Ketika Spider-Man memperlihatkan kostum berwarna hitam miliknya dalam komik Amazing Spider-Man #252, tidak ada yang tahu seberapa besar masalah akan terjadi. Meskipun terlihat seperti kostum pada umumnya, pada kenyataannya ada sosok alien yang menempel pada kostum tersebut yang mana itu adalah Symbiote. Ketika Spidey berhasil menyingkirkannya, symbiote tersebut kemudian mencari mangsa baru, sampai akhirnya Symbiote menemukan sosok Eddie Brock.

Menyatunya Eddie Brock dan Symbiote tersebut melahirkan karakter villain/anti-hero Venom. Baru pada 1984 atau sekitar 30 tahun setelah peristiwa Spider-Man, sekumpulan Symbiote lainnya kemudian muncul di Marvel Universe. Beberapa symbiote tersebut merupakan “saudara kembar” bagi Symbiote Venom. Berikut adalah anggota keluarga dari Symbiote Venom.

Anti Venom

Setelah Eddie Berhasil melepaskan symbiote dari tubuhnya, ternyata ada bagian Symbiote kecil yang tersisa. Tak lama setelah Symbiote berhasil dilepaskan dari tubuh Eddie Brock, kemudian Eddie Brock menderita sakit kanker dan untungnya Mr. Negative memutuskan untuk menyembuhkan kanker yang diderita Eddie. Tak disangka, symbiote yang masih tersisa ditubuh Eddie masuk ke sel-darah putih Mr.Negative sehingga mempengaruhi kekuatannya yang ada ditubuhnya.

Maka tak heran jika warna dari symbiote ini sedikit berbeda dari symbiote lainnya dengan warna putih dipadukan dengan warna hitam. Dengan penggabungan kekuatan Mr.Negative, membuat Symbiote ini menjadi lebih kuat dari Venom dengan healing factor yang dimilikinya. Anti-Venom ini juga memiliki kemampuan cleansing touch, dimana kemampuan tersebut akan memberikan rasa sakit atau kematian bagi symbiote lainnya.

Symbiote Guardians

Life Foundation mencoba untuk menirukan kekuatan alien yang ada di dalam Symbiote Venom, oleh karena itulah mereka melakukan banyak uji coba dari Symbiote tersebut. Pada akhirnya mereka bisa melahirkan lima symbiote baru yaitu Scream, Riot, Lasher, Phage, dan Agony. Tapi, selain Scream, keempat Symbiote tersebut kemudian membentuk sebuah grup yang disebut the Guardians.

Keempatnya memiliki kekuatan yang sama dan tidak banyak hal lainnya yang diketahui. Berdasarkan apa yang diperlihatkan dalam ceritanya, kelemahan mereka terletak pada skill yang kurang memadai. Pada akhirnya mereka membunuh inang manusia mereka dan mereka pun berpetualang sendiri.

Hybrid

Setelah Symbiote bernama Scream membunuh inang manusia dari keempat Symbiote tadi, mereka akhirnya memutuskan bergabung dan mencari seseorang untuk dijadikan host atau inang tunggal. Mereka kemudian menemukan sosok Scott Washington, yang merupakan penjaga di Life Foundation yang sengaja melepas mereka. Setelah menyatu dengan Scott, Hybrid pun muncul dengan kekuatan gabungan dari empat Symbiote.

Karena Hybrid merupakan kombinasi dari empat Symbiote yang kuat, maka tak heran bila Hybrid memiliki kekuatan yang unik dan bervariatif. Kekuatan yang dimiliki Hybrid memungkinkan dirinya untuk berkamuflase dengan lingkungan sekitarnya, layaknya seekor Bunglon. Selain itu, kekuatan yang dimiliki Hybrid lainnya adalah mampu menyerap bahan kimia. Hal itu membuatnya menjadi Symbiote yang semakin sulit untuk dikalahkan.

Agent Venom

Agent Venom merupakan alter ego dari sosok Flash Thompson. Dan dibandingkan dengan para symbiote lainnya, Agent Venom bisa dibilang tidak lebih kuat. Tapi, dia tetap memiliki kemampuan seperti memanjat dinding dan mampu mengangkat objek yang berat. Ketika Flash Thompson bersatu dengan Symbiote Anti-Venom, dia kemudian bisa menyembuhkan dirinya seperti Symbiote lain.

Tapi, berbeda dengan Spider-man, Flash tidak memiliki kekuatan inti dari Symbiote. Pengalamannya di bidang militer serta keahliannya dalam bertinju menjadi kelebihan yang dia miliki. Hal ini membuat Agent Venom menjadi satu-satunya symbiote yang memiliki kekuatan berdasarkan latihan dari inang manusianya.

Sleeper

Sleeper merupakan Symbiote yang unik karena lahir diluar lab milik Life Foundation, tepatnya di laboratorium milik Alchemax. Symbiote tersebut disimpan disana sampai kemudian tumbuh dan perusahaan kimia tersebut berhasil mendapatkan kekuatan kemokinetik yang dihasilkan dari Symbiote tersebut.

Symbiotenya kemudian kabur dari lab, dan menyatu dengan host yang asli yaitu seorang tentara Kree bernama Tel-Kar. Sleeper benar-benar menghabisi inangnya, demi bisa mengendalikan secara penuh. Sleeper pun kemudian memulai perjalanan mengelilingi alam raya Marvel. Sleeper memiliki kemampuan untuk menciptakan cairan dan aerosol kimia. Cairan atau aerosol kimia tersebut bisa menjadi senjata untuk mengendalikan Symbiote lain atau musuhnya, dan juga bisa mengakibatkan korosi.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2