Sanji merupakan salah satu kru Topi Jerami yang tidak memiliki kekuatan buah iblis. Meskipun begitu, Sanji tetap menjadi sosok yang kuat berkat latihan keras dan juga ditambah dengan kemampuan Haki yang dimiliki. Kemampuan Sanji semakin meningkat pasca time-skip, dimana Sanji berlatih banyak hal dari Emporio Ivankov mulai dari Newkama Kenpo sampai 99 resep masakan.

Tapi, salah satu peningkatan kekuatan dari Sanji lainnya adalah teknologi Raid Suit yang dimiliki oleh keluarga Vinsmoke. Raid Suit adalah teknologi canggih yang dibuat untuk membantu mereka dalam sebuah pertarungan. Sanji memiliki alat ini, sebagai pengganti dari kemampuan buah iblis. Tapi, tentunya bukan tidak mungkin bila Sanji kemudian diberikan perubahan kekuatan, yatu dengan diberikannya kemampuan buah iblis. Berikut adalah beberapa buah iblis yang bisa dikonsumsi oleh Sanji.

Bane Bane no Mi

Gaya bertarung dari Sanji sangat bergantung kepada kelincahan bergerak dan kecepatan. Semakin cepat Sanji bergerak, maka semakin mematikan juga tendangannya. Bane Bane no Mi bisa memberikan Sanji “bantuan” untuk bisa lebih lincah lagi saat dia bertarung. Buah Bane Bane no Mi sendiri membuat penggunanya bisa merubah bagian pergelangan kaki mereka untuk bergerak seperti pegas. Dengan sedikit latihan dan penyesuaian, Sanji pasti bisa menguasai kemampuan ini.

Tori Tori no Mi: Model Phoenix

Tori Tori no Mi: Model Phoenix merupakan buah iblis mistik bertipe Zoan. Artinya buah iblis ini sangat langka (bahkan disebut-sebut lebih langka dari buah iblis mistik lainnya), dan juga lebih bernilai dibandingkan dengan buah iblis bertipe Logia. Gaya bertarung Sanji yang cepat dan mematikan, meninggalkan titik lemah dalam dirinya yaitu rentan terhadap dampak serangan musuh serta pertahanan yang cenderung lemah.

Solusi untuk menutupi kelemahan tersebut adalah dengan memakan buah iblis Tori Tori no Mi. Selama dia tidak tewas dalam sebuah serangan, Sanji bisa kembali bertarung secara terus menerus. Serangan musuh pun bisa dia hindari dengan mudah, dan jika terluka, lukanya akan sembuh dengan cepat.

Kira Kira no Mi

Seperti yang disebutkan di atas, kelemahan terbesar Sanji bukan terletak pada kekuatannya, melainkan pertahanannya. Jika Sanji bisa menyeimbangkan hal tersebut, maka Sanji bisa dengan mudah mengalahkan berbagai musuh kuat dan level kekuatannya pun akan naik. Selain Tori Tori no Mi, Kira Kira no Mi juga bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pertahanan Sanji. Buah iblis ini memberikan kemampuan penggunanya untuk bisa melapisi diri mereka dengan permata, yang tentunya bisa menjadi sebuah pertahanan yang kuat bagi Sanji.

Suke Suke no MI

Suke Suke no Mi adalah buah iblis dengan tipe Paramecia. Buah iblis ini memberikan penggunanya kemampuan untuk bisa “menghilang” alias tidak terlihat. Sebelumnya, buah ini dimiliki oleh Absalom yang ada di Thriller bark. Tapi, setelah Absalom mati buah iblis tersebut jatuh ke tangan Shiryu. Sebenarnya buah iblis ini mungkin tidak terlalu berpengaruh bagi Sanji dalam sebuah pertarungan, mengingat gaya bertarung Sanji dan Absalom berbeda. Tapi ini adalah buah iblis yang selama ini menjadi impian Sanji. Selain karena alasan mesumnya, Sanji merasa buah iblis ini bisa membantunya meningkatkan kekuatan (setidaknya dalam hal strategi bertarung). Oleh karena itu buah iblis ini memang pantas untuk dimakan oleh Sanji.

Goro Goro No Mi

Goro Goro no Mi merupakan buah iblis yang unik karena memberikan penggunanya sebuah kekuatan dimana dia mampu mengendalikan, menciptakan, dan merubah dirinya menjadi listrik sesuka hati. Dengan kata lain, penggunanya sudah berubah menjadi seorang manusia listrik. Hal itulah yang membuat penggunanya menjadi sangat sulit untuk dilukai.

Mengapa Sanji cocok untuk memiliki kekuatan buah iblis ini? Meskipun belum ada konfirmasinya, tapi pertarungan antara Kizaru melawan Sanji kemungkinan akan terjadi. Untuk bisa mengalahkan kekuatan yang berbasis cahaya, Sanji butuh kekuatan listrik seperti Goro Goro ini. Bukan hanya memberikan Sanji kecepatan, tapi juga membuat Sanji memiliki tendangan listrik dan kemampuan lainnya, seperti kembali hidup dengan bantuan listrik dari tubuhnya.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2