Lady Stoneheart merupakan salah satu karakter villain yang muncul dalam series Game of Thrones. Tapi, sayangnya di musim terakhir seriesnya lady Stoneheart tidak dimunculkan. Mengapa hal itu bisa terjadi? Sejak musim keempat, para fans udah memperkirakan tentang kemunculan Lady Stoneheart tapi sayangnya mereka harus kecewa ketika “mantan” istri dari Ned tersebut ternyata tidak muncul di musim tersebut.

Berbagai teori dan spekulasi terus bermunculan tentang sosok Lady Stoneheart ini, bahkan sampai musim terakhir GOT. Setiap kali ada sosok wanita misterius yang muncul dalam cerita, teori tentang Lady Stoneheart pun kembali bergema, dan mereka harus terus menelan kekecewaan karena Lady Stoneheart nyatanya belum muncul atau gak muncul.

Rumor-rumor yang masih terus berseliweran tentang Lady Stoneheart, memang gak lepas dari perkataan sang pemeran sendiri. Michelle Fairley, pemeran Catelyn Stark, pernah mengatakan tentang keinginannya untuk kembali berperan dan Lena Headey sempat memberikan sebuah petunjuk tentang kemunculan Lady Stoneheart di media sosial.

Tapi, mengapa Ladystoneheart tidak muncul sampai musim terakhir GOT? Kemungkinan terbesarnya adalah tim produksi udah kehabisan waktu. Mereka gak ada waktu lagi untuk segera menyelesaikan ceritanya, dan sayangnya hal itu justru menyebabkan ada sebuah karakter yang terlupakan. Dan terbukti, musim kedelapan banyak dikritik karena terkesan terburu-buru.

Tapi, pada kenyataannya dalam sebuah wawancara dengan majalan Vulture,  sutradara GOT musim keempat, Alex Graves, mengkonfirmasi kalau pihak produser gak tahu apa yang harus dilakukan terhadap karakter Lady Stoneheart, dan juga topik yang sempat dimunculkan di musim ketiga nyatanya tidak terlalu diangkat di musim keempat. Graves juga menambahkan kalau ingin kembali menghadirkan Fairley, maka seharusnya karakter Stoneheart harus dieskplor dengan baik dan bukan hanya sekedar cameo.

George R.R. Martin kemudian menambahkan apa yang disebutkan oleh Graves dan juga menambahkan penjelasan tentang sosok Lady Stoneheart. Berbicara dengan situs Joe saat musim perdana Game of Thrones musim kedelapan, Martin menjelaskan kalau keputusan untuk menghilangkan karakter Stoneheart dari seriesnya sudah dibuat sejak musim 4/5. Bersama dengan karakter sampingan lainnya yang dianggap gak terlalu utama bagi ceritanya.

Tapi, Martin juga menjelaskan kalau lady Stoneheart merupakan salah satu elemen dari novelnya yang dia harap bisa diadaptasi ke seriesnya. Di sisi lain, kebanyakan dari para penonton merasakan kalau GOT tidak (belum) berhasil menutup seluruh ceritanya dengan baik. Sehingga menghadirkan kembali sosok Lady Stoneheart ke dalam cerita mungkin bisa menjadi hal yang kurang baik.

Pasalnya, beberapa cerita dari Lady Stoneheart yang ada di novelnya sebenarnya sudah diadaptasi melalui karakter lainnya; Arya pergi berkeliling Westeros dan mendatang mereka yang pernah menyakiti keluarga Stark, dan Brienne of Tarth melakukan apa yang dilakukan oleh Catelyn di seluruh cerita TV seriesnya, yang membuat cerita tentang balas dendam Lady Stark bisa muncul tanpa harus membangkitkan kembali sosok itu dari kematiannya.

Dengan penjelasan ini, bisa disimpulkan kalau kemungkinan untuk Michelle Fairley kembali ke seriesnya sebagai Lady Stoneheart sangatlah kecil. Kalaupun dipaksakan, misalnya dengan menghadirkan sebuah subplot bagi sosok Lady Stoneheat di Westeros, rasanya karakter ini gak bakalan mendapat sorotan yang maksimal apalagi musim kedelapan penuh dengan “kontroversial” dan berbagai kritikan pedas.