Variety melaporkan bahwa jadwal rilis film Mulan resmi diundur. Sekarang film tersebut akan rilis pada tanggal 21 Agustus 2020, dari sebelumnya di bulan Juli, bersamaan dengan film Tenet. Sumber tersebut mengatakan bahwa Disney ragu-ragu tentang nasib film Mulan, yang menjadi film besar pertama yang rilis di tengah pandemi.

Sama seperti kasus Tenet, keputusan Disney untuk menunda film Mulan memang sangat masuk akal. Anggaran produksi film ini mencapai 200 juta dollar, yang artinya film ini perlu dirilis di waktu yang tepat agar mendapatkan keuntungan. Agar mendapatkan keuntungan, pihak studio harus dapat merilis filmnya di kota-kota besar. Jika bioskop di New York atau Los Angeles tidak diizinkan dibuka bulan depan, maka besar kemungkinan Disney kembali akan mengundur filmnya.

Tetapi jika bersikeras untuk rilis, Disney berpotensi kehilangan uang dalam jumlah besar. Namun jika Disney terus mengundur film Mulan, tentu mereka akan membutuhkan uang yang lebih banyak untuk terus mempromosikan film tersebut, agar hype dari filmnya tidak turun seiring berjalannya waktu.

Jaringan bioskop di Amerika seperti AMC Theatres dan Regal berharap untuk membuka bioskop mereka pada bulan Juli. Mereka pun membutuhkan film besar yang dapat menggaet penonton sehingga para penonton rela untuk pergi ke bioskop. Sekarang dengan diundurnya film Tenet dan Mulan, kedua bioskop besar itu tidak memiliki film besar hingga pertengahan bulan Agustus. Walaupun sekarang negara-negera di dunia telah merencanakan fase new normal, tetapi keadaan masih belum menguntungkan hollywood saat ini.

Film Mulan menjadi film pertama dari berbagai remake film Disney yang memliki rating PG-13, yang menunjukkan bahwa akan ada adegan pertempuran yang cukup besar terjadi dalam filmnya nanti. Disney pun membuat keputusan untuk tidak memasukkan lagu apapun dari film animasinya di tahun 1998.