GREENSCENE.CO.ID – Siapa nama pembunuh yang muncul di franchise Scream? Tentu  sebagian orang yang tahu bahwa nama sosok tersebut adalah Ghostface. Tetapi Ghostface bukan menjadi nama pertama yang menjadi serial killer dalam film Scream. Sebenarnya sosok pembunuh bertopeng tersebut memiliki dua nama yang berbeda. Satu nama digunakan dalam dunia nyata sementara satu lagi digunakan dalam tiap film Scream.

Sedikit tentang sejarah, nama Ghostface sebenarnya digunakan untuk nama kostum Halloween yang dirancang oleh Fun World dan pertama kali diperlihatkan pada tahun 1992, sebelum sutradara Wes Craven membeli hak cipta untuk kostum Halloween tersebut untuk digunakan pada film Scream pertama pada tahun 1996. Setelah dirilis pertama kali, pakaian itu diberi nama “The Peanut Eyed Ghost.” Mengetahui bahwa itu adalah nama yang kurang bagus, Licensing Director akhirnya membuat nama yang lebih baik sebelum film Scream rilis di bioskop. Dia akhirnya memilih nama Ghostface karena desain yang mengingatkannya tentang “hantu yang kesakitan.”

Tapi dalam universe film Scream, kostum Ghostface memiliki nama lain, seperti yang terlihat ketika Dewey membawa versi kostum tersebut ke kantor polisi setelah Ghostface menyerang Sidney. Kemasan dari kostum tersebut mengungkapkan bahwa kostum tersebut memiliki nama asli Father Death yang dianggap sangat keren, dan bisa dibilang bahwa nama tersebut lebih baik daripada nama Ghostface. Menariknya, nama Ghostface tidak pernah digunakan di dalam universe Scream sampai film Scream 4 kemudian muncul.

Film Scream dirilis pada 1996 lalu. Film ini berkisah tentang sebuah kota kecil di America yang dihantui oleh teror pembunuhan. Film ini terkenal karena berbagai twist yang mengejutkan. Itulah yang membuat film ini mendapatkan empat film dan sebuah series. Sementara film Scream 4 dirilis pada 2011 lalu.

Tahun lalu saat berbicara kepada Forbes, Jason Blum pemilik dari rumah produksi Blumhouse yang pernah membuat berbagai film horor terkenal seperti Insidious dan Halloween mengungkapkan bahwa Blumhouse sudah mengincar “target” baru, yaitu memproduksi film slashers klasik tahun 90an. Dia juga menyebutkan ingin memiliki hak cipta dari Scream dan I Know What You Did Last Summer. “aku ingin untuk membuat (film) keduanya tapi, masalah hak cipta menjadi hambatan dari film-film tersebut. Sangat sulit dan sangat rumit.”