Siapa yang tidak kenal dengan karakter dari DC Comics, The Flash. Flash merupakan salah satu pahlawan yang unik, karena kekuatannya adalah mampu bergerak dengan sangat cepat. Bahkan, kecepatannya bisa melampaui tembok pembatas antar universe. Tapi, sebenarnya seberapa cepat Barry Allen berlari? Dan bagaimana dengan perkembangan kecepatan berlarinya selama ini di Arrowverse?

Di komiknya, jawaban tentang seberapa cepat Flash berlari sama seperti namanya. Dia bisa berlari dari satu titik ke titik lainnya secepat kilat, dan mampu mengalahkan kekuatan teleportasi. Meskipun Superman juga memiliki kecepatan, tapi kecepatan Superman disebutkan masih lebih lambat dibandingkan The Flash. Bukti yang nyata dari cepatnya Barry berlari adalah dengan tidak adanya kaca jendela yang pecah ketika dilalui oleh Barry saat dia berada di momen sonic boom.

Dalam episode perdana The Flash, tim dari STAR Lab mencoba untuk mengukur seberapa cepat kemampuan dari Barry Allen. Dalam percobaan pertama yang dialkukan di sebuah landasan tua, Barry Allen mampu berlari sekitar 321 km/jam. Dalam uji coba tersebut, kita juga melihat kemampuan lainnya dari Barry yaitu penyembuhan yang cepat dimana pergelangan tangan Barry yang cedera bisa sembuh hanya dalam waktu tiga jam. Padahal seharusnya cedera seperti itu baru sembuh 3-4 bulan.

Di akhir episodenya, Barry kemudian harus menghadapi supervillain pertamanya; seorang perampok bank bernama Clyde Mardon yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan cuaca. Ketika Mardon dihadang oleh polisi, dia kemudian menciptakan sebuah badai besar yang siap memporak-porandakan Central City. Satu-satunya cara untuk menghentikan badai tersebut adalah dengan Barry mampu berlari lebih cepat dari badai tersebut dengan berlari ke arah yang berlawanan dengan badai.

Menurut pemantauan STAR Lab, kecepatan Barry saat itu mencapai 1127 km/jam. Hal itu bahkan lebih cepat dua kali lipat dari badai besar yang pernah tercatat dalam rekor yaitu 512km/jam. Barry kemudian mengalahkan rekor kecepatannya yang sebelumnya, ketika berhadapan dengan villain bernama Girder, yang bisa merubah kulitnya menjadi besi.

Agar Girder bisa merasakan rasa sakit, Barry harus memukulnya dalam kecepatan tinggi sekitar 1.1 Mach atau sekitar 1347 km/jam. Untuk mampu melakukan hal tersebut, Barry harus berlari sekitar 8.5 km secara lurus. Cisco Ramon kemudian menyebut kecepatan tersebut sebagai Supersonic Punch, meskipun sebenarnya lebih tepat disebut Transonic Punch, karena untuk bisa disebut Supersonic Barry harus berlari dengan kecepatan 1.3 Mach atau sekitar 1.470 km/jam.

Peningkatan kecepatan tersebut bisa jadi diakibatkan Barry yang sudah mampu menyesuaikan diri dengan kekuatannya, dan juga bantuan dari kostum yang khusus dirancang untuk Barry. Apapun namanya, yang pasti Barry Allen sangat luar biasa dengan pukulan sedahsyat itu dan tetap mempertahankan statusnya sebagai The Flash.