Kematian Chadwick Boseman sungguh mengejutkan banyak pihak, terutama para fans MCU dan juga Black Panther. Boseman berhasil menghidupkan sosok T’Challa dengan baik di layar lebar, yang hasilnya adalah film Black Panther berhasil meraih banyak penghargaan dan pujian. Namun, sama halnya dengan karakter di MCU lainnya, Black Panther juga memiliki sejarah panjang di Marvel Comics.

Hal yang menarik dari sosok Black Panther adalah perkembangan kostum yang dia gunakan. Meskipun terdengar konyol, tapi sebenarnya kostum pertama dari Black Panther bahkan sama sekali tidak berwarna hitam melainkan kuning. Ternyata, adanya perbedaan kostum ini kemudian diketahui ada kaitannya dengan sejarah pembuatan karakternya oleh Jack Kirby.

Jack Kirby, selaku pencipta dari karakter T’Challa, sebenarnya pada awalnya tidak memberikan julukan “Black Panther” kepada T’Challa. Kirby justru memberikan nama “Coal Tiger” kepadanya. Kostumnya sendiri berwarna kuning cerah dengan strip warna hitam. Ada bagian sayap di kostumnya dan juga dia mengenakan sepatu berwarna kuning dan sarung tangan berwarna kuning.

Ada logo “T” di bagian tengan kostumnya, dan yang paling berbeda adalah T’Challa pada awalnya tidak mengenakan topeng atau penutup wajah yang semakin mempertegas bahwa T’Challa adalah sosok karakter berkulit hitam. Sayangnya, desain karakter beserta kostumnya ini ditolak mentah-mentah. Hasilnya, Jack Kirby dan Stan Lee pun melakukan revisi dan mengembangkan lagi desain karakternya.

Jack Kirby kemudian mengubah nama pahlawan T’Challa menjadi Black Panther, dan pertama kali muncul dalam desain sampul komik Fantastic Four #52. Selain namanya, kostum yang dikenakan juga mengalami perubahan. Tapi, kembali, kostum yang dikenakan pada saat itu tidak seperti apa yang kita ketahui saat ini. Warna kostum yang dikenakan cenderung berwarna abu-abu dibandingkan hitam.

Dalam desain kostum kedua ini, T’Challa akhirnya mendapatkan penutup wajah namun bagian “telinga” di topengnya terlihat lebih bulat dan membuatnya terlihat seperti boneka beruang. Dan yang “uniknya” adalah topeng tersebut memperlihatkan bagian kulit dari T’Challa. Ketika kemudian T’Challa melakukan debutnya, Kirby akhirnya menyempurnakan kostum yang dikenakan oleh Black Panther.

Dalam desain terakhirnya, kita baru mulai bisa melihat kostum Black Panther yang sangat ikonik, dan memiliki penampilan yang senyap, meskipun pada bagian topengnya kita bisa melihat mata dari T’Challa. Hal inilah yang membuat Black Panther terkadang kurang begitu “menyeramkan”. Meskipun begitu, Black Panther terbukti sukses dan populer di kalangan pecinta komik.

Black Panther kemudian mulai muncul di berbagai komik Marvel, terutama Avengers. Penampilan T’Challa kemudian kembali mendapatkan perubahan, ketika ada penulis cerita lain mencoba menggambar ulang karakternya. Dalam Avengers #52, T’Challa diperlihatkan menggunakan kostum berwarna biru gelap yang kembali memperlihatkan sebagian kecil pada bagian bawah wajahnya. Hal ini membuat T’Challa terlihat seperti versi pria dari Catwoman.

Pada akhirnya desain kostum dari Black Panther sempat dikembalikan ke desain pertama yang diberikan oleh Jack Kirby. Tapi, tentunya dengan adanya berbagai perubahan disana sini. Kostum terbarunya juga memasukan plat baja, yang membuatnya terlihat sedikit lebih kekar. Perubahan terakhir dari kostum Black Panther dilakukan oleh Marvel Studios ketika mereka akan menghadirkan sosok Black Panther di filmnya.

Seluruh kostumnya berwana hitam dengan kalung cakar tajam melingkar di bagian leher Black Panther. Seluruh kostum dan kalung tersebut dibuat oleh sang adik, Shuri, dimana kostum ini dibuat dari material paling kuat yaitu vibranium. Selain bisa menyerap serangan, kostumnya juga bisa mengikuti perintah dari T’Challa. Kostum yang dibuat oleh MCU ini sekarang seolah menjadi penampilan “default” dari karakter Black Panther. Hal ini seolah membuktikan bahwa selalu ada ruang untuk berinovasi meskipun harus menggunakan desain klasik. Bagaimana menurut kalian tentang kostum Black Panther, Geeks?