Dalam cerita akhir series Avatar: The Last Airbender kita diperlihatkan Aang yang berhasil mengalahkan raja api Ozai dan mengakhiri peperangan yang sudah berlangsung selama ratusan tahun. Tapi, cerita tentang Aang tidak berhenti sampai disitu. Kelanjutan hidup Aang diceritakan di berbagai judul tie in komiknya dan juga series The Legend of Korra.

Karena Aang sudah terjebak di dalam es selama ratusan tahun, sebagian besar dari kehidupan Aang sudah “terkuras habis.” Hal tersebut membuat Aang menua lebih cepat sebelum kemudian meninggal di usia yang masih relatif muda, sekitar 66 tahun dan Aang tidak bisa melihat cucunya. Istrinya, Katara, masih diberi kesempatan hidup 16 tahun lebih lama dibanding Aang, bersama dengan teman-teman lamanya seperti Zuko dan Toph.

Tugas Avatar yang dijalani oleh Aang kemudian dilanjutkan oleh Korra, anggota dari suku air selatan yang dilatih bagaimana mengendalikan air oleh Katara. Aang sempat muncul di The Legend of Korra dalam bentuk flashback dan juga arwah yang memberikan bantuan kepada Korra. Berikut adalah apa yang terjadi kepada Aang setelah The Last Airbender.

Membangun Dunia Baru

Tema utama dalam cerita komik The Last Airbender adalah perubahan, dalam cerita The Legend of Korra, yang bersetting 70 tahun setelah peristiwa di series sebelumnya, keempat negara sudah mengalami kemajuan teknologi yang luar biasa. Mobil, radio, gambar bergerak semuanya ada di era tersebut.

Komiknya juga memperlihatkan bagaimana Aang mencoba untuk membangun sebuah tatanan dunia baru, yang dimulai dengan mengosongkan berbagai wilayah koloni negara api yang ada di negara tanah. Selain itu, Aang juga berencana bersama Zuko dan Kuei untuk mengembalikan para penduduk negara api ke negara asal mereka. Tapi, tidak selamanya rencana Aang ini berjalan mulus.

Salah satu wilayah, Yu Dao, nyatanya mengalami penolakan. Hal ini dikarenakan para penduduk negara api dan tanah sudah hidup dengan harmonis disana. Selain itu, mereka juga sudah melakukan akulturasi yang kemudian memunculkan sebuah budaya baru. Para penduduk negara api disana tidak memiliki rencana untuk kembali ke negara api.

Zuko, Aang, dan Kuei akhirnya membiarkan Yu Dao apa adanya, dan menjadi cikal bakal terbentuknya United Republic of Nations. Komiknya juga memperlihatkan bagaimana Aang berusaha untuk membangun kembali negara Angin yang sudah lama rusak dan ditinggalkan. Dan dalam cerita The Legend of Korra diperlihatkan bahwa negara Angin sekarang sudah kembali tumbuh menjadi sebuah wilayah yang penuh dengan populasi dan teknologi.

Bertarung Melawan Yakone sang Pengendali Darah

Di The Legend of Korra musim perdananya, Korra melakukan meditasi tentang kehidupannya di masa lalu dan juga melihat kenangan dari pertarungan yang pernah dilakukan oleh Aang ketika usianya 40 tahun. Seorang pengendali air hebat bernama Yakone, yang juga memiliki kemampuan unik untuk bisa mengendalikan darah tanpa perlu menunggu gerhana bulan penuh, menggunakan kemampuannya tersebut untuk bertindak jahat dengan menjadi bos kriminal di Republic City.

Toph Beifong dan kepala polisi kemudian meminta bantuan Aang untuk bisa mengalahkan Yakone. Pada saat persidangan berlangsung, Yakone dituduh melakukan pengendalian darah secara ilegal dan ternyata dia juga kembali melakukan kemampuannya tersebut di ruang sidang yang akhirnya membuat dia bisa kabur dari sana.

Aang kemudian mengejar Yakone dan kembali harus merasakan tubuhnya dikendalikan oleh Yakone. Dia kemudian berhasil menghilangkan efeknya setelah berubah menjadi Avatar, dan berhasil menjebak Yakone sehingga dia pun akhirnya berhasil dipenjara. Anak dari Yakone kemudian kembali ke Republic City dan menimbulkan masalah dengan penerus dari Aang.

Anak dan Cucu Aang

Aang dan Katara tinggal bersama sampai kemudian Aang menghebuskan nafas terakhirnya. Mereka dikaruniai tiga orang anak yaitu Tenzin, Kya, dan Bumi. Krya adalah seorang pengendali air, seperti ibunya, dan Bumi bukanlah pengendali elemen apapun, yang mana akhirnya beban untuk kembali membangkitkan pengendalian udara atau angin jatuh ke tangan Tenzin.

Meskipun sebenarnya mungkin Aang tidak berniat untuk melakukannya, dengan Tenzin menjadi satu-satunya dalam keluarganya yang menjadi pengendali udara, artinya semua perhatiannya dialihkan kepada Tenzin. Tenzin sering kali diajak berpetualang oleh Aang agar Tenzin bisa semakin mahir dalam pengendalian udaranya.

Ketiganya kemudian tumbuh menjadi sosok yang berbeda, dimana Tenzin menjadi sosok yang mirip dengan Aang, Bumi kemudian menjadi komandan kapal perang, dan Kya menjadi ahli penyembuhan. Tenzin kemudian menikah dengan Pema dan memiliki empat anak, dan tiga dari empat anaknya juga menjadi pengendali udara. Sedangkan anak keempat, Rohan, masih belum diketahui apakah dia akan menjadi seorang pengendali udara juga atau tidak.

Meskipun Aang tidak ada untuk melihat semua yang terjadi, pengendali udara kembali tumbuh setelah Korra membuka portal yang ada di utara dan selatan. Akhirnya dunia arwah pun mengalirkan energinya ke bumi, yang berakibat pada non pengendali elemen, seperti Bumi, akhirnya memiliki kemampuan untuk mengendalikan udara. Tenzin kemudian mulai mengumpulkan mereka, dan mengajari mereka yang memang mau menguasai pengendalian udara