Meskipun WWE seringkali dilabeli sebagai “pertarungan gulat palsu,” nyatanya hal itu tidak menghentikan para pegulat WWE untuk cedera bahkan sampai terluka parah. Memang, dalam setiap pertandingan WWE selalu ada naskah skrip tentang siapa yang menang, bagaimana mengalahkannya, dan sebagainya. Tapi, terkadang ada saja kejadian yang diluar kendali yang menyebabkan para pegulat terluka.

Berbicara mengenai luka, inilah mengapa selalu ada peringatan sebelum pertandingan dimulai. Tidak sedikit pegulat yang akhirnya berhenti dari olahraga ini akibat cedera yang dideritanya. Edge adalah salah satu contohnya. Kecelakaan yang dialami Edge merupakan salah satu kecelakaan terparah terjadi selama WWE berlangsung. Berikut adalah berbagai kecelakaan paling mengerikan dalam sejarah WWE.

Cedera Tulang Wajah

Dalam pertandingan Rey Mysterio melawan The Undertaker, mungkin sebagian besar Geeks menyangka jika Rey Mysterio yang akan menghadapi cedera parah akibat pertandingan tersebut. Nyatanya justru sebaliknya. Dalam pertandingan pada 25 Mei 2010 lalu, Rey Mysterio harus menerima serangan senton bomb dari The Undertaker sebelum kemudian mengakhirinya dengan Tombstone piledriver.

Dalam naskahnya, setelah Rey Mysterio berhasil dikalahkan, rencana selanjutnya adalah menghancurkan titel dunia SmackDown milik Undertaker dalam pertarungan Fatal 4-Way. Sayangnya, cedera yang dialami oleh Undertaker di bagian wajah membuat WWE akhirnya menghentikan pertandingan, dan Undertaker pun harus absen selama beberapa waktu. Anehnya, ini bukan kejadian pertama bagi Undertaker. Pada 1995, Undertaker juga pernah mengalami hal yang sama dan harus istirahat selama beberapa bulan. Dia kemudian kembali di Survivor Series dengan mengenakan pelindung wajah.

Cedera Bahu

Bukan pegulat WWE lainnya yang justru mengakhiri kedigdayaan John Cena sebagai juara bertahan WWE, melainkan tubuhnya sendiri. John Cena mengalami cedera parah pada bagian bahu kanannya, dimana bagian ototnya robek. Hal ini terjadi saat pertadingan Cena melawan Mr. Kennedy para 1 Oktober 2007. Penyebabnya adalah Cena salah melakukan gerakan.

Cederanya sendiri terjadi di awal pertandingan, namun Cena mencoba untuk terus melawan rasa sakitnya tersebut. Di sepanjang pertandingan, Cena terus memegang lengannya. Sambil menahan sakit yang bisa dilihat dari ekspresinya. Randy Orton sempat muncul dan menganggu pertandingan dengan RKO miliknya. Tapi, Cena tetap tidak mau menyerah. WWE mencabut titel Cena dan memberikan waktu untuk masa pemulihan. Cena kemudian kembali pada pertandingan Royal Rumble di tahun 2008. Selain John Cena, Edge dan Christian juga pernah mengalami cedera yang sama pada 2005 dan 2010.

Cedera Bagian Paha

Dalam sebuah situasi yang sulit sama seperti John Cena, Triple H harus menahan rasa sakit dari cedera yang menimpa otot pahanya. Hal ini terjadi menjelang akhir pertandingan tag di Raw. Triple H yang berpasangan dengan Steve Austin harus menghadapi Chris Jericho dan Chris Benoit pada 2001 silam. Triple H masuk dan menghajar Chris Jericho yang hampir mengalahkan Steve Austin.

Tapi, semuanya terasa begitu kikuk dan aneh ketika setelah dia keluar dari ring. Jericho kemudian melakukan Walls of Jericho kepada Triple H dan mengakiri pertandingannya. Triple H tetap mengikuti alur pertandingan meskipun dia harus mengalami rasa sakit yang sangat luar bias akibat cedera yang terjadi. Dr. James Andrews kemudian menyembuhkan luka yang dialami Triple H, dan dia pun harus beristirahat selama delapa bulan.

Cedera di Seluruh Tubuh

Mungkin Mick Foley adalah pegulat yang sial karena harus mengalami beberapa cedera parah sekaligus. Hal ini terjadi dalam event King of the Ring yang dilaksanakan pada 1998. Bisa dibilang dia sangat beruntung dan menjadi sebuah keajaiban dia selamat. Mich Foley harus terjatuh dari atas sangkar raksasa yang menutupi ring. Dan jatuh dari ketinggian tersebut berpotensi menghilangkan nyawanya.

Situasinya benar-benar sangat mengerikan dan sulit untuk dibayangkan. Foley harus mengalami cedera baru parah, luka dalam yang mengerikan, lubang di bagian bibir, rahang bergeser, dan masih banyak lainnya. Apa yang terjadi dengan Mick Foley kemudian membuka mata WWE untuk membenahi sistemnya, terutama dalam masalah keamanan dan keselamatan pegulat.

Cedera Leher

Hardcore Holly merupakan seorang pegulat WWE veteran yang sudah malang melintang di dunia gulat. Dia juga sudah sering menggunakan persona dan nama ring yang berbeda-beda. Hardcore Holly harus mengalami cedera serius pada 2002 silam ketika dia bertarung melawan Brock Lesnar dalam sebuah pertandingan. Brock Lesnar melakukan powerbomb yang mengakibatkan leher Hardcore Holly cedera.

Rumor menyebutkan jika cedera ini terjadi akibat Holly yang tidak mau bekerja sama dengan Brock Lesnar. Selain itu, dalam kehidupan nyata pun Lesnar memiliki permasalahan pribadi dengan Holly. Berbicara kepada Liam Burnside, Holly mengatakan bahwa kecelakaan tersebut merupakan akibat kurangnya pengalaman. Holly menjelaskan bahwa tubuhnya tidak berputar secara benar, dan seharusnya Brock Lesnar tidak melanjutkan gerakannya. Dan akhirnya cedera pun tidak bisa terhindarkan.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2