Meskipun sudah lebih dari 20 tahun, cerita dari franchise Toy Story tetap menjadi bahan perbincangan yang populer. Bahkan, sampai saat ini film-fim Toy Story menjadi film produksi Pixar yang paling banyak ditonton. Pixar benar-benar menghadirkan sebuah konsep baru dalam bercerita, menggunakan imajinasi liar yang mungkin tidak semua orang berani melakukannya.

Contohnya adalah ide tentang para mainan yang hidup ketika manusia tidak ada. Ide ini benar-benar baru, segar, dan unik. Setelah sukses di tahun 1995, Toy Story berhasil melahirkan tiga sekuel lainnya. Berbicara mengenai mainan, banyak perdebatan di luar sana yang membahas tentang apakah para mainan tidak akan pernah mati atau kekal, mengingat mereka tidak bertambah tua.

Lee Unckrich, sutradara dari Toy Story 3, mencoba untuk menjawab mengenai pertanyaan para fans selama ini. Melalui akun Twitter pribadinya, Unklrich menjawab pertanyaan seorang pengguna internet. Fan tersebut mengatakan bahwa dia berseteru dengan kekasihnya karena perbedaan pendapat, tentang apakah mainan dalam cerita Toy Story kekal atau tidak.

Unklrich kemudian menjelaskan bahwa selama mainan tersebut masih ada (dan utuh), maka mereka hidup. Tapi, jika mereka dihancurkan, bagaimanapun caranya, maka mainan tersebut tetap akan hancur atau mati. Jawaban Unklrich ini mungkin berhasil menjawab pertanyaan tersebut, namun setelah film Toy Story 4 kemarin dirilis muncul pertanyaan lainnya: bisakah para mainan tersebut menghidupkan mainan lain?

Forky merupakan karakter baru di filmnya. Dia merupakan hasil karya seni dari Bonnie, berupa garpu plastik yang diberi hiasan mata dan tangan. Semua peralatan untuk membuat Forky berasal dari Woody, yang memberikannya diam-diam kepada Bonnie. Dan setelah Bonnie selesai membuat Forky, tidak butuh waktu lama untuk kemudian Forky hidup layaknya Woody.

Josh Cooley, sutradara Toy Story 4, kemudian memberikan penjelasan terkait hal ini. Menurutnya, rasa cinta dan kepedulian seorang anak kecil bisa menciptakan kehidupan di universe Toy Story. Dan hal ini diperlihatkan ketika Bonnie begitu menyayangi Forky, meskipun Forky sendiri tidak percaya diri dan menganggap dirinya hanya mainan murah.

Pixar rasanya tidak akan pernah mau dan berani untuk “membunuh” karakter dalam cerita Toy Story. Meskipun begitu, satu hal yang perlu diperhatikan dari hal ini adalah permasalahan mengenai hidup dan mati tidak perlu dijelaskan secara mendetail dan mendalam kepada para fans. Hal ini tentunya semata-mata agar film-film Toy Story bisa dinikmati oleh semuanya.