Sebagai maskot dan juga karakter yang paling populer dalam franchise Pokemon, para fans lama ataupun fans baru (bahkan mereka yang bukan fans Pokemon) pasti mengenal dengan Pikachu. Monster kuning kecil dan lucu ini sudah menjadi ikon budaya bagi jepang dan juga industri game, dengan berhasil menjadi salah satu ikon yang paling sukses bagi Nintendo.

Pikachu, yang merupakan monster dengan kekuatan listrik ini, dikenal sebagai teman bagi Ash Ketchum. Pikachu selalu menjadi teman perjalanan sekaligus menjadi partner ketika harus berduel dengan Pokemon lainnya. Tapi, seperti yang kita tahu bahwa Pikachu sebenarnya merupakan form dasar. Pikachu bisa berevolusi menjadi Raichu. Dengan menggunakan Thunder Stone kepada Pikachu, monster ini bisa berubah menjadi kuat, dan di Alola, bahkan Rachu mendapatkan tipe baru.

Para fans bertanya mempertanyakan, sekaligus bercanda, tentang Ash yang tidak mengevolusi Pikachu miliknya selama bertahun-tahun meskipun sebenarnya sudah pernah dijelaskan di animenya bahwa Pikachu sendiri yang memang memutuskan untuk tidak mau berevolusi. Tapi, dalam seri Pokemon Sword and Shield kita mendapatkan alasan lain, mengapa Pikachu tetap menjadi dirinya.

Salah satu hal paling baru yang dihadirkan dalam seri tersebut adalah Dynamaxing. Dengan mengkombinasikan elemen dari Mega Evolutions generasi VI dan Z-Moves generasi VII, melakukan Dynamaxing kepada sebuah Pokemon ketika berduel akan membuat pokemon tersebut mengalami perubahan fisik selama beberapa waktu. Selain membuat ukuran tumbuh menjadi semakin besar, Pokemon yang melakukan Dynamaxing akan menjadi lebih kuat dan memiliki gerakan Max Moves yang hanya bisa dilakukan dalam form ini.

Meskipun setiap Pokemon bisa melakukan Dynamax, hanya beberapa Pokemon saja yang bisa melampaui ke form selanjutnya yaitu Gigantamax. Oleh karena itulah, Pokemon yang bisa mengakses Dynamax dan Gigantamax dianggap sebagai Pokemon langka. Ketika mengakses Gigantamax, selain merubah ukuran fisiknya Pokemon juga akan mengalami perubahan penampilan dan mengakses kekuatan khusus G-Max Move.

Kebanyakan Pokemon yang berpotensi untuk bisa mengakses Gigantamax berada di tahap evolusi terakhir mereka. Tapi, ada beberapa Pokemon yang tidak seperti itu contohnya adalah Pikachu, Eeve, dan Meowth. Monster yang memiliki kualifikasi untuk bisa mengakses form Gigantamax tidak akan bisa berevolusi, meskipun monster tersebut sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Dalam salah satu episode dari musim terbaru animenya, Pikachu diperlihatkan mampu menyerap energi Dynamax saat bertarung melawan Drednaw yang sedang dalam form Gigantamax. Energi Dynamax yang diserap oleh Pikachu nyatanya bisa membuat monster listrik tersebut menjadi lebih besar dan membuat Pikachu berubah. Berdasarkan hal itu, terungkap bahwa Pikachu ternyata mampu mengakses form Gigantamax.

Sejak musim perdana animenya, Pikachu memang sudah menunjukan keinginannya untuk tetap dalam formnya sekarang dan memutuskan untuk tidak berevolusi menjadi Raichu. Tapi, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika Pikachu bisa mengakses kekuatan Gigantamax artinya Pikachu tidak akan bisa berevolusi menjadi Raichu, meskipun dia menginginkannya.

Menariknya, ketika Pikachu mengakses form Gigantamax penampilannya berubah menjadi lebih besar mirip seperti Pikachu dalama series Pokemon Red and Blue. Berdasarkan situs resmi Sword and Shield, Gigantamax Pikachu “sangatlah kuat bahkan kekuatan listrik yang dihasilkan bisa menyaingi kemampuan pembangkit listrik.”

Gerakan khas dari Gigantamax Pikachu adalah G-Max Volt Crash, yang bisa membuat lawannya lumpuh dan juga terluka. Berdasarkan penjelasan diatas, meskipun Pikachu tidak berevolusi menjadi Raichu, dengan mengakses form Dynamax atau Gigantamax rasanya sudah cukup untuk membuat Pikachu semakin kuat. Selain itu, tanpa adanya Dynamax atau Gigantamax Pikachu sudah membuktikan bahwa dia merupakan Pokemon yang kuat.