GREENSCENE.CO.ID – Sering kali dalam cerita canon Spider-Man, Peter Parker digambarkan sebagai seorang remaja yang sederhana dan tinggal bersama bibi dan pamannya. Dia tidak naik kendaraan mewah, karena tidak mampu membelinya dan lebih memilih untuk naik kendaraan umum. Kostumnya pun bisa dibilang sangat sederhana, tidak ada teknologi mewah apapun yang menempel pada tubuhnya.

Hal tersebut sempat digambarkan baik dalam film versi Sam Raimi ataupun versi MCU. Tapi, sebenarnya Peter Parker bisa saja berubah menjadi kaya raya bila memang dia ingin. Peter Parker bisa menggunakan kemampuannya untuk mencari uang. Contohnya dia bisa menggunakan Spider-Sense untuk bermain permainan yang melibatkan peluang, seperti blackjack atau poker.

Geeks tentunya tahu apa itu Spider-Sense, yaitu sebuah sistem dalam diri Spider-Man yang sangat sensitif. Spider-sense bekerja mirip seperti insting, yang bisa memperkirakan jika ada sesuatu hal buruk datang. Biasanya, Spidey menggunakan Spider-Sense untuk mendeteksi penjahat, menghindari peluru, atau memberi tahu bagaimana dia harus bertindak agar bisa terhindar dari serangan.

Spider-Sense Digunakan Dalam Berjudi

Kemampuan Spidey dalam bermain kartu poker bukanlah sesuatu yang baru bagi para fans Marvel Comics. Kemampuannya pernah diperlihatkan dalam komik Spectacular Spider-Man #21, dimana dalam komik tersebut diceritakan jika Spidey berpartisipasi dalam sebuah ajang turnamen poker tahunan yang diselenggarakan bersama para superhero lainnya untuk kegiatan amal.

Selain Spidey, superhero lainnya yang ikut acara tersebut adalah Mr. Fantastic, Human Torch, the Thing, Black Cat, dan Doctor Strange. Jika dilihat dari superhero yang ikut serta dalam turnamen tersebut, tentunya Spidey bisa saja kalah. Contohnya, Doctor Strange bisa menggunakan sihirnya untuk menang meskipun faktanya dia adalah seorang pemain poker yang buruk.

Tapi, ternyata meskipun Spidey dikelilingi oleh superhero yang lebih kaya, lebih cerdas, dan lebih senyap dibandingkan dirinya Peter ternyata mampu “membaca” mereka dengan baik. Ada dua kelebihan dari Peter Parker dalam permainan ini. Pertama adalah topeng Spider-Man yang dia gunakan membuat superhero lain sulit untuk membaca ekspresinya.

Kedua, Spider-Sense memberikan Peter sebuah keuntungan dimana dia tahu ketika superhero lainya hanya sekedar melontarkan “ancaman” dan juga sekedar melebih-lebihkan. Berkat dua kelebihan tersebut, Spider-Man berhasil memenangkan turnamen tersebut. Meskipun uang taruhannya pada awalnya hanya USD 20 saja, nilainya semakin bertambah saat Spider-Man dan Daredevil bertarung melawan Kingpin. Dia bertaruh sekitar USD 50.000.

Kingpin sendiri yakin jika dia bisa membaca bahasa tubuh dari Spidey, oleh karena itu dia merasa di atas angin dan merasa dirinya menang. Tapi, kenyataanya justru terbalik. Spidey berhasil mengalahkan Wilson Fisk dengan total USD 400.000 yang kemudian disumbangkan ke yayasan riset untuk kanker otak. Peter hanya mengambil USD 20 yang menjadi modal awalnya untuk membeli bunga bagi Maru Jane.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2