Luffy dan kelompok bajak laut topi jerami mungkin terlihat sebagai sebuah kelompok bajak laut yang berbeda dengan yang lain. Mereka justru membantu sebuah kelompok atau wilayah dibandingkan menghancurkan dan mengancam wilayah tersebut. Mereka juga terlihat kompak dan selalu cerita, meskipun terkadang mereka saling beradu argumen yang membuat mereka harus saling baku hantam.

Tapi, ternyata disadari atau tidak Luffy dan kelompok bajak lautnya pernah melakukan berbagai hal buruk. Pada dasarnya mereka adalah kelompok bajak laut, meskipun lebih sering berbuat baik dengan menolong orang lain mereka juga terkadang melakukan tindak kejahatan. Lalu, apa saja hal buruk yang pernah mereka lakukan?

Meminta Celana Dalam

Brook mungkin bukanlah anggota yang paling jahat di kapal Thousand Sunny. Sebagai seorang bajak laut pun, rasanya dia bukanlah sosok yang jahat. Sebagai kapten dari kelompok Rumbar, awalnya Brook memiliki tujuan untuk menyebarkan kesenangan dan kebahagiaan melalui musik yang dia mainkan.

Tapi, satu hal yang cukup buruk yang sering dia lakukan adalah meminta perempuan untuk memperlihatkan celana dalam mereka. Brook merupakan orang yang paling mesum yang ada di kapal Sunny, bahkan dia lebih mesum dibandingkan dengan Sanji. Sanji memang pecinta wanita dan senang akan kecantikan dan kemulusan wanita, tapi untuk masalah hal mesum Brook lebih jahat.

Bergabung Dengan Shichibukai

Shichibukai sebenarnya merupakan sebuah sistem peringkat dimana level mereka setara dengan para Admiral. Shichibukai merupakan hasil kerja sama antara angkatan laut dan bajak laut. Biasanya, mereka akan menangkap bajak laut yang menjadi target angkatan laut atau pemerintah dunia dan menyerahkannya. Shichibukai merupakan sebuah ancaman besar bagi banyak orang.

Jinbe adalah salah satu orang yang pernah berada di posisi tersebut. Anggota baru kru topi jerami ini dulunya merupakan Shichibukai, sampai akhirnya dia mundur dari posisinya, membantu Ace dan akhirnya memilih bergabung bersama Luffy. Jinbe sendiri sekarang sudah “sadar” dan siap membantu Luffy kapanpun dia butuhkan.

Memberikan Jamur Beracun

Sejauh ini Tony Tony Chopper merupakan kru topi jerami yang paling polos dan paling baik diantara yang lainnya. Chopper merupakan salah satu dari tiga kru yang paling penakut setelah Usopp dan Nami. Meskipun Chopper merupakan karakter yang paling polos (bahkan dia belum pernah sampai menghancurkan musuhnya) tapi, Chopper pernah melakukan perbuatan jahat.

Dr. Hiluluk merupakan orang yang sangat peduli terhadap Chopper. Dia berharap Chopper bisa menjadi penerusnya sebagai dokter. Chopper yang masih belajar tentang berbagai pengobatan sempat memberikan Dr. Hiluluk sebuah olahan jamur. Yang tidak dia ketahui adalah jamur tersebut ternyata merupakan jamur beracun. Hiluluk sendiri tahu kalau akibatnya hidupnya jadi tidak akan lama lagi. Tapi, dia tetap bangga dengan sosok Chopper.

Menghancurkan Kapal Bajak Laut

Menghancurkan sebuah kapal bajak laut adalah sebuah kejahatan? Memang bukan kalau situasinya mereka sedang diserang atau dalam sebuah pertempuran. Tapi, bagaimana jadinya kalau sebuah kapal bajak laut dihancurkan tanpa alasan yang jelas? Itulah yang yang dilakukan oleh Zoro ketika dia kembali dari Thriller Bark setelah time-skip terjadi.

Zoro mengira kalau kapal besar tersebut merupakan sebuah kapal nelayan, yang akan membawanya memancing sambil menunggu kedatangan anggota topi jerami lainnya. Tapi, dia justru menaiki kapal bajak laut yang sudah dilapisi oleh lapisan khusus untuk pergi ke pulau duyung. Karena mereka gak mau membawa kembali Zoro ke permukaan, akhirnya dia pun menghancurkan kapanya.

Mencuri Barang Orang Lain

Nami mungkin adalah seorang navigator yang handal saat ini. Tapi, sesuai dengan nama julukannya, si kucing pencuri, Nami memang sering sekali mengambil barang milik orang lain. Untuk membantu para penduduk Cocoyashi yang berada di bawah kekuasaan Arlong pada saat itu, Nami harus menghabiskan beberapa tahun berkeliling East Blue untuk menipu orang-orang dan mengambil uang mereka.

Nami menyerang kapal orang lain, mencuri barang dari kapal bajak laut, dan sebelum dia pergi meninggalkan desanya dia mencuri seluruh dompet dari para penduduk desa. Meskipun hal itu dilakukan untuk alasan yang baik, tetap saja mencuri merupakan sebah perbuatan yang buruk.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2

FOLLOW US