Sebelum bergabung ke franchise Fast & Furious, Vin Diesel pernah bermain dalam beberapa film besar seperti Saving Private Ryan, The Iron Giant, Boiler Room, dan Pitch Black. Meskipun Diesel terbukti mampu untuk bermain dalam berbagai film besar, Universal Pictures kala itu mengincar aktor yang lebih mapan untuk memerankan karakter Dominic Torretto alias Dom. Faktanya mereka sangat menginginkan Timmy Olyphant untuk memerankan Dominic Torreto dan pihak studio kala itu akan langsung mengerjakan film pertama dari Fast & Furious jika Timmy Olyphant mau bergabung.

Olyphant sendiri kala itu baru saja mengerjakan film Gone in 60 Seconds sebelum pengembangan film Fast and the Furious dimulai, sehingga akhirnya Timmy Olyphant menolak tawaran itu. Setelah gagal memasukan Olyphant, produser dari film The Fast and the Furious yaitu Neal Moritz mendekati studio dan menyarankan Vin Diesel untuk peran Dom. Butuh beberapa waktu untuk meyakinkan pihak studio dan semua orang yang terlibat hingga akhirnya mereka setuju.

Vin Diesel kala itu mungkin bukan aktor yang terkenal ketika The Fast Saga diluncurkan, tetapi ia memiliki kekuatan untuk memerankan karakter besar yang jago di jalanan. Sekarang, Vin Diesel telah dianggap menjadi salah satu nama yang paling berpengaruh dalam franchise Fast & Furious ini. Ketika Paul Walker meninggal pada tahun 2013, Diesel menanggung beban berat di pundaknya untuk memajukan kembali franchise Fast & Furious walau tanpa kehadiran Paul Walker.

Tak mengherankan jika Diesel juga akhirnya berperan sebagai produser dalam franchise Fast & Furious sejak film keempatnya. Pertengahan tahun ini, Universal Pictures siap untuk merilis kembali film kesembilan dari The Fast Saga berjudul F9. Sementara itu untuk detail plotnya masih belum diketahui. Tetapi kita sudah mengetahui para pemeran lama akan kembali dalam film kesembilannya nanti.