Dalam cerita Avatar: The Last Airbender terdapat empat negara yang saling berdampingan. Mereka adalah negara api, air, tanah/bumi, dan udara. Dalam seriesnya, kita diceritakan jika kedamaian di dunia tersebut kemudian harus dirusak oleh invasi negara api ke berbagai negara atau kerajaan. Diantara semua negara, yang tersisa hanyalah negara bumi, api, dan beberapa bagian dari negara air.

Hal ini membuat banyak orang yang berasumsi bahwa negara api dan negara bumi merupakan dua negara yang paling kuat diantara yang lain. Jika dilihat dari kekuatan militer, memang negara api merupakan negara yang paling maju dan kuat militernya. Tapi, jika dilihat dari luas wilayah memang negara bumi menjadi yang paling luas. Meskipun begitu, hal ini tidak menjadikan negara bumi menjadi yang paling kuat.

Lalu, wilayah mana yang paling kuat diantara semuanya? Yang paling kuat diantara semuanya adalah negara air, tepatnya negara air di wilayah selatan. Negara air merupakan salah satu wilayah yang hampir hancur oleh serangan negara api, selain negara angin. Tapi, negara air merupakan salah satu negara yang tidak menyerah untuk terus menggempur negara api atau setidaknya berusaha untuk mengehentikan dominasinya.

Hal ini bisa dilihat dari Sokka dan Katara, yang menjadi dua figur utama dalam kehancuran negara api. Tapi, selain mereka juga ada sosok lain yang juga memiliki pengaruh besar, contohnya adalah Hokada, ayah dari Katara dan Sokka. Hokada dan para pasukan negara air selatan tidak pernah takut untuk menyerbu pasukan negara api, meskipun peralatan perang mereka tidak selengkap negara api.

Seperti yang diperlihatkan dalam serinya, mereka menunggu waktu yang tepat untuk bisa menyerang negara api. Selain sebagai kelompok atau pasukan, kekuatan negara air juga sangatlah dahsyat. Contohnya adalah Katara, yang mampu menghancurkan pasukan laut negara api dengan pengendalian airnya yang menghasilkan sebuah gulungan ombak besar.

Juga dengan bantuan dari suku rawa kabut (Foggy Swamp Tribe) dimana para pasukan negara air bisa menyusup ke negara api ketika peristiwa matahari gelap (Black Sun) terjadi. Hal tersebut membuat usaha pasukan negara api untuk menghancurkan benteng pertahanan terkuat negara air di wilayah utara menjadi sia-sia.

Suku air wilayah utara juga menjadi bukti kekuatan dari negara air secara keseluruhan, sebagai sebuah negara. Mereka berhasil bertahan dari serangan negara api dengan kemampuan yang mereka miliki, meskipun pasukan militer negara api sangatlah banyak. Dengan berbagai pertempuran yang sudah dilewati, negara air membuktikan bahwa mereka memang memiliki kemampuan baik dalam pertahanan maupun menyerang.

Dengan persatuan dari dua suku air yang berbeda, negara air terus menjadi negara yang paling kuat saat era Korra terjadi. Mungkin sesuatu akan kembali berubah ketika negara api kembali menyerang, tapi negara air akan beradaptasi lebih cepat dibandingkan dengan negara lainnya.