Horror dan komedi merupakan dua genre yang sangat populer di industri perfilman, selain aksi. Kedua genre ini dianggapa sebagai genrea yang sulit karena tidak banyak film atau franchise yang bisa meraih kesuksesan besar. Tapi, yang jauh lebih sulit dari kedua genre itu adalah subgenre horor komedi. Menyelaraskan dua elemen dalam satu film tentunya menjadi tugas yang sangat berat.

Butuh banyak pertimbangan dan kemampuan untuk bisa membuat sebuah film horor komedi. Tapi, jika diprduksi dengan baik film tersebut bisa mendapatkan reaksi yang positif dari para penonton. Kesuksesan tersebut diukur dari seberapa banyak filmnya bisa menyeimbangkan rasa takut dan gelak tawa. Berikut adalah beberapa film horor komedi terbaik yang pernah ada.

Hot Fuzz (2007)

Setelah Shaun of the Dead, Edgar Wright dan Simon Pegg langsung mengerjakan proyek film lainnya yaitu Hot Fuzz. Film ini berkisah tentang Sersan Nicholas Angel, seorang anggota kepolisian di London yang kemudian harus dipindahtugaskan ke sebuah kota kecil yang tenang. Hampir tidak pernah ada kejadian kriminal atau apapun di kota tersebut. Hal itu dilakukan agar Angel tidak lagi mengacau.

Filmnya juga menghadirkan keceriaan bagaimana mereka menampilkan lelucon tentang kota tersebut. Tapi, sesuatu yang aneh kemudian terjadi dan Angel pun harus menyelediki keanehan tersebut. Plot filmnya memang sengaja didesain untuk penuh dengan komedi, tapi ada juga beberapa sequence dalam film ini yang menghadirkan ketegangan bahkan lebih dari film slasher pada umumnya.

Dead Snow

Film horor komedi produksi Norwegia ini sukses untuk menghadirkan referensi dari The Evil Dead, sambil juga tetap menjaga orisinalitas cerita mereka. Ceritanya sendiri berfokus pada sekelompok remaja pecinta ski yang pergi berlibur di sebuah wilayah pegunungan yang terpencil. Menyangka bahwa itu adalah tempat wisata, nyatanya itu dulunya merupakan makam dari tentara Nazi.

Meskipun mereka sudah lama mati, mereka kembali hidup dalam bentuk zombie. Filmnya memang menghadirkan suasana yang ringan, dan karena ceritanya tidak terlalu serius inilah yang memunculkan banyak tawa dan komedi. Meskipun begitu, setting gunung salju dan pemandangan bukit tetap menyuguhkan kengerian.

What Do We Do In The Shadows (2014)

Sebuah Mockumentary yang populer produksi dari Taika Waititi dan Jermaine Clement. Filmnya sendiri berfokus pada kisah tentang sekolompok vampir yang ada di sebuah share house atau rumah berbagi di Selandia Baru. Dalam ceritanya kita akan disuguhkan kegiatan rutin mereka, masalah yang mereka alami, juga curhatan para vampir yang harus bertahan di era modern.

Meskipun karakternya selalu menghadirkan tawa dan komedi dalam setiap adegan yang mereka tunjukan, berbagai elemen lainnya yang justru memberikan kengerian dalam film ini. Contohnya adalah sebuah gambar atau potret surealis yang memberikan kesan horor dan bagaimana para vampir tinggal di bawah tanah rumahnya.

Tucker And Dale vs Evil (2010)

Film ini menghadirkan berbagai twist horor yang menarik. Alan Tudyk dan Taylor Labine memerankan dua orang penduduk pedesaan yang harus menjaga anak-anak kota yang sedang berlibur di wilayah mereka. Film ini menghadirkan perspektif dari anak-anak yang sangat ketakutan atas apa yang akan kedua orang lakukan ini kepada mereka.

Komedi yang paling lucu dalam filmnya adalah bagaimana anak-anak tersebut secara tidak sengaja terbunuh karena mereka mencoba kabur dari sesuatu yang mereka sendiri tidak pahami. Tapi, ketika sosok penjahat yang sebenarnya diketahui, rasanya benar-benar sangat memuaskan.

The Host (2006)

Sebelum Parasite, The Host mungkin merupakan satu-satunya film produksi Bong-Joon Ho yang banyak dikenal orang. Bersetting di Seoul, filmnya berfokus pada sebuah keluarga biasa Korea yang harus menghadapi musibah terbesar karena seekormonster laut rakasasa muncul begitu saja dari dalam air dan membuat kekacauan di kota tersebut.

Ketika salah satu dari keluarga mereka diculik oleh sang monster, keluarga tersebut kemudian bersatu dan bahu-membahu berusaha untuk mengembalikan anggota keluarga mereka. Yang menarik dalam ceritanya adalah ketika monsternya nampak menyeramkan dan sangat mengancam layaknya film monster pada umumnya, justru cara keluarga ini berusaha menyelamatkannya dengan berbagai cara yang lugu menjadi daya tarik utama.

 

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2