapkan oleh Quoi justru menjadi sebuah kejutan besar, karena ternyata di universe Marvel ini ada sosok kosmik yang belum kita ketahui selama ini. Dalam komik Empyre Fallout Fantastic Four #1 diketahui bahwa senjata-senjata tersebut dibuat oleh sebuah orang-orang, atau ras kosmik kuno yang disebut “the First Race.”

Karena Tony tidak menemukan jawaban tentang pertanyaanya mengenai dari mana asal usul senjata tersebut, akhirnya Reed Richards memanggil the Profiteer, salah satu dari Elders of the Universe yang Fantastic Four pernah temui di Casino Cosmico, sebelum peristiwa besar Empyre dimulai. The Profiteer merupakan salah satu makhluk paling tua di jagat Marvel ini.

Dia mengetahui semua hal mengenai Skrull dan juga Kree, dan karena dia merupakan salah satu yang tertua, Reed berharap Profiteer bisa memberikan jawaban dari pertanyaan terbesarnya. Profiteer dan Avengers serta Fantastic Four kemudian bertemu di bulan, meskipun Profiteer mengetahui jawabannya tapi jawaban tersebut hanya bisa menjawab setengah dari rasa ingin tahu para pahlawan bumi tersebut.

Menurut Profiteer, senjata yang digunakan Cotatti tersebut nyatanya digunakan juga untuk membunuh dan memburu Elters of the Universe lainnya. Ketika para superhero meninggalkan bulan tanpa mendapatkan jawaban yang memuaskan, tiba-tiba makhluk kosmik yang diketahui bernama the Unseen mencoba untuk mencari tahu tentang senjata tersebut dengan menggunakan kekuatannya.

Dan menurut the Unseen, Profiteer tidaklah berbohong. Teknologi yang digunakan sangatlah tua/kuno, dan dulunya ternyata bukan hanya teknologi ini menghabisi seluruh Elders of the Universe, tapi juga para penduduk Asgard dan juga The Celestials. Dari jawaban the Unseen tersebut kita mengetahui bahwa sebenarnya senjata tersebut dibuat oleh First Race.

Sayangnya, sebelum Unseen menyelesaikan kalimatnya dia kemudian diserang oleh Uatu the Watcher yang berhasil kembali hidup dan siap untuk berperang. Ada kemungkinan dua misteri besar yang muncul dalam cerita ini saling terhubung. Uatu adalah salah satu makhluk kosmik tertua – mungkin lebih tua dari the Unseen – sehingga dia tahu tentang First Race.

Sejauh yang kita ketahui sampai saat ini, the Celestials adalah makhluk yang paling tua – bahkan mereka sudah ada sebelum alam raya ini berisi planet-planet. Tapi, sekarang kita tahu bahwa jauh sebelum Celestials ada makhluk kosmik lainnya yang jauh lebih tua dibanding Celestials. Siapapun mereka, yang jelas mereka sangatlah kuat, terbukti dengan senjata yang sangat dahsyat. Lalu, kemana saja mereka selama ini? apa yang terjadi kepada mereka? Mungkin kita akan menemukan jawabannya di volume berikutnya.