Selain memiliki jumlah karakter yang sangat banyak, One Piece juga memiliki pulau yang sangat banyak yang terbagi ke beberapa wilayah. Beberapa contohnya adalah East Blue, West Blue, North dan South masih banyak lainnya. Wilayah-wilayah tersebut dipisahkan oleh sebuah garis besar yang disebut sebagai Grand Line. Masing-masing wilayah atau lautan tersebut memiliki ekonomi, budaya, iklim yang berbeda-beda.

Beberapa arc pertama dalam cerita One Piece, seperti East Blue Saga, bertempat di beberapa pulau yang ada di East Blue. Salah satu wilayah yang ada di East Blue merupakan tempat asal dari Usopp, sebuah desa yang tenang dan ramah yaitu desa Syrup. Banyak yang bermimpi untuk bisa menaklukan Grand Line, tapi tidak semua orang mampu untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Wilayah Grand Line sering kali dianggap sebagai sebuah sebuah wilayah yang mematikan dan sebuah perjalanan bunuh diri jika seorang bajak laut tidak memiliki persiapan sebelumnya. Hanya kapal-kapal besar dan juga kapal-kapal tertentu yang bisa melintasi wilayah Grand Line. Pasalnya, ada banyak sekali rintangan di wilayah Grand Line seperti cuaca yang bisa berubah dalam sekejap.

Wilayah Grand Line sangat tidak bisa diprediksi, dan karena itulah tidak semua orang atau pelaut bisa menaklukan wilayah ini. Biasanya, bajak laut atau para pelaut selalu menemukan sebuah pulau baru yang belum terjamah. Medan magnetik dari berbagai pulau yang ada di Grand Line juga sangat aneh, karena itulah untuk melakukan navigasi, bajak laut tidak bisa menggunakan kompas biasa. Mereka membutuhkan sebuah kompas khusus yaitu Log Pose.

Log Pose mampu mengunci medgan magnet atau mampu mencari medan magnet yang kemudian menentukan kemana arah pelayaran selanjutnya. Tanpa ada arahan dari Log Pose, pelaut ataupun bajak laut pasti akan tersesat. Karena itulah, Luffy dan kelompok Topi Jerami terkadang harus menunggu selama beberapa waktu di sebuah pulau sampai Log Pose mulai bergerak.

Jika wilayah Grand Line sangat berbahaya dan mematikan, lalu apa alasan orang-orang mau berpetualang dan mempertaruhkan nyawa mereka berlayar melintasi lautan ganas disana? Tidak lain dan tidak bukan adalah harta karun sang raja bajak laut Gol D. Roger yang dikatakan ada di pulau terakhir, di pulau paling ujung di Grand Line, Laugh Tale.

Di Grand Line juga terdapat sebuah wilayah yang sama sekali tidak terdapat angin atau arus, yang membuatĀ  perahu tidak bisa bergerak tanpa adanya tenaga atau alat tambahan untuk bergerak. Wilayah tersebut disebut sebagai Calm Belt. Selain tidak ada angin dan arus, wilayah Calm Belt juga dipenuhi oleh berbagai monster-monster besar yang ukurannya beberapa kali lebih besar dari kapal perang angkatan laut.

Luffy pernah menghadapi masalah berat ketika menghadapi Calm Belt, tapi pihak angkatan laut memiliki batu laut khusus ciptaan Vegapunk yang bisa memancarkan energi yang sama dengan lautan. Sehingga, bagi para monster laut disana mereka tidak ada bedanya dengan yang lain. Jalur yang relatif lebih aman untuk masuk ke wilayah Grand Line selain melalui Grand Line adalah melalui Reverse Mountain.

Reverse Mountain adalah sebuah gunung yang ada di dekat Red Line, tembok besar yang memisahkan bagian utara dan selatan. Meskipun relatif aman, Reverse Mountain juga tidak jarang menjadi sandungan besar bagi para bajak laut baru yang ingin memulai petualangan. Dengan wilayah dan pulau yang sangat banyak dan beragam, hal tersebut bukan hanya menjadi sesuatu yang dahsyat dan luar biasa bagi petualangan Luffy, tapi juga bisa menjadi sebuah cara untuk menggali cerita baru yang tidak akan ada habisnya.

Pulau-pulau yang ada di cerita One Piece pun memiliki keunikan, sejarah, dan masalahnya masing-masing. Misalnya Alabasta yang bermasalah dengan kelompok Baroque Works yang menjadi benalu bagi kerajaan Alabasta. Yang menarik juga adalah pulau atau wilayah di One Piece memiliki sistem pemerintahan yang beragam. Ada yang berbentuk negara dan ada juga yang berbentuk kerajaan.

Grand Line akan menjadi sebuah misteri besar yang tidak akan ada habisnya. Butuh waktu yang lama dan ratusan chapter lainnya untuk bisa mengeksplor berbagai pulau dan keunikan yang ada di Grand Line. Dan mungkin jika Oda Sensei berencana untuk membuat sekuel atau semacamnya, mungkin pulau-pulau lainnya yang ada di Grand Line bisa menjadi tema utama dalam cerita.