Pada tahun 1995 silam, seri animasi Neon Genesis Evangelion resmi dirilis di Jepang dan sejak saat itu, industri animasi mulai berubah. Evangelion sendiri berkisah tentang seorang remaja bernama Shinji dimana dia menjadi pilot bagi sebuah mecha yang disebut Evangelion. Sengaja didesain untuk tujuan yang berbeda, mecha-mecha tersebut sengaja dibangun untuk melindungi umat manusia.

Kesuksesan seri animasinya membuat Evangelion berubah menjadi sebuah franchise besar, dengan berbagai film dan seri animasi yang kemudian dirilis. Evangelion bukan hanya sebuah anime biasa, tapi seolah udah jadi sebuah harta karun bagi negara Jepang. Tapi, berbicara tentang Evas atau mecha Evangelion, mungkin gak banyak yang tahu fakta-fakta tentang mecha tersebut. Apa saja?

Terinspirasi Dari Monster Legenda Jepang

Dalam cerita rakyat Jepang, Oni adalah monster yang sangat mengerikan yang siap membunuh manusia.  Biasanya, secara penampilan Oni memiliki tanduk di kepala mereka dan memiliki badan besar. Mereka biasanya membawa tongkat pemukul, dan warna tubuh mereka adalah biru, merah, dan hijau.  Merekalah yang menginspirasi Hideaki Anno buat menciptakan Evas.

Meskipun seri animasi ini masuk dalam kategori mecha atau robot, Evas sebenarnya lebih kepada makhluk biologis dibandingkan mekanik. Hal ini pernah diungkapkan oleh Anno sendiri dalam sebuah wawancara dengan majalah Aerial, “aku ingin memberikan tanggapan bahwa dibawah ‘monster robot’ ini sebenarnya bukanlah robot, melainkan seorang manusia raksasa.”

Memiliki Kemampuan Regenerasi

Seperti mesin biasa, mecha atau robot pada umumnya memiliki kelemahan yaitu bergantung kepada suku cadang jika terdapat kerusakan pada unit tersebut. Meskipun para Evas juga sebenarnya bisa diperbaiki, mereka gak terlalu bergantung pada hal itu. Mereka punya medan AT, yang mana adalah sebuah medan energi yang sulit untuk ditembus dan juga meminimalisir kerusakan.

Para Evas juga memiliki kemampuan regenerasi, atau mampu menyembuhkan dirinya sendiri. Mereka akan butuh waktu untuk pulih, ketika mereka memiliki kerusakan. Kemampuan ini bisa menyembuhkan baik hanya luka aja, ataupun memperbaiki semua bagian yang rusak.

Dalam ceritanya, menghidupkan para Evas adalah salah satu aspek penting saat menggunakannya. Metode pertama adalah dengan menghubungkannya melalui kabel, dimana kabel yang berasal dari sumber tenaga luar (external power source) tersebut akan terhubung dengan para Eva. Ketika dicabut, Eva hanya punya waktu sekitar lima menit sebelum sumber tenaganya habus.

Metode kedua adalah menggunakan energi yang tidak terbatas dari mesin S2. Mesin S2 adalah sebuah organ yang mampu memproduksi energi, yang ada di bagian utama alien Angel. Dalam animenya, Unit-01 mampu mendapatkan mesin tersebut setelah mengalahkan seorang Angel. Dalam cerita Evangelion 3.0 (2012), beberapa Eva terlihat memiliki sebuuah penyimpanan baterai yang bisa diisi ulang.

Cara Masuk Yang Cukup Unik

Berbeda dengan kebanyak mecha pada umumnya, dimana para pilotnya masuk dari atas. Tapi, dalam cerita Evangelion, pilot mecha punya cara yang unik. Karena Evangelion punya banyak sendi dan bagian-bagian di dalam tubuhnya, maka butuh sebuah ruangan khusus untuk para pilot mengendalikan mecha mereka.

Entry Plug adalah sebuah benda yang mirip kapsul, dengan bentuk yang panjang. Di dalamnya terdapat kokpit dan seorang pilot. Ketika para pilot akan mengendalikan Eva mereka, Entry Plug akan dimasukan. Ketika Eva tersebut rusak, pilotnya bisa dengan otomatis keluar dengan aman karena Entry Plugnya yang akan terlempar.

BACA JUGA: One Piece Ungkap Penampilan Baru Luffy

Bukan Hanya Manusia

Dalam cerita Mecha lainnya, seperti Gundam, robot atau mecha biasanya hanyalah sebuah robot biasa yang terdiri dari berbagai suku cadang. Meskipun ada juga pilot yang memiliki koneksi tertentu dengan Mechanya, tapi hal itu tidak menutup fakta kalau mecha mereka hanyalah robot biasa. Hal berbeda dialami dalam cerita Evangelion.

Meskipun mereka dikendalikan oleh manusia, tapi manusia bukan hanya pihak yang bisa mengendalika para Eva. Seperti yang diperlihatkan dalam ceritanya, di dalam para Eva ada juga jiwa-jiwa dari orang yang mereka sayangi, seperti ibu. Itulah mengapa para pilot dan Eva yang yang mereka kendarai bisa menghasilkan sebuah hubungan yang kuat.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2