Dalam cerita One-Punch Man, protagonis utama dalam serinya yaitu Saitama, adalah  sosok karakter yang tidak terkalahkan. Kekuatannya benar-benar diatas level para karakter lainnya di seri tersebut, bahkan level kekuatan Saitama jauh diatas karakter Lord Boros, alien yang pernah menyerang bumi. Seperti yang sudah banyak diketahui, Saitama bahkan bisa mengalahkan musuhnya hanya dengan satu serangan saja.

Dengan kekuatan yang begitu dahsyat, bahkan  Saitama bisa dibilang sangat kebal terhadap serangan apapun, membuat banyak orang bertanya-tanya darimana sebenarnya sumber kekuatan Saitama. Para fans pun banyak berspekulasi tentang hal ini, ada yang mengatakan bahwa Saitama memakan sel monster, ada yang mengatakan bahwa Saitama adalah Blast (pahlawan nomor 1), bahkan ada yang mengatakan bahwa Saitama adalah tuhan atau dewa.

Satu teori lainnya yang juga menarik adalah Saitama sebenarnya merupakan monster, dan bukan manusia. Hal ini diperkuat dengan apa yang disebutkan oleh Dr. Genus dalam ceritanya. Dr. Genus merupakan seorang ilmuwan jenius dalam cerita OPM. Genus menteorikan bahwa ada sebuah batasan dari diri manusia yang ditingkatkan atau bisa diperkuat.

Dr. Genus sendiri menyatakan dalam chapter 88 bahwa tidak peduli seberapa banyak usaha yang dilakukan makhluk hidup, pada dasarnya mereka memiliki sebuah batasan tertentu. “Jika kekuatan yang dimiliki seseorang terlalu besar dan menguasai dari sosok makhluk tersebut, hal itu akan berubah menjadi sosok monster yang tidak berperasaan dan tidak memiliki pikiran.”

Artinya, dengan kata lain, makhluk yang memiliki kekuatan di atas normal atau melebihi batasan yang dimiliki oleh manusia atau makhluk tersebut, maka dia bisa dikatakan sebagai monster. Genus menyebutkan bahwa batasan tersebut bisa saja dilepas atau dirusak dengan beberapa cara, yang dicontohkan oleh karakter Psykos.

Dengan mengalami suatu peristiwa yang hampir merenggut nyawanya, seseorang bisa tumbuh kuat dari sebelumnya. Mental dan juga fisiknya mengalami transformasi, yang lama-kelamaan perubahaan tersebut akan mirip seperti sosok monster. Dalam kasus Saitama, dia mengatakan untuk menjadi kuat seperti dirinya sekarang,  Saitama hanya melakukan olahraga rutin dan ringan seperti berlari, sit-ups, atau push-ups.

Dengan teknik latihan Saitama, tentunya membuat banyak orang bertanya, dimana letak pengalaman hampir matinya yang membuat seseorang berevolusi? Apakah latihan ringan tersebut dirasa cukup untuk melepas batasan yang ada di dalam diri manusia? Secara penampilan memang dia mengalami perubahan – dari yang tadinya memiliki rambut menjadi berkepala plontos. Memang perubahan ini jauh dari perubahan yang kita bayangkan.

Ada bukti bahwa batasan seseorang bisa dilampaui atau bahkan rusak. Garou, yang sering disebut sebagai “manusia monster,” menunjukan bahwa batasan yang ada dalam diri manusia bisa dilampaui. Dia berubah menjadi setengah monster, setengah manusia. Dia pernah mengalami pertarungan yang sangat berat, yang justru semakin membangkitkan kekuatannya.

Contohnya adalah ketika dia bertarung melawan Bug God atau bahkan ketika dia bertarung melawan Orochi juga Superalloy Darkshine. Seperti yang diperlihatkan di manganya, setelah dia ditahan di markas asosiasi monster dan bertarung melawan Superalloy, justru dia berubah menjadi monster. Tubuhnya berevolusi seperti monster pada umumnya, dengan wajah yang menyeramkan dan mata merah. Kekuatan dan kecepatannya pun meningkat dengan tajam, dan hal ini diakui oleh Superalloy sendiri.

Yang perlu dicatat adalah Garou hanya setengah manusia, yang bisa diartikan bahwa batasan dalam dirinya tidak atau belum sepenuhnya rusak. Dan jika teori tentang Dr. Genus benar, artinya Garou bukanlah monster karena dia masih bisa mengendalikan tubuhnya. Dan kesadarannya pun masih ada. Tapi, untuk kasus Saitama sepertinya sedikit berbeda dari Garou.

Saitama mungkin tidak sering mengalami pengalaman hampir mati, seperti Garou. Tapi, ada unsur lain yang membantunya meningkatkan kekuatan tersebut. Jika bukan kekuatan sihir/magic, maka teknologi canggihlah yang sudah membuat Saitama seperti sekarang. Kekuatan teknologi tersebut menghancurkan batasan dari manusia. Yang tidak disadari oleh Dr. Genus adalah ternyata manusia bisa lebih kuat dari yang kita bayangkan.

Jika memang Saitama tidak atau belum menghancurkan batasan dalam dirinya dan masih bisa menyanggah berbagai pemikirian yang disampaikan oleh Dr. Genus tentang manusia, maka hal itu menjadikan Saitama sebagai sosok lainnya – misalnya monster. Bagaimana menurut kalian Geeks?