Udah jadi tujuan setiap orang tua ngebentuk anaknya supaya suatu hari dia bisa jauh lebih hebat dan jauh lebih kuat dan pintar dibandingin orang tuanya. Tapi, hal itu berbeda kalau misalnya kita ngomongin tentang Justice League. Dalam cerita komik, gak aneh kalau superhero menjalin sebuah hubungan cinta, menikah, dan akhirnya mempunyai anak. Ada beberapa anak superhero DC yang memiliki kemampuan jauh di atas orang tuanya. Siapa saja mereka?

Connor Kent

Sebenarnya, secara teknis, Conner Kent bukan beneran anak dari Clark Kent alias Superman. Tapi, dia adalah sebuah hasil kloning yang dibuat dari sebagian materi genetik milik Clark Kent. Tujuan awal diciptakannya Connor Kent adalah sebagai pengganti dari Superman. Meskipun Connor gak bisa melakukan apa yang dilakukan oleh Superman secara penuh, tapi dia bisa menirukan kekuatan Superman dengan sebuah kemampuan yang disebut “tactile telekinesis”.

Tapi, setelah Connor mengalami pertarungan selama bertahun-tahun, memiliki pengalaman dan kemampuan buat mengendalikan kemampuannya itu, akhirnya Connor benar-benar memiliki kemampuan seorang Kryptonian. Hal ini membuatnya jauh lebih baik dibanding dibandingin Superman. Dia bisa bertahan dengan energi magis, sesuatu yang gak bisa dilakuin oleh Superman.

Damian Wayne

Secara keseluruhan, sebenarnya semua “anak-anak” dari Batman berhasil melampaui sang ayah. Dick Grayson memiliki keunggulan di bidang fisik dan kelincahan. Jason Todd memiliki rasa marah yang jauh lebih besar dibanding Bruce. Tim Drake adalah seorang detektif yang jauh lebih handal. Damian Wayne bisa jadi adalah anak Batman yang paling unggul dibandingin yang lain.

Dia sudah dilatih oleh League of Assassin buat jadi sosok fighter yang jauh lebih hebat dan terlatih. Damian bisa jadi sosok Batman yang lebih mengerikan suatu hari nanti, ketika selain dia memiliki kemampuan bertarung dia juga punya kelebihan dimana lukanya bisa sembuh dengan sangat cepat.

Connor Hawke

Connor Hawke adalah anak dari Olliver Queen, dan pernah mengisi posisi Green Arrow di era 90an setelah Olliver tewas dalam sebuah misi. Sebagai seorang Green Arrow dan penerus dari Olliver Queen, Connor Hawke membuktikan dirinya pantas menggunakan titel itu. Dia bahkan bukan hanya bergabung dengan Justice League, tapi juga dengan beberapa tim.

Connor menghabiskan sebagian besar masa kecil hingga dewasanya di sebuah kuil, berlatih dan terus berlatih sampai kemampuannya sama dengan sang ayah. Tapi, dari kemampuan bertarung Connor memiliki kemampuan yang jauh lebih hebat. Dengan kemampuannya itu, Connor jadi salah satu petarung jarak dekat terhebat DC.

Nightwing

Ketika Bruce Wayne pertama kali menjadi Batman, dia butuh waktu hingga bertahun-tahun untuk menyempurnakan semuanya. Dia dipaksa harus  menyempurnakan semuanya sendirian, tanpa bantuan siapapun. Dia melakukannya sendiri sedari awal. Tapi, ketika dia bertemu dengan Dick Grayson hanya butuh satu tahun bagi Batman untuk menyelesaikan pelajarannya kepada Dick.

Sedari awal, Dick memang udah punya keunggulan dibandingin Bruce terutama dari sisi fisik dan kelincahan. Pasalnya, dia sedari kecil sudah berlatih senam karena dia dulunya adalah bagian dari sirkus keluarga. Yang membedakan Dick dan Bruce, Dick gak dilatih buat menjadi seorang detektif atau seorang ahli bela diri, tapi dia Cuma diajari bagaimana caranya menjadi seorang pembasmi kejahatan.

BACA JUGA: 10 Komik Valiant Yang Wajib Dibaca Sebelum Nonton Bloodshot!

Black Canary

Sebelum era Flashpoint, Dinah Laurel Lance adalah anak dari seorang anggota Justice Society of America yaitu Dinah Drake. Meskipun Dinah adalah seorang pahlawan yang hebat dengan kelompoknya, tapi Dinah berhasil melewati pencapaian ibunya dalam beberapa aspek. Salah satunya adalah dia memiliki kemampuan super yaitu Canary Cry, yang bisa membuat musuh menjadi tulis dan akhirnya tidak sadarkan diri.

Selain Canary Cry, Dinah juga merupakan seorang ahli bela diri terlatih di DC Universe. dia belajar berbagai macam ilmu bela diri dari berbagai macam pahlawan, mulai dari Wildcat sampai Wonder Woman.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2