Sejak pertama kali diperkenalkan di Marvel Universe pada 1962 silam, Spider-Man sudah sudah banyak mendapatkan perubahan baik dari segi penampilan, kekuatan, dan sebagainya. Umumnya di dunia komik, di Marvel Universe pun terdapat multiverse yang didalamnya terdapat berbagai macam versi dari karakter Marvel Comics, salah satunya adalah Spider-Man. Beberapa Spider-Man versi multiverse ini jauh lebih kuat dibandingkan Peter Parker di universe utama Marvel. Dan berikut adalah para karakternya.

Six-Arm Spider-Man

Dalam komik The Amazing Spider-man #100, story arc Six Arms Saga memperlihatkan bagaimana Peter Parker berusaha untuk menyembuhkan dirinya akibat gigitan laba-laba yang terkena radiasi. Sayangnya, serum tersebut justru membuatnya bermutasi menjadi memiliki enam tangan.

Beruntung Peter bisa mengembalikan semua “kengerian” tersebut dalam beberapa volume selanjutnya. Sebenarnya tidak ada yang berbeda secara mencolok dari segi kekuatan, hanya saja berkat enam tangan yang dimilikinya dia bisa menyelesaikan berbagai misinya dengan mudah. Selain itu, Marvel Comics juga sepertinya ingin menghadirkan sosok “manusia laba-laba” dalam arti yang harfiah.

Superior Spider-Man

Otto Octavius sekarat akibat trauma kepala akibat menerima pukulan secara terus menerus dari Spider-Man. Seluruh upaya untuk membuatnya kembali seperti dahulu pun sia-sia. Namun, Doc Oc kemudian melakukan cara terakhir yaitu dengan bertukar tubuh dengan Peter Parker, menjebaknya di tubuh Doc Oc yang sekarat. Peter sempat mencoba untuk merebut kembali tubuhnya namun gagal.

Pada tahun 2012 di akhir cerita komik The Amazing Spider-Man, Peter diketahui meninggal dalam tubuh Doc Oc sedangkan Octavius tetap berada di tubuh Spider-Man dengan menjadi The Superior Spider-Man. Ketika menjadi Peter Parker, Doc Oc sempat menjadi bagian dari New Avengers, mendapatkan gelar doktoralnya, dan bahkan membangun perusahaannya yaitu Parker Industries. Namun, dia kemudian sadar bahwa ancaman dari Green Goblin tidak bisa dia taklukan. Akhirnya dia mengembalikan tubuhnya kepada Peter, dan kembali menjadi penjahat.

Symbiote Spider-Man

Dalam peristiwa Secret Wars, Spider-Man pernah merasakan bagaimana dikendalikan oleh sosok symbiote Venom. Spider-Man yang sedang berada di jalanan tiba-tiba terkena symbiote dari Venom. Hal itu membuat penampilannya berubah, terutama dari kostum yang dia gunakan. Jika biasanya kostumnya berwarna merah dan biru, kini menjadi warna hitam dan putih. Kostum tersebut juga memberikan kelebihan dari segi kebutuhan Peter, seperti suplai jaring laba-laba yang tidak terbatas. Kekuatan fisik Peter pun bertambah berkat symbiote.

Meskipun Venom memberikan Spidey sebuah penampilan yang menarik – bahkan lebih keren dibandingkan kostum klasiknya – ada dampak buruk yang muncul. Venom mencoba untuk mengambil alih tubuh Peter ketika dia tidur dan kemudian pergi ke jalanan kota. Peter kemudian membuang kostumnya tersebut, dan dia berhasil mengalahkannya dengan cara menguatkan mentalnya dan disertai oleh suara berisik dari lonceng bel gereja.

Spinneret

Mary Jane Watson adalah karakter yang paling penting dalam hidup Peter Parker, dia adalah kekasih dari Peter. Sudah banyak sekali cerita komik yang menghadirkan kisah cinta MJ dan Peter. MJ memang bukan seorang superhero di universe utama Marvel, tapi lain ceritanya dengan sosok Mary Jane Watson yang ada di realita alternatif.

Dalam salah satu universe, diceritakan jika MJ sangat ingin menjadi superhero. Tujuannya adalah untuk melindungi keluarganya. Dengan bantuan Peter Parker, akhirnya MJ mendapatkan sebuah kostum khusus yang bisa menirukan semua gerakannnya. Tapi, ternyata kostum tersebut menyerap kekuatan orang lain, dalam hal ini Peter Parker dan bahkan Venom. Berkat kostum ini, Spinneret alias MJ jadi lebih kuat dibandingkan Venom dan Spider-Man.

Spider-Man 2099

Di tahun 2099, Miguel O’Hara merupakan orang yang menggunakan titel Spider-Man. Diceritakan bahwa Miguel dan para petinggi Alchemax sempat terlibat persetruan, namun kemudian dalam sebuah uji coba, Miguel terkena obat-obatan yang sangat addictive yang kemudian menyatu dengan tubuhnya. Ternyata uji coba tersebut membuatnya menjadi Spider-Man dari masa depan.

Miguel memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh Peter, seperti kemampuan untuk melakukan telepati. Kemampuan ini jauh lebih baik dibandingkan dengan Spider-Sense yang ada di dalam diri Peter Parker. Perbedaan teknologi juga ada dalam kostum yang mereka gunakan, dimana jika Peter menggunakan kostum berbahan spandex maka Miguel menggunakan teknologi molekul yang tidak stabil.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2

FOLLOW US